15:00 . Hore..! 124,5 Kilometer Jalan Rigid Beton Tahun Ini   |   14:00 . Izin Keluar, Cafe dan Karaoke Ini Siap Buka Kembali   |   13:00 . Dinas PUPR Kebut Perencanaan Jembatan Darurat   |   12:00 . Pemohon Paspor di UKK Imigrasi Masih Stabil   |   11:00 . Ikut Koalisi, Gerinda Merapat ke Pemkab, Benarkah?   |   10:00 . Kemenag Bojonegoro Benarkan Umroh Sementara Distop   |   09:00 . Ribuan Jamaah Hadiri Silaturohim IHM-NU Se-Bojonegoro   |   08:30 . Semangat Ikuti Semiloka Sahabat Pertamina   |   08:00 . Tajak Sumur di Trembes, Pertamina EP Gelar Syukuran dan Santunan   |   07:00 . Anak Balita Sangat Pendiam, Kenapa Ya?   |   06:00 . Semiloka Program Sahabat Pertamina   |   17:00 . Silaturahim IHM NU Kecamatan Kanor, Dihadiri 10.000 Anggota   |   16:00 . Dinas Perdagangan Wacanakan Pembuatan Kartu Penerima Elpiji Bersubsidi   |   15:00 . Kurangi Risiko Longsor, Kodim Dan Pemkab Tanam Rumput Vetiver   |   12:00 . Harga Bawang Putih Merangkak Naik, Cabai Berangsur Turun   |  
Fri, 28 February 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 26 July 2019 17:00

Alih-alih Mengobati, Sales Bejat Perkosa Disabilitas

Alih-alih Mengobati, Sales Bejat Perkosa Disabilitas

Reporter: M. Safuan

blokBojonegoro.com - PH pemuda dari Luar Jawa tepatnya Kabupaten Nias, yang bekerja sebagai sales kalung alat kesehatan berhasil diamankan Polres Bojonegoro, karena telah melakukan pemerkosaan terhadap gadis disabilitas usia 18 tahun asal Kecamatan Kepohbaru.

Penangkapan pelaku PH dilakukan usai ibu korban melaporkan kejadian yang dialami anaknya tersebut ke petugas polisi. Atas tuduhan itu pelaku langsung diamankan dan kini menyesali perbuatanya serta harus mempertanggungjawabkan tindakan bejatnya.

Kapolres Bojonegoro, AKBP. Ary Fadly menceritakan, awalnya pelaku yang merupakan sales kalung kesehatan itu, mendatangi rumah korban untuk menawarkan produknya dan melakukan pengobatan terhadap anak gadis 18 tahun yang mengalami kelumpuhan kaki dan tangan.

Lanjut Kapolres, saat mengobati korban pelaku PH meminta ibu korban untuk keluar dari kamar, dengan dalih ia akan mengobati, sebelum diobati oleh PH ibu korban sempat membuka baju anaknya.

Setelah itu, berharap bisa sembuh, korban justru menangis dan menceritakan apa yang telah dilakukan oleh PH terhadapnya. Usai anak gadisnya bercerita ibu korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke polisi.

"Usai menerima laporan petugas langsung melakukan pengejaran dan beruntung PH bisa tertangkap di wilayah Kecamatan Kepohbaru," terang Kapolres saat jumpa Pers, Jumat (26/7/2019).

Atas perbuatannya itu, pelaku PH diancam hukuman 9 tahun penjara dan dikenakan pasal 286. Adapun barang bukti yang diamankan yakni kalung alat kesehatan, pakaian dalam Korban, selimut dan bantal serta guling. [saf/mu]

Tag : pemerkosaan, pencabulan, sales


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat