21:00 . Karangtaruna Cengungklung Belajar Budidaya Klengkeng di Balitjestro   |   19:00 . Resmi, AKBP M. Budi Hendrawan Jabat Kapolres Bojonegoro   |   18:00 . Gelar Stadium General, Unugiri Bedah Big Data   |   17:00 . Pengajuan Beasiswa, Begini Mekanismenya   |   16:00 . Inilah Kreteria Calon Penerima Beasiswa   |   15:00 . Beasiswa Scientis dan 1 Desa 2 Sarjana di APBD 2020   |   14:00 . Percantik Jembatan Sosrodilogo dengan Lampu   |   13:00 . Tak Bayar Sesuai UMK, Perusahaan Bakal Dapat Sanksi   |   12:00 . Pertemuan Insan Genre Se Bojonegoro Gandeng P3AKB   |   10:00 . Hadiri Parternship Gathering Vokasi UGM, ini Harapan Wabup   |   09:00 . Bungkam Unhasy 6-0, Unugiri Gagal Lolos   |   08:00 . DPRD Minta Bupati Segera Terbitkan Perbup Kepemudaan   |   07:00 . 7 Fakta tentang Menyusui   |   22:00 . Prestasi di Akhir Masa Jabatan, Polres Bojonegoro Terima Penghargaan Kemen PAN-RB   |   21:00 . Ansor Bojonegoro Sebut Pemuda Jadi Benteng Pengaruh Global   |  
Fri, 22 November 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Thursday, 18 July 2019 13:00

Disperinaker Monitoring Pelatihan Menjahit di Kepohbaru

Disperinaker Monitoring Pelatihan Menjahit di Kepohbaru

Kontributor: A'imatun Khasanah

blokBojonegoro.com - Guna memantau pelatihan menjahit yang diselenggarakan oleh Balai Besar Lembaga Pelatihan Kerja (BBLPK) Semarang yang bekerjasama dengan Yayasan Bina Kencana, Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kabupaten Bojonegoro melaksanakan monitoring, Kamis (18/7/2019).

Mendatangi lokasi pelatihan yang berada di Desa Pohwates, Kecamatan Kepohbaru, Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Agus Supriyono, SH. M.Si berpesan kepada peserta, harus bisa memaksimalkan momen yang jarang didapatkan seperti pelatihan menjahit ini.

"Semua peserta harus bisa mendapatkan pengalaman dan mampu membuka peluang wirausaha," ungkapnya.

Ia juga menyampaikan di zaman yang kian maju ini untuk pemasaran hasilnya tidak perlu susah-susah, sebab dengan mengunakan media sosial saja pemasaran bisa menjangkau wilayah yang jauh.

"Sedangkan pemasangan merek, nanti akan dibantu semaksimal mungkin oleh pihak dinas," tegasnya.

Ketua Yayasan Bina Kencana, Hartini mengatakan kegiatan ini diikuti oleh 16 ibu-ibu yang berasal dari 4 kecamatan meliputi, Kecamatan Kepohbaru, Sumberrejo, Kanor, dan Balen.

"Kuotanya memang sengaja dibatasi 16 orang, agar proses belajar peserta pelatihan lebih terpantau," jelas Hartini kepada blokBojonegoro.com.

Ia juga menjelaskan pelatihan menjahit yang diselenggarakan selama 30 hari ini akan ditutup pada 19 Agustus mendatang. Dan selama 30 hari para peserta akan dilatih oleh guru yang berkompeten di bidangnya sebab sudah bersertifikasi yaitu Atimatus Zahro dan Ririn Nur I'da. [aim/lis]

Tag : dinas, pelatihan, menjahit

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat