12:00 . Kapolda Jatim: Surabaya Tiru Bojonegoro Perangi Covid-19   |   11:00 . Meski Sudah Ada Aplikasi Online, Dispendukcapil Tetap Layani Manual   |   10:00 . Panen Ale Pinggir Bengawan Solo   |   09:00 . Ini Jadwal PPDB Online Tingkat SMP   |   08:00 . Semangat Raup Rupiah dari Anyaman Bambu   |   07:00 . 3 Hal yang Tak Boleh Dilakukan Saat Bayi Demam   |   22:00 . Jalan Beton Mulai Digarap, Ini Komentar Warga   |   21:00 . Sehari Sebelum Kecelakaan, Korban Buat Status Alam Kubur   |   20:00 . Tambahan 2 Orang Positif Covid-19 dari ODP   |   19:00 . Alhamdulillah....5 Orang Positif Covid-19 di Bojonegoro Sembuh   |   18:00 . Saksi: Tadi Saya Sudah Berteriak   |   17:00 . Perlintasan Kereta Tanpa Palang Pintu di Balen Memakan Korban Jiwa   |   16:00 . Besok, Semua Operator Sekolah Ikuti Diklat Online   |   15:00 . Sutikno: Pembatalan Kebarangkatan Jamaah Haji Adalah Langkah Tepat   |   14:00 . Kepala SMA/SMK yang Ikut Hadir Pelantikan di Surabaya di Rapid Test   |  
Thu, 04 June 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Sunday, 04 August 2019 19:00

Persibo Bojonegoro Vs Putra Sinar Giri FC

Mariono Tak Menyangka Bisa Cetak Gol Pada Menit 90

Mariono Tak Menyangka Bisa Cetak Gol Pada Menit 90

Kontributor : Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Menjadi penentu kemenangan Persibo Bojonegoro atas Putra Siniar Giri FC di laga kedua Grup A Liga 3 Jatim 2019, Mariono, masih tidak menyangka dirinya bisa mencetak gol di menit-menit terakhir laga yang digelar di Stadion Letjen H. Soedirman Bojonegoro, Minggu (4/8/2019) sore.

Striker dengan nomor punggung 9 ini menyebut gol yang membawa Persibo menang adalah sebuah rejeki yang diberikan oleh Tuhan. Mariono mencetak gol di menit ke-90 lewat tendangan bebasnya menggunakan kaki kanan ke jala gawang PSG yang dijaga Dio Rahmatullah. Bola hasil tendanganya meluncur dengan sangat keras ke jala gawang Dio Rahmatullah.

"Saya tidak pernah membayangkan bisa mencetak gol dengan cara seperti itu. Sebab sebelumnya saya tidak pernah mengeksekusi bola mati,'' katanya.

Sementara itu, pelatih Persibo Bojonegoro, Andik Robot mengaku, biasanya yang menjadi eksekutor bola mati adalah Agus Budi Prasetio maupun Galang Faurizki. Namun, kali ini peluang yang sangat krusial tersebut diberikan kepada Mariono.

"Kalau saya bukan tidak menyangka, tetapi saya berharap bisa mencetak gol. Sehingga saya percayakan kesempatan tersebut kepada Mariono," jelasnya.

Penunjukan Mariono sebagai eksekutor dirasa bukan tanpa sebab. Pasalnya pada pertandingan kali ini Mariono bermain dengan lepas dan percaya diri.

"Makanya saat mendapat peluang emas melalui tendangan bebas, sang kapten (Agus Budi) saya suruh melihat saya terlebih dahulu untuk menentukan siapa eksekutornya," imbuh Andik Robot.[din/ito]

Tag : Persibo, Bojonegoro


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat