12:00 . Bupati Melihat Sapi yang Mendapat Juara   |   11:00 . Tingkatkan Populasi Ternak dengan Lomba Sapi Betina Produktif   |   10:00 . Berkah Energi Pertamina, Inilah Lima Pemenangnya   |   09:00 . Petani Kedungadem Gotong Royong Melebarkan JUT   |   08:00 . 2 Ekor Sapi Tepanggang Saat Kebakaran di Desa Karangsono   |   07:00 . Persiapan agar Tubuh Tetap Bugar di Musim Hujan   |   06:00 . Belajar Bersama Cak Nun, Ribuan Jamaah Penuhi Lapangan Dukohkidul   |   17:00 . Angin Kencang, 3 Dapur dan 1 Rumah di Baureno Roboh   |   15:00 . BMKG Prediksi Hujan Segera Turun di Bojonegoro   |   14:00 . Inilah Agenda HJB ke-342   |   12:00 . Pengisian Kekosongan Kepala SD Belum Bisa Dipastikan   |   11:00 . Segarnya Dawet Ireng Pelepas Dahaga   |   10:00 . BPKAD: Turunnya DBH Migas Program Prioritas Harus Didahulukan   |   09:00 . Musim Nikah, Pengusaha Rias Kebanjiran Job   |   08:00 . Polhut Bojonegoro Berhasil Amankan Satu Pelaku Diduga Pencurian Kayu   |  
Wed, 16 October 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Sunday, 28 July 2019 15:00

Pengelola Desa Wisata Kecamatan Gayam Kunjungi Desa di Temanggung

Pengelola Desa Wisata Kecamatan Gayam Kunjungi Desa di Temanggung

Reporter: M. Safuan

blokBojonegoro.com - Sebanyak 21 orang Pengelola Desa Wisata di Kecamatan Gayam, bersama Ademos, belajar mengelola Desa Wisata di Desa Ngadiprono, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah (28-29/07/ 2019). Kegiatan yang didukung penuh oleh ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) ini bertujuan agar dapat memberikan wawasan dan strategi pengembangan desa wisata kepada para peserta.

Desa Ngadiprono menjadi pilihan untuk belajar sebab memiliki upaya pengembangan kelestarian lingkungan, permasalahan dan menangkap peluang pasar, yaitu melalui Pasar Papringan.

"Kita harapkan, kegiatan ini dapat memberikan gambaran bagaimana cara mengelola desa wisata yang berdasar pada kearifan lokal dan kebutuhan pasar," ujar sekretaris Ademos, A Shodiqurrosyad.

Selain itu, dari kegiatan ini para peserta juga diharapkan mendapatkan gambaran mengenai cara menjaring partisipasi masyarakat dalam pengelolaan desa wisata. "Di Desa Ngadiprono ini, ada sebanyak 400 orang yang terlibat dalam wisata Pasar Papringan yang mana membutuhkan teknik dan keahlian dalam mengelola masyarakat yang terlibat di dalamnya," ujarnya menjelaskan.

Salah satu peserta dari Desa Beged, M. Mahfud, mengaku mendapatkan banyak manfaat dari kegiatan ini. "Inspiratif sekali, di sini yang awalnya bombongan (hutan bambu, -red) dijadikan destinasi wisata yang menarik dan berdaya jual. Amazing pokoknya. Saya jadi semakin bersemangat untuk mengembangkan desa wisata di desa saya," imbuhnya.

Selain itu, Beta Wicaksono, Supervisor Program Pemberdayaan Masyarakat, Public & Government Affairs EMCL menyatakan bahwa program ini adalah salah satu dari rangkaian komitmen perusahaan dalam mengembangkan ekonomi kreatif di Kecamatan Gayam.

Ia berharap, kegiatan tersebut dapat memberikan gambaran mengenai pengembangan desa wisata yang didasari pada solusi pemecahan permasalahan, potensi lokal dan semangat kemandirian yang dapat berkembang dengan baik. [saf/ito]

Tag : Desa, wisata

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 16 October 2019 09:00

    Petani Kedungadem Gotong Royong Melebarkan JUT

    Petani Kedungadem Gotong Royong Melebarkan JUT Untuk melancarkan mobilitas petani khususnya saat membawa benih, pupuk, dan hasil pertanian, Dinas Pertanian Bojonegoro membantu jalan usaha tani (JUT) kepada kelompok tani Tani Makmur I, Dukuh Mulung, Desa Ngrandu,...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat