11:00 . Satu Alat Sampai Lokasi JTB, Masih ada 5 Lagi, Ini Jadwalnya   |   10:00 . Alat JTB Kedua Sampai di Jembatan Timbang Baureno   |   09:00 . Sempat Bikin Heboh, Alat Berat JTB Sampai Lokasi   |   08:00 . Desa Bondol Punya Sentra Produk Kayu Jati   |   07:00 . Tips buat Orang Tua yang Merasa Sudah Over Protektif pada Anak   |   22:00 . Cuaca Tidak Menentu Petani Ngambon Pasrah   |   21:00 . Hujan Angin, Kota Bojonegoro Berduka   |   20:00 . Para Pemuda Harus Jadi Pelopor Persatuan Bangsa   |   19:00 . 5 Gapoktan di Ngambon Terima 9 Ton Benih Jagung Hibrida   |   18:00 . Hujan Gerimis, Rumah Warga ini Disambar Petir   |   17:30 . 4 Rumah Rusak dan 18 Pohon Tumbang Saat Hujan Angin   |   17:00 . Atap Rumah di Ledok Kulon Terbang Diterjang Angin Puting Beliung   |   16:00 . Pertamina Meraih Predikat Gold di Ajang BUMN CSR Award Bali 2019   |   15:00 . Hujan Angin, Puluhan Pohon Tumbang   |   14:00 . Barokah Sinergi Lintas Komunitas, NH Resmikan TPQ Pelosok Desa   |  
Sun, 08 December 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Saturday, 03 August 2019 13:00

Kuasa Hukum SH: Seharusnya Bisa Dilakukan Tahanan Luar

Kuasa Hukum SH: Seharusnya Bisa Dilakukan Tahanan Luar

Reporter : M Safuan

blokBojonegoro.com - Penahanan SH yang diduga melakukan penggelapan Pajak PBB di beberapa desa di Kecamatan Kapas menurut Kuasa Hukum SH, Nur Syamsi seharusnya tidak dilakukan penahanan, namun semestinya Pelaku SH bisa diberlakukan tahanan luar.

Menurutnya SH sudah beritikad baik kerena telah mengembalikan sebagian hasil kerugian negara, sehingga itu bisa menjadi pertimbangan tersendiri atas penahanan SH.

"Seharusnya bisa jadi tahanan luar saja," ucapnya kepada blokBojonegoro.com.

Terpisah, Kasi Pidsus, Kejari Bojonegoro, Ahmad Fauzan mengatakan, penahanan SH perkara penggelapan Pajak PBB itu memang sudah sesuai prosedur yang berlaku. Setelah ditetapkan bersalah SH langsung ditahan.

"Pelaku SH untuk sementara ditahan 20 hari," tegas Fauzan kepada blokBojonegoro.com.

Seperti diketahui, Kejaksaan Negeri (Kejari) Bojonegoro, menetapkan salah satu oknum PNS inisial SH yang merupakan petugas pemungut pajak yang berdinas di Kecamatan Kapas sebagai tersangka kasus Penggelapan uang PBB di lima desa. Usai SH memenuhi panggilan dari Kejari Bojonegoro, untuk dilakukan pemeriksaan, Selasa (30/7/2019) lalu yang menyebakan kerugian negara sebesar Rp346 juta. [saf/ito]

 

Tag : Kasus, dugaan, korupsi


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat