21:00 . Patuhi Prokes, Polres Doa Bersana Anak Yatim   |   20:30 . Update Covid-19 Nasional, Pasien Sembuh 329.778   |   20:00 . Dara Asal Tambakrejo ini Geluti Breeding Kambing   |   19:30 . 23 Presenter Nyanyi Mars Tiga Wajib   |   19:00 . Ranitya Nurlita juga Finalis di Ajang Internasional   |   18:00 . Teguhkan Khittah, ISNU Bojonegoro Siapkan Santri Perdamaian di Era Milenial   |   17:00 . Liburan Tetap Ingat Pesan Ibu   |   16:00 . Merosot di Awal Pandemi, Omzet Para Perajin Mulai Merangkak Naik   |   14:00 . Sungai Mengkuris Meluap Terjang Pembangunan Jembatan dan Putus Saluran PDAM   |   13:00 . Libur Maulid, Pengunjung Wisata Desa Meningkat   |   12:00 . Pendemi Covid-19, Undian Berlangsung Virtual   |   11:00 . Peringati HUT, UDD PMI Akan Gelar Undian Berhadiah Bagi Pendonor   |   10:00 . Pasien Sembuh Nasional Sudah Mencapai Angka 325.793 Orang   |   09:00 . Disbudpar Persilahkan Masyarakat Berlibur ke Wisata   |   08:00 . Ayo Wisata dengan Tetap Patuh Prokes   |  
Fri, 30 October 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 12 August 2019 18:00

Pemerhati Pendidikan: Lembaga Pendidikan Ramah Anak Masih Minim

Pemerhati Pendidikan: Lembaga Pendidikan Ramah Anak Masih Minim

Reporter: M Safuan 

blokBojonegoro.com - Lembaga pendidikan rata-rata dalam menciptakan pembelajaran ramah anak memang masih terbilang minim, meskipun secara manajemen pendidikan sudah mumpuni.

Hal itu dikatakan oleh Debuti Pemerhati Pendidikan, Hadi Utomo. Menurutnya pendidikan ramah anak ini sudah ada sejak 20 tahun lalu, namun cenderung masih minim keberhasilannya.

"Sehingga pendidikan ramah anak perlu ditingkatkan di masing-masing lembaga pendidikan. Lembaga pendidikan, cenderung behasil dalam menata manajemen, namun untuk ramah anak belum," terang Hadi Utomo.

Dirinya mencontohkan perihal kecil terkait pemilihan sepatu, rata-rata saat beli sepatu anak-anak masih mendapat tekanan baik orang tua  dan harus patuh pada aturan sekolah. Padahal anak-anak itu harus diberi peluang untuk bermain.

Mestinya anak-anak itu punya selera sendiri bukan milihmya itu karena desakan, kalau seperti itu secara tidak sadar sudah merampas kebahagiaan waktu anak-anak. Keberhasilan anak-anak itu pastinya dimulai sejak usia dini.

"Oleh karena, kenakalan anak-anak itu terjadi karena keliru dalam mendidik sejak kecil," ucapnya kepada blokBojonegoro.com.

Seperti diketahui, deklarasi Madrasah ramah anak ini diikuti 689 lembaga pendidikan mulai tingkat Raudhotul atfal (RA) hingga Madrasah Aliyah (MA) se Bojonegoro. Hadir pada kesempatan itu Bupati Bojonegoro beserta Forkompimda, Kapolres dan Dandim 0813 Bojonegoro, Kasubdit Bidang Kurikulum Pendma Kemenag RI, Plt Kakemenag Provinsi Jatim, Deputi SRA Bojonegoro, serta Kepala RA hingga Kepala MA se Kabupaten Bojonegoro.[saf/lis]

 

 

 

Tag : anak, pendidikan


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Thursday, 22 October 2020 16:00

    Sah, Anang blokTuban Lepas Lajang

    Sah, Anang blokTuban Lepas Lajang M. Anang Febri Efendi reporter blokTuban.com resmi melepas lajang. Ikrar janji suci diucapkan Anang di akad nikah pukul 09.00 WIB hari Senin (19/10/2020) di kediaman mempelai wanita. Resespsi kedua, dilaksanakan...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat