22:00 . Kalianyar Tidak Termasuk Pemberhentian, Bus Langsung ke Terminal   |   19:00 . Pemkab Siapkan 14 Titik Pemberhentian Bus   |   18:00 . BPBD Salurkan Bantuan Paket Sembako Kepada Pedagang Kantin Sekolah   |   17:00 . Cegah Penyebaran Covid-19, PAC Pagar Nusa Balen Semprot Disinfektan Massal   |   16:00 . ODP di Bojonegoro Turun 1 Angka   |   15:00 . Banjir Kepohbaru, 40 Hektar Sawah Siap Panen Terendam   |   13:00 . 2 Korban Tenggelam Ditemukan Mengambang di Bengawan Solo   |   12:00 . PA Batasi Semua Pelayanan Selama Pandemi Covid-19   |   11:00 . Petugas Gabungan Patroli Bubarkan Kerumunan   |   10:00 . Tren Air Bengawan Solo Naik Cukup Cepat   |   09:00 . Efek Corona Omzet Pedagang Jamu Tradisional dan Rempah Meroket   |   08:00 . Update Grafik Perkembangan Covid-19 di Jawa Timur dan Bojonegoro Per 4 April   |   07:00 . Baru Selesai Belanja, Ini Tips agar Bahan Makanan Keluarga Terhindar dari Corona   |   06:00 . Selamat Jalan, Pak Armin...   |   21:00 . Kawal Dana di Desa, Siagakan Ribuan Relawan   |  
Mon, 06 April 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Thursday, 18 July 2019 13:00

Disperinaker Monitoring Pelatihan Menjahit di Kepohbaru

Disperinaker Monitoring Pelatihan Menjahit di Kepohbaru

Kontributor: A'imatun Khasanah

blokBojonegoro.com - Guna memantau pelatihan menjahit yang diselenggarakan oleh Balai Besar Lembaga Pelatihan Kerja (BBLPK) Semarang yang bekerjasama dengan Yayasan Bina Kencana, Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kabupaten Bojonegoro melaksanakan monitoring, Kamis (18/7/2019).

Mendatangi lokasi pelatihan yang berada di Desa Pohwates, Kecamatan Kepohbaru, Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Agus Supriyono, SH. M.Si berpesan kepada peserta, harus bisa memaksimalkan momen yang jarang didapatkan seperti pelatihan menjahit ini.

"Semua peserta harus bisa mendapatkan pengalaman dan mampu membuka peluang wirausaha," ungkapnya.

Ia juga menyampaikan di zaman yang kian maju ini untuk pemasaran hasilnya tidak perlu susah-susah, sebab dengan mengunakan media sosial saja pemasaran bisa menjangkau wilayah yang jauh.

"Sedangkan pemasangan merek, nanti akan dibantu semaksimal mungkin oleh pihak dinas," tegasnya.

Ketua Yayasan Bina Kencana, Hartini mengatakan kegiatan ini diikuti oleh 16 ibu-ibu yang berasal dari 4 kecamatan meliputi, Kecamatan Kepohbaru, Sumberrejo, Kanor, dan Balen.

"Kuotanya memang sengaja dibatasi 16 orang, agar proses belajar peserta pelatihan lebih terpantau," jelas Hartini kepada blokBojonegoro.com.

Ia juga menjelaskan pelatihan menjahit yang diselenggarakan selama 30 hari ini akan ditutup pada 19 Agustus mendatang. Dan selama 30 hari para peserta akan dilatih oleh guru yang berkompeten di bidangnya sebab sudah bersertifikasi yaitu Atimatus Zahro dan Ririn Nur I'da. [aim/lis]

Tag : dinas, pelatihan, menjahit


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 30 March 2020 12:00

    Menguntungkan, Warga Purwosari Panen Waluh

    Menguntungkan, Warga Purwosari Panen Waluh Petani Desa Tinumpuk, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro berhasil menanam waluh (labu kuning) tumpangsari dengan pohon pisang di tegalannya. Suparno bisa memanen waluh muda 40 buah setiap hari, karena sayuran...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat