22:00 . Besok Pilkades Digelar, Tak Ada Lonjakan Penumpang Turun di Terminal   |   21:00 . Tak Ada Ujian Susulan, 369 Peserta SKD Dinyatakan Gugur   |   20:00 . BKPP Bojonegoro Umumkan Hasil SKD CPNS Akhir Februari   |   19:00 . 213 ASN Eselon III Bakal Ikuti Asessment di Jakarta   |   18:00 . Mahasiswa STIE Cendekia Kunjungi Lapangan Banyu Urip   |   17:00 . Duh...! Politik Uang Masih Jadi Tren Cakades?   |   16:00 . Tanggul Jebol, 135 Hektar Tanaman Padi Siap Panen Terancam Gagal Panen   |   15:00 . Cerita Mahasiswa Asal Bojonegoro Saat Virus Corona Mewabah   |   14:00 . 500 Sak Disiapkan untuk Perbaiki Tanggul Kali di Kanor yang Jebol   |   13:00 . Survei, PDPM Ungkap Pencalonan Kades   |   12:00 . Sensus Penduduk 2020 Dimulai, Pemkab Bojonegoro Siap Dukung   |   11:00 . Bupati Sambut 1.039 Personel BKO untuk Pengamanan Pilkades Serentak   |   10:00 . Pemkab Bojonegoro Siap Dukung Sensus Penduduk 2020   |   09:30 . Hujan, Bengawan Solo Masuk Siaga Hijau   |   09:00 . Semangati Kiai Kampung, Gusdurian Berikan Sepeda dan Peralatan Ibadah   |  
Wed, 19 February 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 23 July 2019 15:30

Bupati Bojonegoro Launching Kartu Petani Mandiri

Bupati Bojonegoro Launching Kartu Petani Mandiri

Kontributor : Muhammad Qomarudin
 
blokBojonegoro.com - Bupati Kabupaten Bojonegoro, Anna Muawannah melaunching  Kartu Petani Mandiri (KPM) di lapangan Desa Ngujung, Kecamatan Temayang, Selasa (23/7/2019). Peluncuran KPM ini turut dihadiri Forkopimda, Para Kepala SKPD, serta 2000 petani dari perwakilan Kelompok Tani dari 28 Kecamatan di Kabupaten Bojonegoro.
 
Plt Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro, Helmy Elisabeth mengatakan KPM yang masuk dalam progam Progam Petani Mandiri (PPM) ini adalah satu dari tujuh belas progam unggulan dari Pemkab Bojonegoro.
 
Dalam sambutannya, perempuan yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Sosial ini juga memita maaf kepada para petani dan Bupati Bojonegoro lantaran baru bisa melauncing KPM. Sebab, dari Bupati sendiri sebenarnya mengintruksikan sejak lama namun baru bisa terwujud.
 
"Kita minta maaf baru bisa merealisasikan progam ini, sebenarnya ibu bupati sudah menyuruh sejak awal," ungkapnya.
 
PPM sendiri adalah dana hibah. Sehingga yang akan didapat petani kedepanya berupa sarana prasarana, bukan uang. Dengan KPM ke depannya bisa digunakan untuk pelatihan, beli pupuk, hasil panenya akan dibeli oleh BUMDes masing-masing, asuransi gagal panen dan dapat digunakan untuk mengakses beasiswa.
 
Sementara itu, Bupati Bojonegoro, Anna Muawannah menjelaskan jika ada petani yang belum terdaftar di kelompok tani, bisa membuat kelompok tani dengan tetangganya. Sebab, did alam peraturan sendiri memperbolehkan setiap desa mempunyai lebih dari 1 kelompok tani.
 
"Tidak ada pembatasan jumlah kelompok tani, silahkan buat, minimal 25 KK. Para petani juga tidak perlu khawatir tentang penyerapan gabah, nanti akan diserap oleh BUMDes masing-masing, silahkan bicara ke Kades untuk membentuk Bumdes nanti kita juga ada anggaran untuk Bumdes tersebut," tutup Anna Muawannah.[din/ito]

Tag : bupati, bojonegoro, kpm, ngujung, temayang


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat