11:00 . Hobi Crafter, Kini Sukses Tekuni Usaha Backdrop   |   21:00 . Ada 2 Orang Sembuh, 3 Pasien Dinyatakan Positif   |   20:00 . Usaha Kerupuk Girut, Pelanggan Hingga Luar Daerah   |   19:00 . RUPS Pemkab dan PT SER Sepakati Direktur Baru PT ADS   |   18:00 . PMI Serahkan Bantuan untuk 15 Ponpes dan 9 Sibat Desa   |   16:00 . Diduga Depresi, Pasien Shelter PPKS Dinsos Bojonegoro Melarikan Diri   |   15:00 . Sidang Perdana Gugatan PI Blok Cepu Ditunda, ini Sebabnya...   |   14:00 . Pandemi Covid-19, Pengangguran di Bojonegoro Capai 39.182 Orang   |   13:00 . Ini Daftar Harga Kebutuhan Pokok Usai Idul Adha   |   12:00 . Ada Beberapa Kendala KBM Via Daring, Disdik Siapkan Skema Baru   |   11:00 . Adaptasi New Normal, Pengusaha Dekor Pernikahan Kembali Bergeliat   |   10:00 . Masalah Selesai, Partai Beringin Tetap 'Adem'   |   09:00 . Pengepul Banjir Kulit Kurban   |   08:00 . Cara Cepat Merobohkan Sapi Kurban   |   07:00 . Seberapa Sering Bra Harus Dicuci?   |  
Wed, 05 August 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 05 August 2019 16:00

Tim PPKD Bojonegoro Telusuri Oklik

Oklik dengan Bangunkan Orang untuk Sahur, ini Bedanya...

Oklik dengan Bangunkan Orang untuk Sahur, ini Bedanya...

Kontributor: Mokhamad Arifin

blokBojonegoro.com - Memukul alat musik bambu, khususnya di Jawa, mempunyai banyak istilah. Beberapa di antaranya ada yang menyebut tongklel, totongklek, oklik hingga oprak.

Penggiat oklik asli Kabupaten Bojonegoro, Darminto kepada Tim PPKD Bojonegoro menjelaskan, yang paling banyak dijumpai saat bulan puasa, yakni membangunkan orang untuk sahur, biasa disebut dengan oprak.

"Oklik dan oprak itu beda. Ayok keliling kampung bangunkan warga untuk sahur, itu oprak," kata Darminto menjelaskan.

Ahli waris generasi ke-3 seni oklik asli Bojonegoro itu menegaskan, oklik bisa dimainkan 3 orang saja dengan memegang lebih dari satu alat, dan mempunyai peran masing-masing.

"Ada lirik khusus dalam seni oklik. Sedangkan irama dalam oklik ada 3, yakni lambat, ceklekan dan sesek," ujar Pak Minto, sapaan karibnya.

Musik dari seni oklik, biasa mengiringi drama. Pada masanya dulu, banyak orang yang menonton oklik hingga dini hari. Karena meski dimainkan 3 orang saja, namun dengan jumlah total 8 pemain dalam drama, mampu menghidupkan suana dan menjadi lebih menarik.

"Kalau ditonton banyak orang orang dan ada drama, itu biasanya oklik," tegas Pak Minto. [fin/ito]

Tag : musik, oklik, bojonegoro, seni


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Monday, 20 July 2020 23:00

    Ultah 9 Tahun blokBojonegoro.com

    Inilah Juara Video Pendek New Normal

    Inilah Juara Video Pendek New Normal Sebanyak 50 video telah naik di saluran youtube blokBojonegoroTV sebagai peserta lomba video pendek dalam rangka 9 tahun blokBojonegoro.com....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Tuesday, 16 June 2020 19:00

    Dampingi Petani, Disperta Bojonegoro Adakan SL-PTT Tembakau

    Dampingi Petani, Disperta Bojonegoro Adakan SL-PTT Tembakau Guna meningkatkan SDM petani, khususnya petani tembakau, Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro mengadakan Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SL-PTT) tembakau di kelompok tani Sumber Rejeki, Desa Bulu, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro,...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat