17:00 . Dana Tak Terduga untuk Bantuan Bencana Rp1,3 M   |   16:00 . Rp750 Juta, Disperta Buat Sumur Bor di 5 Titik Tahun 2020   |   15:00 . EMCL Gelar Seminar Pemanfaatan Platform Berita Digital Kepada PBG Tuban   |   14:00 . Setelah Turun, Harga Cabai Mulai Naik   |   12:00 . Siswi SMKN I Sabet Juara Lomba Desain Batik Bengawan dan Kayangan Api   |   08:00 . BPKAD: Pemkab Transparan Kelola Keuangan   |   07:00 . Membiarkan Balita Bilang 'Enggak Mau' Ternyata Ada Manfaatnya   |   21:00 . Selamat Jalan Dek Kamila   |   19:00 . Bangunan Misterius Muncul di Bengawan Solo   |   16:00 . Wisata Kracakan Niagara Mini dan Rajut yang Tembus Amerika   |   15:00 . Polsek Kota dan Dishub Gelar Pembinaan Bagi Operator Perahu   |   14:00 . Pemerintah Tetap Pakai Skema Bagi Hasil Gross Split di Sektor Migas   |   13:00 . PMII Desak Bupati Jelaskan Uang Rakyat yang Didepositokan Rp2,9 T   |   12:00 . Aksi Mahasiswa Bojonegoro Soroti Silpa Tahun 2018   |   10:00 . DPRD Datangi Rumah Korban Dugaan Malpraktik RSUD Bojonegoro   |  
Fri, 15 November 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Saturday, 10 August 2019 13:00

Dinas PMD Jatim Serahkan Bantuan di 3 Kecamatan

Dinas PMD Jatim Serahkan Bantuan di 3 Kecamatan

Reporter: Parto Sasmito

blokBojonegoro.com - Pemerintah Provinsi, melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Jawa Timur, menyerahkan Program Penanggulangan Feminisasi di 3 Kecamatan di Kabupaten Bojonegoro.

"Progam ini merupakan bagian dari Program Jalin Matra yang dirancang khusus untuk percepatan pennanggulangan kemiskinan di Jawa Timur," kata Kepala Dinas PMD Jatim, Mohammad Yasin menjelaskan.

Penyerahan program Jalin Matra di Kabupaten Bojonegoro, diserhkan untuk Penanggulangan Feminisasi Kemiskinan (PFK), di Desa Bendo, Kecamatan Kapas sebanyak 10 Kepala Rumah Tangga Perempuan (KRTP).

Kemudian PFK di Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk sebanyak 15 KRTP dan Bantuan Rumah Tangga Sangat Miskin (BRTSM) di Desa/Kecamatan Gayam sebanyak 42 RTS.

"Saya yang kebetulan juga Putra Daerah Bojonegoro, mempunyai kewajiban untuk ikut memperhatikan Bojonegoro.Menurut data BPS 2018, angka kemiskinan di Bojonegoro masih tergolong tinggi nomer 11 dari seluruh Kabupaten/Kota di Jawa Timur, yakni sebesar 13,16 persen," papar pria asli Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro saat menyerahkan bantuan di Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk.

Camat Trucuk, Heru Sugiharto berharap, bantuan yang diberikan ini cukup satu kali saja. Dengan harapan, bisa meningkatkan taraf hidup bagi para KRTP, dengan modal usaha yang sudah diberikan.

"Dengan bantuan ini, bisa digunakan untuk pengembangan usaha bagi ibu-ibu. Sehingga meningkatkan pendapapatan, dan juga sesuai dengan harapan, yakni bisa mandiri dan lebih produktif," ujar Heru.

Kepala Desa Banjarsari,Mokhamad Gupianto mengucapkan terimakasih atas bantuan yang diberiikan bagi KRTP di desanya.

"Pada tahun 2015 ada 12 KRTP yang juga mendapat bantuan. Kami terus mendampingi, hangga saat ini alhamdulillah usaha yang dijalankan sudah berkembang," kata Gupianto. [ito/lis]

Tag : rts, krtp, jalin matra, program, feminisasi, kemiskinan, jawa, timur, bojonegoro, trucuk

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat