22:00 . Sambut Milad, Rumah Sakit Aisyiyah Gelar Lomba Tahfidz   |   21:00 . Pemdes dan Kelompok Tani Ngadiluhur Balen Kendalikan Tikus   |   20:00 . Kurangi Pengangguran, Disperinaker Buka Job Fair 2019 Selama Dua Hari   |   19:00 . Disdikda Akui Atap Plafon Salah Satu SDN di Kecamatan Ngraho Ambrol   |   18:00 . Kodim 0813 Bojonegoro Gelar Pembinaan Wasbang Bersama Komponen Masyarakat   |   17:00 . Darurat Bencana, Puting Beliung Masih Mengintai Bojonegoro   |   16:00 . Peralihan Musim, Bojonegoro Status Waspada Angin Kencang   |   15:00 . Kodim Bojonegoro Buka Akses Jalan Pertanian di Desa Cancung   |   14:00 . Harga Logam Mulia Naik Rp 2.000 Per Gram   |   13:00 . Angin Kencang Sebabkan Pohon Tumbang di Jalan Letu Suwolo   |   12:00 . 210 Pohon Rawan Tumbang di Bojonegoro Bakal Ditebang   |   11:00 . Awan Gelap di Atas Kota Bojonegoro   |   09:00 . Buruan Daftar Lebih Awal, ini Fasilitasnya   |   08:00 . Adu Kepala, Truk Tronton Pukul Mundur Bus   |   07:00 . Kacamata Kesehatan, Perawatan Terbaik untuk Mata   |  
Thu, 14 November 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 12 August 2019 18:00

Pemerhati Pendidikan: Lembaga Pendidikan Ramah Anak Masih Minim

Pemerhati Pendidikan: Lembaga Pendidikan Ramah Anak Masih Minim

Reporter: M Safuan 

blokBojonegoro.com - Lembaga pendidikan rata-rata dalam menciptakan pembelajaran ramah anak memang masih terbilang minim, meskipun secara manajemen pendidikan sudah mumpuni.

Hal itu dikatakan oleh Debuti Pemerhati Pendidikan, Hadi Utomo. Menurutnya pendidikan ramah anak ini sudah ada sejak 20 tahun lalu, namun cenderung masih minim keberhasilannya.

"Sehingga pendidikan ramah anak perlu ditingkatkan di masing-masing lembaga pendidikan. Lembaga pendidikan, cenderung behasil dalam menata manajemen, namun untuk ramah anak belum," terang Hadi Utomo.

Dirinya mencontohkan perihal kecil terkait pemilihan sepatu, rata-rata saat beli sepatu anak-anak masih mendapat tekanan baik orang tua  dan harus patuh pada aturan sekolah. Padahal anak-anak itu harus diberi peluang untuk bermain.

Mestinya anak-anak itu punya selera sendiri bukan milihmya itu karena desakan, kalau seperti itu secara tidak sadar sudah merampas kebahagiaan waktu anak-anak. Keberhasilan anak-anak itu pastinya dimulai sejak usia dini.

"Oleh karena, kenakalan anak-anak itu terjadi karena keliru dalam mendidik sejak kecil," ucapnya kepada blokBojonegoro.com.

Seperti diketahui, deklarasi Madrasah ramah anak ini diikuti 689 lembaga pendidikan mulai tingkat Raudhotul atfal (RA) hingga Madrasah Aliyah (MA) se Bojonegoro. Hadir pada kesempatan itu Bupati Bojonegoro beserta Forkompimda, Kapolres dan Dandim 0813 Bojonegoro, Kasubdit Bidang Kurikulum Pendma Kemenag RI, Plt Kakemenag Provinsi Jatim, Deputi SRA Bojonegoro, serta Kepala RA hingga Kepala MA se Kabupaten Bojonegoro.[saf/lis]

 

 

 

Tag : anak, pendidikan

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat