14:00 . Barokah Sinergi Lintas Komunitas, NH Resmikan TPQ Pelosok Desa   |   13:00 . Pengurangan Pupuk Tidak Pengaruhi Kebutuhan Petani Bojonegoro   |   12:00 . Air Bengawan Solo Lebihi Batas Ambang Mutu   |   11:00 . Alat Berat Berhenti di Ngablak, Warga Tak Seheboh di Wilayah Timur   |   10:00 . Hingga Akhir Tahun, Logam Mulia Masih Dominasi Agunan Pegadaian   |   09:00 . Manfaatkan Rumah Sebagai Spot Foto Instagramable   |   08:00 . Kartar Nusa Bakti Manfaatkan Lahan Desa Sebagai Agro Wisata   |   07:00 . 4 Cara Mencegah Anak Ngompol di Malam Hari   |   02:00 . Lewat Jembatan, Kepala Truk Terpisah   |   01:30 . Rela Menunggu Demi Lihat Truk Lewat   |   01:00 . Unik, Lintasi Jembatan Kendaraan Tanpa Kepala   |   00:30 . Tunggu Alat Berat JTB Lewat, Warga Antre di Pinggir Jalan   |   00:00 . Tanpa Kepala, Alat Berat Lintasi Jembatan   |   23:30 . Pantau Lintasan Jembatan di Komputer   |   23:00 . Start Pukul 22.00 WIB, Jalanan Macet   |  
Sat, 07 December 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 23 July 2019 13:00

3.500 Hektar Sawah di Bojonegoro Kekeringan

3.500 Hektar Sawah di Bojonegoro Kekeringan

Reporter : M Safuan

blokBojonegoro.com - Musim kemarau yang terjadi di wilayah Kabupaten Bojonegoro, menyebabkan ribuan hektar sawah milik petani mengalami kekeringan dikarenakan kekurangan air. Akibat kekeringan itu, ribuan hektar yang sudah tanaman milik petani terancam gagal dan mati tanaman padinya.

"Hingga saat ini total ada 3.500 hektar sawah petani yang kekeringan," kata Kabid Tanaman Pangan dan Holtikultura, Dinas Pertanian (Disperta) Bojonegoro, Zaenal Fanani.

Ribuan lahan pertanian yang mengalami kekeringan tersebut, tersebar di Kabupaten Bojonegoro, seperti Kecamatan Kepohbaru, Sumberrejo, Dander, Sugihwaras, Sukosewu dan Kecamatan lainnya.

Dengan kondisi yang sedemikian itu, lahan pertanian yang kering itu, untuk saat ini tidak banyak tanaman padinya mati dan kondisi lahan pertanian banyak yang pecah-pecah (Nelo) karena kekurangan air. Sehingga petani hanya dapat menunggu musim penghujan datang.

"Diprediksi musim tanam akan kembali dilakukan pada bulan Oktober mendatang, untuk saat ini lahan pertanian sementara dibiarkan bero," beber Zaenal kepada blokBojonegoro.com.

Meski ada ribuan lahan pertanian yang kering, masih ada beberapa petani yang juga mengajukan klaim asuransi akibat kekeringan yang terjadi yang total klaimnya yakni sebanyak 379 hektar. Jumlah klaim itu tersebar diseluruh lahan pertanian di Kabupaten Bojonegoro.

"Petani diharapkan ikut AUTP agar kerugian petani bisa diminimalisir," tandas Zaenal.[saf/ito]

Tag : lahan, pertanian, kekeringan, bojonegoro


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat