22:00 . Rider Cilik Ikut Roadrace   |   21:00 . Dibuka untuk Umum, Sinau Nge-MC Bareng Disosialisasikan di CFD   |   20:00 . Pedagang dan Peternak Asal Sengon ini Jual Kambing Hingga ke Ibu Kota   |   19:00 . Festival Geopark 2 Teksas Wonocolo 2019, Galakkan Promosi Wisata Bojonegoro   |   18:00 . Meriah Event Road Race Bojonegoro 2019   |   17:00 . Bengawan Solo Menghijau Penuh Eceng Gondok   |   16:00 . Agrowisata Belimbing Olah Belimbing Menjadi Kuliner Unik   |   15:00 . Petani Ngulanan Dander Panen Raya, Harga Gabah Tinggi   |   14:00 . Sejumlah Fasilitas Baru Dibangun Perlancar Lalu Lintas di Bojonegoro   |   13:00 . 31 Jembatan Jadi Tantangan Moving Alat Jumbo JTB   |   12:00 . Dishub Pasang Paku Marka di Jalan Protokol Bojonegoro   |   11:00 . Satu Alat Sampai Lokasi JTB, Masih ada 5 Lagi, Ini Jadwalnya   |   10:00 . Alat JTB Kedua Sampai di Jembatan Timbang Baureno   |   09:00 . Sempat Bikin Heboh, Alat Berat JTB Sampai Lokasi   |   08:00 . Desa Bondol Punya Sentra Produk Kayu Jati   |  
Mon, 09 December 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 14 August 2019 16:00

Kemarau, Sumur Bor ini untuk Mengairi Sawah Hingga Dua Desa

Kemarau, Sumur Bor ini untuk Mengairi Sawah Hingga Dua Desa

Kontributor: A'imatun Khasanah

blokBojonegoro.com - Sudah berbulan-bulan hujan tidak mengguyur wilayah Kabupaten Bojonegoro, sehingga membuat beberapa kecamatan mulai kesulitan air. Salah satunya di Desa Mlinjeng, Kecamatan Sumberrejo.

Pantauan blokBojonegoro.com di lokasi persawahan di Desa Mlinjeng, tampak petani tetap bertani walau kesulitan mendapatkan pasokan air. Untuk mendapatkan air, beberapa petani harus membuat sumur untuk menyirami tanamannya.

Salah satunya, Wasis yang memiliki sumur bor dengan pipa ukuran 2,5 dim yang bisa dipompa dengan mesin pompa air kecil yang biasa di sebut 'Desel Etek' oleh masyarakat sekitar.

"Biasanya memompa hampir tiap hari, ini kebetulan kemarin sudah, rencananya besok lagi ini," ujarnya.

Ia menjelaskan selain mengairi sawahnya sendiri, sumur bor yang dipompa tersebut juga bisa mengairi sawah petani sekitar, saat musim kemarau maupun musim penghujan.

"Tidak hanya satu desa ini, bahkan sampai desa sebelah juga air nya dari sini, bisa dibilang mengairi dua desa," terangnya kepada blokBjonegoro.com.

Ia juga mengatakan, banyak juga petani sekitar yang membuat sumur bor di sawahnya masing-masing namun hanya cukup untuk mengairi sawahnya sendiri sebab sumber air di setiap lokasi memang berbeda, itu sebabnya ia diminta tolong untuk mengairi sawah warga lain yang ada di sekitar bahkan hingga luar desa.

"Kalau di sawah orang, per 1 jam mengairi, tarifnya Rp20.000, seperti air dari sungai, sebab aliran airnya juga tidak kalah dari aliran dari air sungai yang dipompa," pungkas petani tersebut. [aim/ito]

Tag : Sumur, bor, mlinjeng, sumberrejo


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat