07:00 . 4 Cara Menjaga Hubungan Tetap Awet dengan Pasangan di Era Digital   |   19:00 . Emak-emak Nekat Tabrak Palang Pintu KA   |   18:00 . Target Curi Poin, Persibo Bawa 22 Pemain ke Gresik   |   17:00 . Dirangkai Berbagai Acara, Haul Mbah Singonoyo Sukorejo Meriah   |   16:00 . Patuhi Sanksi, Suporter Persibo Tak Akan Berangkat Ke Gresik   |   15:00 . Palang Pintu KA Patah Dipasang dengan Didriling dan Diikat Karet Ban   |   14:00 . Viral, Emak-Emak Tabrak Palang Pintu Kereta Api Hingga Patah   |   13:00 . Jelang Pelantikan Presiden, Polres Bojonegoro Apel Gelar Pasukan Pengamanan Imbangan   |   12:30 . Badan Mobil di Tengah Jalan, Macet Total   |   12:00 . Penumpang Pickup Jagal Sapi Asal Mabang   |   11:00 . Truk Vs Pickup di Proliman, Banyak Korban   |   10:00 . Sebelum Pengambilan Api Abadi, Bupati dan Wabup Ziarah Makam Leluhur   |   07:00 . Cara Pakai Bra yang Tepat Agar Payudara Selalu Sehat   |   18:00 . Selisih Gol, Awas Persibo Bisa Tergeser dari Puncak Klasemen   |   17:00 . Siswa SMAN 1 Kalitidu Belajar Energi Migas dengan EMCL   |  
Sat, 19 October 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 23 July 2019 15:30

Bupati Bojonegoro Launching Kartu Petani Mandiri

Bupati Bojonegoro Launching Kartu Petani Mandiri

Kontributor : Muhammad Qomarudin
 
blokBojonegoro.com - Bupati Kabupaten Bojonegoro, Anna Muawannah melaunching  Kartu Petani Mandiri (KPM) di lapangan Desa Ngujung, Kecamatan Temayang, Selasa (23/7/2019). Peluncuran KPM ini turut dihadiri Forkopimda, Para Kepala SKPD, serta 2000 petani dari perwakilan Kelompok Tani dari 28 Kecamatan di Kabupaten Bojonegoro.
 
Plt Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro, Helmy Elisabeth mengatakan KPM yang masuk dalam progam Progam Petani Mandiri (PPM) ini adalah satu dari tujuh belas progam unggulan dari Pemkab Bojonegoro.
 
Dalam sambutannya, perempuan yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Sosial ini juga memita maaf kepada para petani dan Bupati Bojonegoro lantaran baru bisa melauncing KPM. Sebab, dari Bupati sendiri sebenarnya mengintruksikan sejak lama namun baru bisa terwujud.
 
"Kita minta maaf baru bisa merealisasikan progam ini, sebenarnya ibu bupati sudah menyuruh sejak awal," ungkapnya.
 
PPM sendiri adalah dana hibah. Sehingga yang akan didapat petani kedepanya berupa sarana prasarana, bukan uang. Dengan KPM ke depannya bisa digunakan untuk pelatihan, beli pupuk, hasil panenya akan dibeli oleh BUMDes masing-masing, asuransi gagal panen dan dapat digunakan untuk mengakses beasiswa.
 
Sementara itu, Bupati Bojonegoro, Anna Muawannah menjelaskan jika ada petani yang belum terdaftar di kelompok tani, bisa membuat kelompok tani dengan tetangganya. Sebab, did alam peraturan sendiri memperbolehkan setiap desa mempunyai lebih dari 1 kelompok tani.
 
"Tidak ada pembatasan jumlah kelompok tani, silahkan buat, minimal 25 KK. Para petani juga tidak perlu khawatir tentang penyerapan gabah, nanti akan diserap oleh BUMDes masing-masing, silahkan bicara ke Kades untuk membentuk Bumdes nanti kita juga ada anggaran untuk Bumdes tersebut," tutup Anna Muawannah.[din/ito]

Tag : bupati, bojonegoro, kpm, ngujung, temayang

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 16 October 2019 09:00

    Petani Kedungadem Gotong Royong Melebarkan JUT

    Petani Kedungadem Gotong Royong Melebarkan JUT Untuk melancarkan mobilitas petani khususnya saat membawa benih, pupuk, dan hasil pertanian, Dinas Pertanian Bojonegoro membantu jalan usaha tani (JUT) kepada kelompok tani Tani Makmur I, Dukuh Mulung, Desa Ngrandu,...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat