14:30 . Kondisi Terkini Longsor Jembatan Glendeng   |   14:00 . Sedikit Demi Sedikit Omzet Asinan Salak Merangkak Naik   |   13:30 . Update Testing di Indonesia   |   13:00 . Selama Pandemi, Ribuan Istri Gugat Suami, Ini Penyebabnya   |   12:00 . Kebab Rp5 Ribuan Enaknya Bikin Ketagihan   |   11:00 . Guyangan Park, Pelosok Kota Migas dengan Alam Mempesona   |   10:00 . Bright Gas Hadir di Dapur Umum Dinsos Lumajang   |   09:00 . Beredarnya Program Stimulus Tarif Tenaga Listrik di Masa Pandemi, ini Kata PLN Bojonegoro   |   08:00 . Covid-19 Berbahaya, Pencegahan dengan Vaksin dan 3M   |   07:00 . Hindari, 14 Kebiasaan yang Tak Disadari Bisa Menghambat Karier   |   06:30 . Angka Penambahan Kasus Positif Covid-19 Tembus 8.000   |   06:00 . Kembali Longsor, Jembatan Glendeng Ditutup Total   |   05:00 . 7 Pasien Sembuh, 7 Tambahan Kasus di Bojonegoro   |   04:00 . Angin Kencang, 3 Pohon Tumbang   |   00:00 . Jembatan Ambruk Diterjang Banjir   |  
Fri, 04 December 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 22 July 2019 21:00

Laga Forpimka Sumberrejo, Jajanan Lumpia Laris Manis

Laga Forpimka Sumberrejo, Jajanan Lumpia Laris Manis

Kontributor: Maulina Alfiyana

blokBojonegoro.com - Jajanan lumpia sudah tidak asing lagi terdengar di setiap laga pertandingan sepak bola. Gorengan yang khas dengan daun bawang dan cabai rawit tersebut, seolah menjadi menu wajib bagi penonton yang hadir melihat pertandingan sepak bola berlangsung.

Seperti halnya yang terjadi di Lapangan Condromowo Desa Talun, Kecamatan Sumberrejo kala Forum Pimpinan Kecamatan (Forpimka) Sumberrejo berlangsung. Tampak beberapa pedagang lumpia turut serta berbaur di tengah hiruk pikuk penonton saat tim sepak bola berlaga.

Salah satu pedagang lumpia, Warto mengaku setiap ada pertandingan sepak bola, dirinya selalu membawa lebih dari 100 biji lumpia dan selalu habis saat pulang.

"Alhamdulillah laris manis," ujarnya kepada blokBojonegoro.

Sementara, Vina salah seorang penonton Forpimka mengaku tak bisa lepas dari lumpia setiap pertandingan. Ia bahkan sengaja membawa pecahan uang receh Rp 5.000 an agar mudah membeli lumpia, karena tidak jarang harus berebut dengan penonton lain.

"Pasti saat sebelum kick off, saat jeda pertandingan dan saat wasit usai meniup peluit akhir, lumpia menjadi yang paling diburu. Kalau tidak gercep (gerak cepat) ya siap-siap tak kebagian dan melongo melihat para penonton makan lumpia," ungkapnya, Senin (22/7/2019).

Terpisah, penonton lain, Nanda juga mengatakan, bahwa lumpia tidak hanya sekadar gorengan untuk pengganjal perut kosong saat melihat pertandingan sepak bola, tapi mampu memberdayakan ekonomi masyarakat sekaligus sebagai ajang saling membantu sesama.

"Harga boleh ndeso, tapi rasa khasnya menurut lidah penikmatnya, melebihi makanan di restoran mewah," ucap gadis 20 tahun tersebut. [lin/lis]

Tag : jajanan, lumpia


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Sunday, 29 November 2020 00:00

    Selamat Jalan Mas Safuan

    Selamat Jalan Mas Safuan Innalillahi wainna ilaihi roojiuun. Reporter blokBojonegoro.com, Mochamad Safuan meninggal dunia, Sabtu (28/11/2020) petang....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat