21:00 . Jelang Liga 3 Jawa Timur, Persibo 60 Persen Sudah Siap   |   20:00 . Gandeng Disbudpar Tim PHP2D UKM Pramuka Unair Wujudkan Desa Mandiri   |   19:00 . Warga Nekat Konsumsi Ikan Mati Akibat Limbah   |   18:00 . Desa Pejambon Pernah Dibuat Tempat Persembunyian Prajurit Majapahit   |   17:00 . Unugiri Gelar Semarak Kemeriahan Sambut Hari Santri Nasional 2021   |   16:00 . Pembukaan Konferwil IPNU Dan IPPNU, Bupati Ajak Pelajar Tingkatkan IPM   |   14:00 . PWNU Jatim Buka Acara Konferwil PW IPNU di Ponpes Attanwir   |   13:00 . Perpaduan Tradisi dan Dakwah Islam, Nyadran Masih Dirawat di Era Modern   |   12:00 . Dukung Mahasiswa Berwirausaha, UNU Sunan Giri Gelontorkan Dana   |   11:00 . Inilah Nama Pejabat yang Dilantik Bupati Bojonegoro   |   10:00 . Bupati Lantik 42 Pejabat Pemkab Bojonegoro   |   09:00 . Dibuka Hari ini, Berikut Rangkaian Acara Konferwil PW IPNU Jatim   |   08:00 . Selamat Datang Romo Yai dan Gus Menteri   |   07:30 . Peserta Mulai Datang, Terapkan Prokes Ketat   |   07:00 . Catat! 5 Fakta Penting Soal MPASI yang Wajib Diketahui Orangtua   |  
Fri, 24 September 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Lebih Baik Mana, Membersihkan Pantat Bayi dengan Air atau Tisu Basah?

blokbojonegoro.com | Tuesday, 13 August 2019 07:00

Lebih Baik Mana, Membersihkan Pantat Bayi dengan Air atau Tisu Basah?

Reporter: -

blokBojonegoro.com - Sebagai ibu baru, Anda mungkin bingung bagaimana cara yang tepat membersihkan pantat atau kelamin bayi setelah buang air. Sebagian ibu memilih untuk menggunakan air dan kapas, sementara sebagian lain lebih suka menggunakan tisu basah. Sebenarnya, manakah yang lebih baik?

Sebetulnya, keduanya boleh saja digunakan. Meski begitu, sebuah riset yang dipublikasikan di Journal of Allergy and Clinical Immunology pada 2018 mengungkap kalau untuk sebagian bayi, tisu basah bisa berdampak pada kulitnya. Penelitian itu dipimpin Joan Cook-Mills, seorang profesor alergi dan imunologi di Northwestern University Feinberg School of Medicine, Amerika Serikat.

Cook-Mills menjelaskan, terdapat substansi sabun pada tisu basah yang bisa mengganggu perlindungan lapisan kulit teratas bayi. Terutama bila Anda terlalu sering mengusap kulit si bayi dengan tisu basah, benteng alami pada lapisan kulit teratasnya bisa rusak. Oleh karena itu, National Institute for Clinical Excellence (NICE) merekomendasikan penggunaan kapas dan air untuk membersihkan pantat dan alat kelamin bayi, utamanya bayi baru lahir.
 
Tapi, bukan berarti Anda tidak boleh menggunakan tisu basah, Moms. Anda tetap bisa menggunakannya bila tidak ada dampak buruk pada bayi yang timbul akibat penggunaan tisu basah. Bayi dengan bakat alergi (atopik) pun tetap bisa menggunakan tisu basah, namun sebaiknya dibatasi.

Mengutip The Bump, Anda juga bisa mencari alternatif dengan menggunakan tisu basah yang tidak mengandung sodium lauryl sulphate (SLS). Bahan itulah yang membuat tisu basah sedikit berbusa.

Jadi, jika bayi BAB di dalam rumah, Anda bisa membersihkan pantatnya menggunakan air dan kapas sesuai rekomendasi NICE. Namun, jika sedang bepergian, tak ada salahnya menggunakan tisu basah untuk membersihkan pantat ataupun kulit bayi lainnya. Hanya saja, perhatikan hal-hal di atas ya, Moms.

*Sumber: kumparan.com

Tag : pendidikan, kesehatan, anak



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Monday, 02 August 2021 08:00

    BMG Buka Lowongan Wartawan bB

    BMG Buka Lowongan Wartawan bB Perkembangan blokMedia Group (blokBojonegoro media dan blokTuban media) semakin pesat dengan pembaca yang terus meningkat untuk wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Hal itu membuat manajemen melakukan pembenahan, termasuk menambah jumlah reporter...

    read more