17:00 . 7 ODP Baru, 2 Selesai Dalam Pemantauan   |   16:00 . Pertamina EP Asset 4 Sukowati Field Berikan Paket Bantuan   |   15:00 . 112 Santri Lirboyo Kediri Pulang Kampung   |   14:00 . Pemuda Kedungadem, Ditemukan Meninggal Gantung Diri di Rumahnya   |   13:00 . Tingkatkan Stok Darah, PMI Bojonegoro Beri Paket Sembako Bagi Pendonor   |   12:00 . Hujan dan Derasnya Air Kali Kedung, Jembatan di Kedungbondo Ambrol   |   11:00 . Kabar Baik, ODP di Bojonegoro Tinggal 44 Orang   |   10:00 . Perjalanan Kereta Dikurangi, Ramai-ramai Batalkan Tiket   |   09:00 . Lawan Corona, Fatayat NU Kanor Khotmil Quran Online   |   08:00 . Pelantikan Kades Digelar Online   |   07:00 . Kehabisan Masker Sekali Pakai, Bolehkah Pakaikan Anak Masker Kain?   |   06:00 . Perjalanan Kereta Dikurangi, Ribuan Tiket Dibatalkan   |   22:00 . DPRD Pertanyakan Kesiapan Dinkes Tanggulangi Corona   |   21:00 . Gerakan #DiRumahAja Cenderung Setengah Hati, ini yang Bisa Dilakukan   |   20:00 . Sejumlah Komoditi Alami Penurunan Harga, ini Sebabnya   |  
Tue, 31 March 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Sunday, 04 August 2019 11:00

Haji 2019

Cuaca Fluktuatif, Jemaah Diimbau Untuk Rutin Cek Kesehatan

Cuaca Fluktuatif, Jemaah Diimbau Untuk Rutin Cek Kesehatan

Reporter: M Safuan

blokBojonegoro.com - Jemaah Haji saat berada di Tanah Suci diharapkan selalu memeriksakan kesehatannya secara rutin, terlebih jemaah haji kategori risiko tinggi (risti), pasalnya, cuaca di Makkah saat ini sangat fluktuatif atau tidak menentu. Oleh karenanya, dengan kondisi cuaca seperti itu dikhawatirkan bisa membuat kesehatan jemaah haji menurun.

"Cuaca di Tanah Suci sangat fluktuatif, kadang panas dan kadang dingin," kata Kasi Pelaksana Haji dan Umroh Kemenag Bojonegoro, Asyik Syamsul Huda.

Namun yang pasti, menurut Asyik sapaan akrabnya kondisi cuaca pada siang hari cukup panas bahkan suhu panasnya mencapai 47 hingga 49 derajat, dengan kondisi cuaca seperti itu jamaah rentan terkena dehidrasi.

"Oleh karenanya, diimbau kepada jamaah harus memperbanyak minum air putih dan jangan keluar pemondokan bila tidak ada kebutuhan mendesak," beber Asyik.

Adapun jemaah haji asal Bojonegoro, sejak tiba ke Tanah Suci beberapa hari lalu, kini seluruh jemaah telah melaksanakan Thawaf Qudum. Usai melaksanakan Thawaf tersebut, kini jemaah bkal menuju Armina pada tanggal 8 Dzulhijjah sebagai persiapan melaksanakan ibadah Wukuf.

"Namun yang penting bagi jemaah saat keluar siang hari hendaknya memakai masker, payung, memakai alas kaki dan kacamata, yang terpenting perbanyak minum air," tandas Asyik kepada blokBojonegoro.com. [saf/lis]

 

Tag : haji, cuaca


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 30 March 2020 12:00

    Menguntungkan, Warga Purwosari Panen Waluh

    Menguntungkan, Warga Purwosari Panen Waluh Petani Desa Tinumpuk, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro berhasil menanam waluh (labu kuning) tumpangsari dengan pohon pisang di tegalannya. Suparno bisa memanen waluh muda 40 buah setiap hari, karena sayuran...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat