07:00 . Menyikapi Dilema Anak Multilingual   |   18:00 . Pertamina Sambut Kembali Siswa Jatim dari Gorontalo   |   17:00 . Tanpa 2 Pemain Inti, Persibo Optimis Kalahkan Nganjuk Ladang   |   16:00 . Conjo, Teknik Percepat Tanam Tembakau Tanpa Guludan   |   15:00 . Biasa Tanam Palawija, Kemarau Kali Ini Petani Mayangkawis Beralih Tembakau   |   13:00 . Disbudpar Targetkan 1,5 Juta Wisatawan Tahun Ini   |   12:00 . Persibo Waspadai Ancaman Tim Tamu   |   11:00 . Sempat Meroket, Harga Cabai Berangsur Turun   |   10:00 . Semakin Bugar dan Banyak Aktifitas di Masa Pensiun   |   09:00 . Bahagia Tampil di Istana Negara, Ini Cerita Penari Thengul   |   08:00 . Terus Diperhatikan, Kualitas dan Kuantitas UDD PMI Harus Ditingkatkan   |   07:00 . Tips Anti Stres untuk Ibu Bekerja yang Baru Jadi IRT   |   22:00 . Kodim Bojonegoro Rotasi Jabatan Perwira   |   21:00 . Majukan PMI, Jejaring Wilayah V Gelar Pertemuan di Bojonegoro   |   20:00 . Puluhan Regu Meriahkan Gerak Jalan SD-MI Kecamatan Kapas   |  
Fri, 23 August 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 30 July 2019 16:00

Oknum Pemungut Pajak Kecamatan Kapas Resmi Ditahan

Oknum Pemungut Pajak Kecamatan Kapas Resmi Ditahan

Reporter : M Safuan

blokBojonegoro.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Bojonegoro, menetapkan salah satu oknum PNS inisial SH yang merupakan petugas pemungut pajak yang berdinas di Kecamatan Kapas sebagai tersangka kasus penggelapan uang Pajak PBB di lima desa. Hal itu usai SH memenuhi panggilan dari Kejari Bojonegoro, untuk dilakukan pemeriksaan, Selasa (30/7/2019).

"SH tadi dipanggil dan diperiksa. Usai diperiksa SH langsung ditetapkan tersangka," kata Kasi Pidsus Kejari Bojonegoro, Achmad Fauzan.

Lanjut Fauzan, pada perkara ini diduga tersangka diduga melakukan menggelapkan uang pajak PBB yang menyebabkan kerugian negara sebesar Rp346 juta, pada pemeriksaan tadi SH diperiksa kurang lebih 4 jam

"Dari total kerugian itu, tersangka SH telah mengembalikan uang sebesar 247 juta rupiah," terang Kasi Pidsus kepada blokBojonegoro.com.

Dari data yang diperoleh blokBojonegoro.com, sebelum SH ditetapkan tersangka, pihak Kejari Bojonegoro juga telah memeriksa beberapa saksi untuk dimintai keterangan, adapun saksi itu ada yang kepala desa maupun perangkat desa yang bersangkutan.

Dengan ditetapkannya tersangka, SH langsung ditahan dan dibawa pihak Kejari ke Lapas untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. Atas perbuatan itu tersangka melanggar pasal 2 dan 3 undang-undang tindak pidana korupsi (Tipikor) dengan ancaman hukuman 1 hingga 4 tahun di bui.[saf/ito]

Tag : kasus, penggelapan, pbb, bojonegoro, kapas

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Wednesday, 07 August 2019 15:00

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten Sebanyak 29 wartawan telah bekerja keras melewati Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan ke-27 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur, yang bekerjasama dengan SKK Migas dan KKKS. Selama dua hari 6-7...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Tuesday, 13 August 2019 08:00

    Teladani Auliya, Jemaah Tahli Ziarah dan Wisata Religi

    Teladani  Auliya, Jemaah Tahli Ziarah dan Wisata Religi Demi memperkuat spiritual keagamaan dan meneladani perjuangan para waliyullah, sekaligus menyambut Kemerdekaan RI-47, jemaah tahlil Dukuh Ngantulan, RT.19/RW.03, Desa Bulu, Kecamatan Balen, mengadakan ziarah ke makam auliya. Selain itu dalam...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat