16:00 . Ketoprak dan Festival Nasi Buwuhan Meriahkan Puncak Agustusan Desa Kenep   |   15:00 . Usai Dilantik Akan Diisi Ketua Sementara, PKB Tunjuk Imam Sholikin   |   14:00 . Perak Kejurnas dari Fauzan untuk Jatim   |   13:00 . Fauzan, Atlet Bojonegoro Sabet Perak   |   12:00 . Pengisian Kekosongan Kepala SD Tunggu Persyaratan dan SK Bupati   |   11:00 . Konter di Cengungklung Terbakar   |   10:00 . Pipa PDAM di Dander dan Purwosari Bocor, Distribusi Air Terganggu   |   09:00 . Diduga Korsleting Listrik, Toko Ponsel di Cengungklung Terbakar   |   08:00 . Akibat Bakar Sampah, Rumpun Bambu di Balen Kembali Terbakar   |   07:00 . Konsumsi Makanan Manis Berlebihan Ikut Memicu Hipertensi   |   20:00 . Tembakau Virginia dan Jawa Lebih Dipilih Petani Bojonegoro   |   19:00 . Usai Laksanakan Rukun Haji, Sebagian Jemaah Laksanakan Thawaf Ifadloh   |   18:00 . Unsur Pimpinan Ditentukan DPP, DPC Demokrat Tunggu Keputusan   |   17:00 . Rumah dan Lahan Hutan Dominasi Kebakaran di Bojonegoro   |   16:00 . Akibat Bakar Sampah, Rumpun Bambu 0,2 Hektar Terbakar   |  
Tue, 20 August 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 23 July 2019 16:00

Persetubuhan Anak Ancam Bojonegoro

Ajari Anak dan Gandeng Semua Pihak Tingkatkan Peran Keluarga

Ajari Anak dan Gandeng Semua Pihak Tingkatkan Peran Keluarga

Reporter: M. Yazid

blokBojonegoro.com - Kasus persetubuhan di Kabupaten Bojonegoro menjadi perhatian semua pihak, terutama organisasi keagamaan perempuan di Kota Ledre. Sehingga perlu adanya keterlibatan semua pihak agar meningkatkan peran keluarga, supaya kasus tersebut tidak menjadi fenomena di Kota Ledre.

Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Bojonegoro, Ifa Khoiriyah Ningrum merasa sangat miris mendengar banyaknya kasus yang melibatkan anak di Bojonegoro. Perlu adanya upaya bersama supaya kejadian tersebut tidak semakin banyak dan melibatkan semua pihak.

"Butuh semua pihak bergandeng untuk memujudkan anak-anak yang sehat fisik, psikis dan spiritual," jelasnya.

Sahabati Ifa yang juga dosen IAI Sunan Giri Bojonegoro itu menilai, keluarga sebagai benteng pertama anak sangat diperlukan untuk memberi informasi, ilmu dan teladan yang nyata bagi anak-anak. Pasalnya banyak penyebab terjadinya kasus kekerasan terhadap anak dan juga perempuan.

"Ada banyak hal yang menjadi penyebab kasus ini, dan dibutuhkan kesungguhan ketahanan keluarga yang kuat, pemerintah yang care dan sekolah atau pesantren yang memberi isi," ungkapnya.

Sementara itu ketua PD Aisyiyah Kabupaten Bojonegoro, Nur Hayati melihat banyaknya kasus terhadap anak itu karena salah satu penyebab utamanya semakin tingginya kasus-kasus kekerasan seksual karena semakin mudahnya akses pornografi di dunia maya. Termasuk ribuan situs yang sengaja ditawarkan dan disajikan kepada siapa saja dan di mana saja.

"Apalagi rendahnya kontrol yang ketat terhadap situs-situs tersebut. Ditambah lagi gerakan pendidikan moral dan pendidikan seksual yang efektif masih rendah diberikan di sekolah-sekolah," terangnya.

Ditambahkan Bu Nur panggilan akrabnya, hukuman yang terlalu ringan juga tidak menimbulkan efek jera kepada pelaku. Untuk itu sebagai antisipasi, agar tidak terjadi kekerasan seksual itu hendaknya orang dewasa yang berperan sebagai pelindung maupun memberikan dukungan utama pada anak.

"Sehingga perlu membaca informasi tentang kekerasan seksual pada anak untuk memahami penyebab pelaku dan dampak pada korban. Termasuk tanda-tanda yang ditunjukkan anak yang mengalami kekerasan seksual dukungan yang dibutuhkan serta mengubah keyakinan-keyakinannya yang mungkin selama ini salah," imbuhnya.

Selain itu kepada orang tua juga sedini mungkin mengajarkan anak untuk mengenali bagian-bagian tubuhnya sendiri. serta daerah mana yang boleh disentuh orang lain dan mana yang tidak. Anak juga diajarkan jika menjadi korban, agar segera memberitahu anggota keluarga bila ada orang yang melakukan hal-hal yang tidak wajar pada tubuhnya.

"Anak diajarkan tidak mudah percaya pada orang lain atau diajak main ke tempat sepi. Terurama orang-orang yang sudah dikenal maupun baru dikenalnya," pungkasnya. [zid/ito]

Tag : kasus, persetubuhan, bojonegoro

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Wednesday, 07 August 2019 15:00

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten Sebanyak 29 wartawan telah bekerja keras melewati Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan ke-27 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur, yang bekerjasama dengan SKK Migas dan KKKS. Selama dua hari 6-7...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Tuesday, 13 August 2019 08:00

    Teladani Auliya, Jemaah Tahli Ziarah dan Wisata Religi

    Teladani  Auliya, Jemaah Tahli Ziarah dan Wisata Religi Demi memperkuat spiritual keagamaan dan meneladani perjuangan para waliyullah, sekaligus menyambut Kemerdekaan RI-47, jemaah tahlil Dukuh Ngantulan, RT.19/RW.03, Desa Bulu, Kecamatan Balen, mengadakan ziarah ke makam auliya. Selain itu dalam...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat