07:00 . Menyikapi Dilema Anak Multilingual   |   18:00 . Pertamina Sambut Kembali Siswa Jatim dari Gorontalo   |   17:00 . Tanpa 2 Pemain Inti, Persibo Optimis Kalahkan Nganjuk Ladang   |   16:00 . Conjo, Teknik Percepat Tanam Tembakau Tanpa Guludan   |   15:00 . Biasa Tanam Palawija, Kemarau Kali Ini Petani Mayangkawis Beralih Tembakau   |   13:00 . Disbudpar Targetkan 1,5 Juta Wisatawan Tahun Ini   |   12:00 . Persibo Waspadai Ancaman Tim Tamu   |   11:00 . Sempat Meroket, Harga Cabai Berangsur Turun   |   10:00 . Semakin Bugar dan Banyak Aktifitas di Masa Pensiun   |   09:00 . Bahagia Tampil di Istana Negara, Ini Cerita Penari Thengul   |   08:00 . Terus Diperhatikan, Kualitas dan Kuantitas UDD PMI Harus Ditingkatkan   |   07:00 . Tips Anti Stres untuk Ibu Bekerja yang Baru Jadi IRT   |   22:00 . Kodim Bojonegoro Rotasi Jabatan Perwira   |   21:00 . Majukan PMI, Jejaring Wilayah V Gelar Pertemuan di Bojonegoro   |   20:00 . Puluhan Regu Meriahkan Gerak Jalan SD-MI Kecamatan Kapas   |  
Fri, 23 August 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 13 August 2019 07:00

Lebih Baik Mana, Membersihkan Pantat Bayi dengan Air atau Tisu Basah?

Lebih Baik Mana, Membersihkan Pantat Bayi dengan Air atau Tisu Basah?

Reporter: -

blokBojonegoro.com - Sebagai ibu baru, Anda mungkin bingung bagaimana cara yang tepat membersihkan pantat atau kelamin bayi setelah buang air. Sebagian ibu memilih untuk menggunakan air dan kapas, sementara sebagian lain lebih suka menggunakan tisu basah. Sebenarnya, manakah yang lebih baik?

Sebetulnya, keduanya boleh saja digunakan. Meski begitu, sebuah riset yang dipublikasikan di Journal of Allergy and Clinical Immunology pada 2018 mengungkap kalau untuk sebagian bayi, tisu basah bisa berdampak pada kulitnya. Penelitian itu dipimpin Joan Cook-Mills, seorang profesor alergi dan imunologi di Northwestern University Feinberg School of Medicine, Amerika Serikat.

Cook-Mills menjelaskan, terdapat substansi sabun pada tisu basah yang bisa mengganggu perlindungan lapisan kulit teratas bayi. Terutama bila Anda terlalu sering mengusap kulit si bayi dengan tisu basah, benteng alami pada lapisan kulit teratasnya bisa rusak. Oleh karena itu, National Institute for Clinical Excellence (NICE) merekomendasikan penggunaan kapas dan air untuk membersihkan pantat dan alat kelamin bayi, utamanya bayi baru lahir.
 
Tapi, bukan berarti Anda tidak boleh menggunakan tisu basah, Moms. Anda tetap bisa menggunakannya bila tidak ada dampak buruk pada bayi yang timbul akibat penggunaan tisu basah. Bayi dengan bakat alergi (atopik) pun tetap bisa menggunakan tisu basah, namun sebaiknya dibatasi.

Mengutip The Bump, Anda juga bisa mencari alternatif dengan menggunakan tisu basah yang tidak mengandung sodium lauryl sulphate (SLS). Bahan itulah yang membuat tisu basah sedikit berbusa.

Jadi, jika bayi BAB di dalam rumah, Anda bisa membersihkan pantatnya menggunakan air dan kapas sesuai rekomendasi NICE. Namun, jika sedang bepergian, tak ada salahnya menggunakan tisu basah untuk membersihkan pantat ataupun kulit bayi lainnya. Hanya saja, perhatikan hal-hal di atas ya, Moms.

*Sumber: kumparan.com

Tag : pendidikan, kesehatan, anak

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Wednesday, 07 August 2019 15:00

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten Sebanyak 29 wartawan telah bekerja keras melewati Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan ke-27 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur, yang bekerjasama dengan SKK Migas dan KKKS. Selama dua hari 6-7...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Tuesday, 13 August 2019 08:00

    Teladani Auliya, Jemaah Tahli Ziarah dan Wisata Religi

    Teladani  Auliya, Jemaah Tahli Ziarah dan Wisata Religi Demi memperkuat spiritual keagamaan dan meneladani perjuangan para waliyullah, sekaligus menyambut Kemerdekaan RI-47, jemaah tahlil Dukuh Ngantulan, RT.19/RW.03, Desa Bulu, Kecamatan Balen, mengadakan ziarah ke makam auliya. Selain itu dalam...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat