22:00 . Pertegas Nasib Persibo, Curva Nord Bakal Gelar Aksi   |   21:00 . Sembuh 1 Orang, 4 Orang Terkonfirmasi Positif   |   20:00 . Tes SKB CPNS Dijadwalkan Akhir September di Sidoarjo   |   17:00 . Rapid Test, 6 Pegawai dari 5 OPD Pemkab Reaktif   |   16:00 . 896 Pegawai dari 19 OPD di Bojonegoro Ikuti Rapid Test   |   15:00 . Agustus 2020, Pemkab Hanya Keluarkan SE Pemasangan Umbul-umbul dan Bendera   |   14:00 . Tak Lakukan Daftar Ulang, Peserta Tes SKB Dipastikan Gugur   |   13:00 . Warga Margomulyo Ditemukan Meninggal di Bengawan   |   12:00 . ESJC Bakorwil Sediakan Fasilitas Internet Gratis Pembelajaran Online   |   11:00 . Hobi Crafter, Kini Sukses Tekuni Usaha Backdrop   |   07:00 . Nasihat Ahli untuk Para Jomblo Menghadapi Kesepian di Masa Pandemi   |   21:00 . Ada 2 Orang Sembuh, 3 Pasien Dinyatakan Positif   |   20:00 . Usaha Kerupuk Girut, Pelanggan Hingga Luar Daerah   |   19:00 . RUPS Pemkab dan PT SER Sepakati Direktur Baru PT ADS   |   18:00 . PMI Serahkan Bantuan untuk 15 Ponpes dan 9 Sibat Desa   |  
Thu, 06 August 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 23 July 2019 16:00

Persetubuhan Anak Ancam Bojonegoro

Ajari Anak dan Gandeng Semua Pihak Tingkatkan Peran Keluarga

Ajari Anak dan Gandeng Semua Pihak Tingkatkan Peran Keluarga

Reporter: M. Yazid

blokBojonegoro.com - Kasus persetubuhan di Kabupaten Bojonegoro menjadi perhatian semua pihak, terutama organisasi keagamaan perempuan di Kota Ledre. Sehingga perlu adanya keterlibatan semua pihak agar meningkatkan peran keluarga, supaya kasus tersebut tidak menjadi fenomena di Kota Ledre.

Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Bojonegoro, Ifa Khoiriyah Ningrum merasa sangat miris mendengar banyaknya kasus yang melibatkan anak di Bojonegoro. Perlu adanya upaya bersama supaya kejadian tersebut tidak semakin banyak dan melibatkan semua pihak.

"Butuh semua pihak bergandeng untuk memujudkan anak-anak yang sehat fisik, psikis dan spiritual," jelasnya.

Sahabati Ifa yang juga dosen IAI Sunan Giri Bojonegoro itu menilai, keluarga sebagai benteng pertama anak sangat diperlukan untuk memberi informasi, ilmu dan teladan yang nyata bagi anak-anak. Pasalnya banyak penyebab terjadinya kasus kekerasan terhadap anak dan juga perempuan.

"Ada banyak hal yang menjadi penyebab kasus ini, dan dibutuhkan kesungguhan ketahanan keluarga yang kuat, pemerintah yang care dan sekolah atau pesantren yang memberi isi," ungkapnya.

Sementara itu ketua PD Aisyiyah Kabupaten Bojonegoro, Nur Hayati melihat banyaknya kasus terhadap anak itu karena salah satu penyebab utamanya semakin tingginya kasus-kasus kekerasan seksual karena semakin mudahnya akses pornografi di dunia maya. Termasuk ribuan situs yang sengaja ditawarkan dan disajikan kepada siapa saja dan di mana saja.

"Apalagi rendahnya kontrol yang ketat terhadap situs-situs tersebut. Ditambah lagi gerakan pendidikan moral dan pendidikan seksual yang efektif masih rendah diberikan di sekolah-sekolah," terangnya.

Ditambahkan Bu Nur panggilan akrabnya, hukuman yang terlalu ringan juga tidak menimbulkan efek jera kepada pelaku. Untuk itu sebagai antisipasi, agar tidak terjadi kekerasan seksual itu hendaknya orang dewasa yang berperan sebagai pelindung maupun memberikan dukungan utama pada anak.

"Sehingga perlu membaca informasi tentang kekerasan seksual pada anak untuk memahami penyebab pelaku dan dampak pada korban. Termasuk tanda-tanda yang ditunjukkan anak yang mengalami kekerasan seksual dukungan yang dibutuhkan serta mengubah keyakinan-keyakinannya yang mungkin selama ini salah," imbuhnya.

Selain itu kepada orang tua juga sedini mungkin mengajarkan anak untuk mengenali bagian-bagian tubuhnya sendiri. serta daerah mana yang boleh disentuh orang lain dan mana yang tidak. Anak juga diajarkan jika menjadi korban, agar segera memberitahu anggota keluarga bila ada orang yang melakukan hal-hal yang tidak wajar pada tubuhnya.

"Anak diajarkan tidak mudah percaya pada orang lain atau diajak main ke tempat sepi. Terurama orang-orang yang sudah dikenal maupun baru dikenalnya," pungkasnya. [zid/ito]

Tag : kasus, persetubuhan, bojonegoro


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Monday, 20 July 2020 23:00

    Ultah 9 Tahun blokBojonegoro.com

    Inilah Juara Video Pendek New Normal

    Inilah Juara Video Pendek New Normal Sebanyak 50 video telah naik di saluran youtube blokBojonegoroTV sebagai peserta lomba video pendek dalam rangka 9 tahun blokBojonegoro.com....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Tuesday, 16 June 2020 19:00

    Dampingi Petani, Disperta Bojonegoro Adakan SL-PTT Tembakau

    Dampingi Petani, Disperta Bojonegoro Adakan SL-PTT Tembakau Guna meningkatkan SDM petani, khususnya petani tembakau, Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro mengadakan Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SL-PTT) tembakau di kelompok tani Sumber Rejeki, Desa Bulu, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro,...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat