21:00 . Tergeletak di Pinggir Jalan, Warga ini Diduga Sakit Sakit Diare   |   16:00 . Terkendala Lahan 7 Warga, Pembangunan Jembatan KARE Tersendat   |   15:00 . 28 PAC IPNU-IPPNU di Bojonegoro Terbentuk   |   14:00 . BMG Buka Lowongan Wartawan bB, Berikut Syaratnya!   |   13:00 . Masa Tanam Tembakau Mundur Kini Baru 3.259 Hektar Sudah Tertanam   |   12:00 . Disnakkan Wajibkan Penjual Hewan Kurban Terapkan Protokol Kesehatan   |   11:00 . Kemenag: Salat Idul Adha Harus Terapkan Protokol Kesehatan   |   10:00 . Mahasiswi STEKIA Kembangkan Usaha Ayam Geprek, Omzet Melimpah   |   08:00 . Perdana, Mukbang Bareng Temen Kantor, Pada Deg-degan   |   07:00 . Meremehkan Alergi pada Anak, Ini Dampak Negatifnya   |   22:00 . Terus Bertambah, Hari ini 8 Orang Positif Covid-19   |   16:00 . Rektor dan Pejabat Struktural IAI AL Hikmah Tuban Periode 2020-2025 Resmi Dilantik   |   15:00 . PMI Bojonegoro Kirim 2 Relawan Operasi Satgas Percepatan Covid-19 Jatim   |   14:00 . Ketua Baru PBSI Bojonegoro Agendakan Turnamen Antar Klub   |   13:00 . Cegah Penyebaran Covid-19, Pemotongan Kurban Wajib Ikuti Protap Kesehatan   |  
Mon, 13 July 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 22 July 2019 16:00

Disperta : Petani Cabe Minim, Harga Melambung

Disperta : Petani Cabe Minim, Harga Melambung

Reporter : M Safuan

blokBojonegoro.com - Harga cabai yang melambung tinggi di pasaran yang mencapai Rp60 ribu perkilonya, membuat pembeli merasa kecewa, padahal pada momentum puasa dan hari raya, harga cabai tidak semahal saat ini. Mahalnya harga cabai di pasaran dikarenakan beberapa hal.

Menurut Kabid Tanaman Pangan dan Holtikultura, Dinas Pertanian (Disperta) Bojonegoro, Zaenal Fanani mengungkapkan, melambungnya harga cabai disebabkan karena pasokannya cukup kurang, terlebih lahan pertanian cabe luasnya ratusan hektar dan petani cabe di Bojonegoro juga cukup minim.

"Dari Januari hingga Juni ini luas lahan pertanian yang ditanami cabe totalnya hanya 599 hektar dengan rincian 526 hektar lahan yang ditanami cabe rawit dan 73 hektar lahan yang ditanami cabe plompong (besar)," terang Zaenal saat ditemui blokBojonegoro.com.

Masih kata Zaenal sapaan akrabnya, selain minimnya petani cabe faktor lainnya karena faktor cuaca saat ini, padahal biasanya pada musim seperti ini harga cabe itu memang harganya naik, bahkan untuk memenuhi kebutuhan cabe di Bojonegoro, juga selalu mendatangkan pasokan dari Kabupaten lain.

"Setiap tahun pasokan cabe terus meningkat seperti tahun 2017 lalu, kebutuhan cabe untuk memenuhi kebutuhan di Bojonegoro sebanyak 6.513 ton," terang pria asli Kabupaten Blitar.

Melambungnya harga cabe di Bojonegoro, diprediksi masih akan terus terjadi, hingga hari raya idul Adha mendatang. Tidak hanya itu, kebutuhan cabe di Bojonegoro diprediksi juga akan terus meningkat, terlebih lagi, banyak masyarakat yang akan melaksanakan hajatan, sperti tasyakuran haji dan hajatan lainnya.[saf/ito]

Tag : harga, cabai


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Sunday, 12 July 2020 14:00

    BMG Buka Lowongan Wartawan bB, Berikut Syaratnya!

    BMG Buka Lowongan Wartawan bB, Berikut Syaratnya! Perkembangan blokMedia Group (blokBojonegoro media dan blokTuban media) semakin pesat dengan pembaca yang terus meningkat untuk wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Hal itu membuat manajemen melakukan pembenahan, termasuk menambah jumlah reporter...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Tuesday, 16 June 2020 19:00

    Dampingi Petani, Disperta Bojonegoro Adakan SL-PTT Tembakau

    Dampingi Petani, Disperta Bojonegoro Adakan SL-PTT Tembakau Guna meningkatkan SDM petani, khususnya petani tembakau, Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro mengadakan Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SL-PTT) tembakau di kelompok tani Sumber Rejeki, Desa Bulu, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro,...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat