06:00 . Lagi Tren, Ini Resep Donat Lumer Bomboloni   |   21:00 . DLH Bojonegoro Gelar Pembinaan Bank Sampah   |   20:00 . Salah Faham, Klarifikasi Kakek yang Diusir Karena Beda Pilihan Calon Kades   |   19:00 . Polemik Pengusiran Kakek Asal Kumpulrejo Hanya Salah Faham   |   18:30 . HUT, Bupati Bersama Pengurus PDIP Ziarohi Bung Karno   |   18:00 . Tingkatkan Minat Baca, Siswa SLB Kunjungi Perpusda   |   17:30 . Beda Pilihan Calon Kades, Kakek Diusir   |   17:00 . Musim Hujan, Disnakkan Minta Peternak Unggas Perlu Waspada 2 Penyakit ini   |   16:00 . BKPP: Status SN Masih Diberhentikan Sementara   |   15:00 . Tak Kunjung Turun, Harga Cabai Malah Melambung Hingga Rp72.000 per Kilogram   |   14:00 . Diduga Beda Pilihan Pilkades, Kakek 80 Tahun Diusir dari Rumah   |   13:00 . Talkshow: Cerita Inspiratif Founder Drone Emprit Asal Desa - Part 2   |   12:00 . Pemkab Bojonegoro Bakal Gelar Tes Simulasi CAT CPNS   |   11:00 . 3 Lowongan Kepala Dinas Masih Sepi Pendaftar   |   10:00 . 2019 Target Pengunjung Perpusda Terpenuhi Dominasi Usia 17-25 Tahun   |  
Wed, 22 January 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 30 July 2019 16:00

Oknum Pemungut Pajak Kecamatan Kapas Resmi Ditahan

Oknum Pemungut Pajak Kecamatan Kapas Resmi Ditahan

Reporter : M Safuan

blokBojonegoro.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Bojonegoro, menetapkan salah satu oknum PNS inisial SH yang merupakan petugas pemungut pajak yang berdinas di Kecamatan Kapas sebagai tersangka kasus penggelapan uang Pajak PBB di lima desa. Hal itu usai SH memenuhi panggilan dari Kejari Bojonegoro, untuk dilakukan pemeriksaan, Selasa (30/7/2019).

"SH tadi dipanggil dan diperiksa. Usai diperiksa SH langsung ditetapkan tersangka," kata Kasi Pidsus Kejari Bojonegoro, Achmad Fauzan.

Lanjut Fauzan, pada perkara ini diduga tersangka diduga melakukan menggelapkan uang pajak PBB yang menyebabkan kerugian negara sebesar Rp346 juta, pada pemeriksaan tadi SH diperiksa kurang lebih 4 jam

"Dari total kerugian itu, tersangka SH telah mengembalikan uang sebesar 247 juta rupiah," terang Kasi Pidsus kepada blokBojonegoro.com.

Dari data yang diperoleh blokBojonegoro.com, sebelum SH ditetapkan tersangka, pihak Kejari Bojonegoro juga telah memeriksa beberapa saksi untuk dimintai keterangan, adapun saksi itu ada yang kepala desa maupun perangkat desa yang bersangkutan.

Dengan ditetapkannya tersangka, SH langsung ditahan dan dibawa pihak Kejari ke Lapas untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. Atas perbuatan itu tersangka melanggar pasal 2 dan 3 undang-undang tindak pidana korupsi (Tipikor) dengan ancaman hukuman 1 hingga 4 tahun di bui.[saf/ito]

Tag : kasus, penggelapan, pbb, bojonegoro, kapas


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat