08:00 . Cerita Dibalik Nama 'Arga Marvel' Penyanyi Bojonegoro yang Lagi Naik Daun   |   07:00 . Lihatlah, Bagaimana Stres pada Orangtua Bisa Sangat Melukai Anak   |   21:00 . EMCL Serahkan Sarana Prasarana Posyandu untuk 2 Desa di Balen   |   19:00 . 2 Orang Positif Covid-19 dari 2 Kecamatan Dinyatakan Sembuh   |   18:00 . Kabar Baik, Total 12 Pasien Positif Covid-19 di Bojonegoro Sembuh   |   15:00 . Masa Pandemi Covid-19, Penjualan Sepeda Motor Anjlok   |   14:00 . Meraup Rupiah dari Cairan Ajaib Kelinci   |   13:00 . Bupati Bojonegoro Hadiri Penyaluran BLT DD di Desa Growok   |   12:00 . Kapolda Jatim: Surabaya Tiru Bojonegoro Perangi Covid-19   |   11:00 . Meski Sudah Ada Aplikasi Online, Dispendukcapil Tetap Layani Manual   |   10:00 . Panen Ale Pinggir Bengawan Solo   |   09:00 . Ini Jadwal PPDB Online Tingkat SMP   |   08:00 . Semangat Raup Rupiah dari Anyaman Bambu   |   07:00 . 3 Hal yang Tak Boleh Dilakukan Saat Bayi Demam   |   22:00 . Jalan Beton Mulai Digarap, Ini Komentar Warga   |  
Fri, 05 June 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 12 August 2019 18:00

Pemerhati Pendidikan: Lembaga Pendidikan Ramah Anak Masih Minim

Pemerhati Pendidikan: Lembaga Pendidikan Ramah Anak Masih Minim

Reporter: M Safuan 

blokBojonegoro.com - Lembaga pendidikan rata-rata dalam menciptakan pembelajaran ramah anak memang masih terbilang minim, meskipun secara manajemen pendidikan sudah mumpuni.

Hal itu dikatakan oleh Debuti Pemerhati Pendidikan, Hadi Utomo. Menurutnya pendidikan ramah anak ini sudah ada sejak 20 tahun lalu, namun cenderung masih minim keberhasilannya.

"Sehingga pendidikan ramah anak perlu ditingkatkan di masing-masing lembaga pendidikan. Lembaga pendidikan, cenderung behasil dalam menata manajemen, namun untuk ramah anak belum," terang Hadi Utomo.

Dirinya mencontohkan perihal kecil terkait pemilihan sepatu, rata-rata saat beli sepatu anak-anak masih mendapat tekanan baik orang tua  dan harus patuh pada aturan sekolah. Padahal anak-anak itu harus diberi peluang untuk bermain.

Mestinya anak-anak itu punya selera sendiri bukan milihmya itu karena desakan, kalau seperti itu secara tidak sadar sudah merampas kebahagiaan waktu anak-anak. Keberhasilan anak-anak itu pastinya dimulai sejak usia dini.

"Oleh karena, kenakalan anak-anak itu terjadi karena keliru dalam mendidik sejak kecil," ucapnya kepada blokBojonegoro.com.

Seperti diketahui, deklarasi Madrasah ramah anak ini diikuti 689 lembaga pendidikan mulai tingkat Raudhotul atfal (RA) hingga Madrasah Aliyah (MA) se Bojonegoro. Hadir pada kesempatan itu Bupati Bojonegoro beserta Forkompimda, Kapolres dan Dandim 0813 Bojonegoro, Kasubdit Bidang Kurikulum Pendma Kemenag RI, Plt Kakemenag Provinsi Jatim, Deputi SRA Bojonegoro, serta Kepala RA hingga Kepala MA se Kabupaten Bojonegoro.[saf/lis]

 

 

 

Tag : anak, pendidikan


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat