02:00 . Lewat Jembatan, Kepala Truk Terpisah   |   01:30 . Rela Menunggu Demi Lihat Truk Lewat   |   01:00 . Unik, Lintasi Jembatan Kendaraan Tanpa Kepala   |   00:30 . Tunggu Alat Berat JTB Lewat, Warga Antre di Pinggir Jalan   |   00:00 . Tanpa Kepala, Alat Berat Lintasi Jembatan   |   23:30 . Pantau Lintasan Jembatan di Komputer   |   23:00 . Start Pukul 22.00 WIB, Jalanan Macet   |   22:00 . Detik-detik Menegangkan Ibu Muda Melahirkan di Hutan   |   21:00 . Lho...! Truk Parkir Pembawa Rejeki   |   20:00 . Penuh Sesak 'Wisata Dadakan' Alat Jumbo Parkir   |   19:00 . Novel Pulang ke Desa Diapresiasi Menteri PDTT   |   18:30 . Dishub : Tak Ada Pengamanan Saat Absorber Melintas di Kota Bojonegoro   |   18:00 . Pedagang dan Mainan Merihkan 'Wisata' Alat Berat   |   17:00 . Wisata Dadakan, Ribuan Warga Lihat Alat Berat   |   16:30 . Berjubel Hanya Ingin Lihat Alat Berat Parkir   |  
Sat, 07 December 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 14 August 2019 07:00

Cara Bijak Mengalihkan Perhatian Anak dari Gawai

Cara Bijak Mengalihkan Perhatian Anak dari Gawai

Reporter: -

blokBojonegoro.com - Terlalu sering bermain gawai bisa mengganggu tumbuh kembang anak. Pasalnya, anak jadi malas beraktivitas, belajar, lalu kecanduan bermain gawai.

Psikolog anak dan keluarga Anna Surti Ariani mengatakan bahwa gawai sebenarnya bukannya tidak boleh sama sekali untuk anak. Hanya saja, orang tua perlu mengikuti koridor agar tumbuh kembang anak tidak terganggu. Anak usia 1,5 tahun, misalnya, harus dijauhkan dari gawai.

“Anak di bawah 1,5 tahun, orang tua perlu menstimulasi inderanya,” kata Nina, panggilan Anna Surti, beberapa waktu lalu.

Nina menyebut anak berusia di atas enam tahun umumnya diperbolehkan berinteraksi dengan gawai lebih lama dibandingkan dengan anak berusia di bawahnya. Namun, penggunaan gawai tetap harus di bawah pengawasan orang tua.

Lalu bagaimana mengalihkan perhatian anak dari gawai? Orang tua bisa mengajak anak melakukan aktivitas asyik. “Bukan sekadar menyuruh, ajak anak bermain bersama. Kalau ada interaksi menyenangkan yang menunjukkan kegiatan nongadget seru sekali maka anak akan cenderung menyukai kegiatan nongadget. Ini juga melatih kita untuk mengurangi kecanduan gadget,” kata dia.

Nina mengatakan gawai juga sebenarnya bisa digunakan untuk menstimulasi anak, asal penggunaannya tepat. Ia mencontohkan, orang tua bisa memutar musik dari gawai lalu mengajak anak joget.

Orang tua juga dapat menggunakan aplikasi aktivitas anak, atau melatih perhatian anak dengan kamera ponsel. Misalnya menggunakan kamera untuk memotret bunga, lalu di-zoom dan terlihat ternyata bunga itu tidak hanya berwarna merah, tapi juga ada warna lain di benang sari, putik, dan lain-lain. “Menggunakan gadget tidak semua jadi kacau kalau dimanfaatkan dengan bijaksana,” ujar dia.  [ito]


Sumber: https://www.cantika.com/read/1234825/
cara-bijak-mengalihkan-perhatian-anak-dari-gawai

Tag : tips, lepas, gawai, hp, anak, gadged


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat