16:00 . Dinas Perdagangan Wacanakan Pembuatan Kartu Penerima Elpiji Bersubsidi   |   15:00 . Kurangi Risiko Longsor, Kodim Dan Pemkab Tanam Rumput Vetiver   |   12:00 . Harga Bawang Putih Merangkak Naik, Cabai Berangsur Turun   |   11:00 . Sumur KWG-PWA1 Ditargetkan Produksi 150 Barrel Minyak Per Hari   |   10:00 . Pertamina EP Syukuran Tajak Sumur KWG PWA-1 di Trembes   |   09:00 . Intip Cerita Pemuda Bojonegoro Buat Sepeda Listrik   |   08:00 . Pertamina Group Jadi Mitra Terbaik PWI Tuban   |   07:00 . Anak Balita Tidak Mau Tidur Siang, Orang Tua Harus Bagaimana?   |   17:00 . TNI Bojonegoro Bekali Siswa SMKN Kasiman Kedisiplinan dan Wasbang   |   15:00 . Mengasyikan Anak-Anak TK Ini Bermain Sambil Belajar Budidaya Ikan   |   14:00 . Kemenag Ajukan Pembuatan Visa Jemaah Haji ke Surabaya   |   13:00 . Begini Tanggapan Warga Terkait Sensus Penduduk Online 2020   |   12:00 . Ada 10 Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan di Bojonegoro   |   11:00 . Dishub Targetkan Rp31 Miliar dari Parkir Berlangganan 2020   |   10:00 . 501 Pendekar Se-Jawa Timur Ikuti Kejuaraan Rektor Unigoro   |  
Thu, 27 February 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 16 August 2019 22:00

Cegah Stunting, Kader Posyandu Ikuti Pertemuan Peningkatan Pelayanan

Cegah Stunting, Kader Posyandu Ikuti Pertemuan Peningkatan Pelayanan

Reporter: Muhammad Arifin

blokBojonegoro.com - Kader Posyandu di Desa Pungpungan dan Ngujo, Kecamatan Kalitidu mengikuti pertemuan multi stakeholder dalam rangka pelaksanaan Program Peningkatan Kapasitas Layanan Posyandu, Jumat (16/7/2019).

Bertempat di Balai Desa Pungpungan, Kalitidu pertemuan tersebut di laksanakan oleh LPM Indonesia bekerja sama dengan ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) sebagai upaya pencegahan terjadinya stunting pada Balita, mengingat program stunting juga merupakan program prioritas nasional.

Hadir dalam pertemuan ini, perwakilan PKK, Humas EMCL, Kepala Puskesmas Kalitidu, Camat Kalitidu, Dinas Kesehatan,  Plt. Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Bojonegoro serta 9 perwakilan dari kelompok kader posyandu dampingan.

"Ini sebagai evaluasi dan acuan tidak lanjut program penguatan pelayanan posyandu kedepannya" kata penanggungjawab program, Fathur Rahman.

Rahman menambahkan, dari pendampingan yang telah dilaksanakan dapat diketahui hasilnya yaitu adanya peningkatan kesadaran dan pelayanan. Kader posyandu dapat memberikan penyuluhan atau promosi kesehatan yang pada awalnya mereka tidak bisa.

"Selain itu, posyandu juga memiliki status kelembagaan yang jelas, mendapatkan SK dan dapat meningkat strata posyandunya menjadi Purnama," ujarnya.

Imam Wahyudi perwakilan dari Dinas Kesehatan Bojonegoro menyampaikan, bahwa posyandu agar di buat konsep pelayanan semenarik mungkin, agar pelaksanaannya dinanti oleh Balita. Sebab, Posyandu merupakan salah satu ujung tombak dalam pengawasan dan pencegahan stunting.

"Kami bersyukur Posyandu dampingan mendapatkan strata purnama, berarti sudah siap apabila diintegrasikan dengan program lainnya," tutur Pak Imam, sapaan akrabnya.

Sejalan dengan hal tersebut Plt. DPMD Bojonegoro Djuwana Purwianto turut menjelaskan bahwa status kelembagaan posyandu di Bojonegoro ini legal, artinya berhak mendapatkan hak alokasi dana desa agar berjalannya dapat maksimal.

"Desa berhak memberikan alokasi dana, namun harus melalui pengusulan dan disepakati pada forum Musrembang Desa," jelasnya. [fin/lis] 

 

Tag : stunting, posyandu


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat