16:00 . Dinas Perdagangan Wacanakan Pembuatan Kartu Penerima Elpiji Bersubsidi   |   15:00 . Kurangi Risiko Longsor, Kodim Dan Pemkab Tanam Rumput Vetiver   |   12:00 . Harga Bawang Putih Merangkak Naik, Cabai Berangsur Turun   |   11:00 . Sumur KWG-PWA1 Ditargetkan Produksi 150 Barrel Minyak Per Hari   |   10:00 . Pertamina EP Syukuran Tajak Sumur KWG PWA-1 di Trembes   |   09:00 . Intip Cerita Pemuda Bojonegoro Buat Sepeda Listrik   |   08:00 . Pertamina Group Jadi Mitra Terbaik PWI Tuban   |   07:00 . Anak Balita Tidak Mau Tidur Siang, Orang Tua Harus Bagaimana?   |   17:00 . TNI Bojonegoro Bekali Siswa SMKN Kasiman Kedisiplinan dan Wasbang   |   15:00 . Mengasyikan Anak-Anak TK Ini Bermain Sambil Belajar Budidaya Ikan   |   14:00 . Kemenag Ajukan Pembuatan Visa Jemaah Haji ke Surabaya   |   13:00 . Begini Tanggapan Warga Terkait Sensus Penduduk Online 2020   |   12:00 . Ada 10 Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan di Bojonegoro   |   11:00 . Dishub Targetkan Rp31 Miliar dari Parkir Berlangganan 2020   |   10:00 . 501 Pendekar Se-Jawa Timur Ikuti Kejuaraan Rektor Unigoro   |  
Thu, 27 February 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 16 August 2019 16:00

Masa Perbaikan, Warga Keluhkan Jalan Berdebu

Masa Perbaikan, Warga Keluhkan Jalan Berdebu

Kontributor: A'imatun Khasanah

blokBojonegoro.com - Jalan Poros Utama Kecamatan (PUK) Desa Pohwates Kecamatan Kepohbaru arah Kedungadem dalam proses  perbaikan, namun musim kemarau nampak tidak bersahabat, pasalnya pembangunan jalan yang masih rata dengan koral menjadi pemicu debu.

Akibat debu yang menyelimuti sepanjang jalan Desa Wirosobo hingga Desa Linggo Kecamatan Sumberrejo tersebut, tidak sedikit orang mengambil jalan dalam dan menghindari jalan utama tersebut yang masih dalam proses perbaikan.

Seperti halnya yang dilakukan warga Desa Balongdowo Kecamatan Kepohbaru, Sunjani yang lebih memilih untuk memutar.

"Karena jalan berdebu, saya beberapa kali lewat sini lebih pilih jalan dalam, lewat linggo ke barat dan lewat Desa Wotan," ungkapnya.

Pengguna jalan lain, Uswatun juga mengeluhkan hal yang sama, ia mengaku sebab debu tersebut pernafasan dan pengelihatanya sedikit terganggu. Meskipun begitu ia tetap melewati jalan tersebut, sebab menurutnya ini merupakan rute tercepat.

"Kalau berdebu ya maklum soalnya lagi musim kemarau, semoga saja pembangunanya cepat selesai," ucapnya saat diwawancarai blokBojonegoro.com.

Selain debu, perempuan 27 tahun ini juga mengaku harus berhati-hati saat melalui jalan tersebut agar tidak tejatuh.

"Jadi saya naik motor pelan-pelan, selain takut jatuh juga menghindari debu yang berhambur dari kendaraan yang ada di depan saya," pungkasnya. [aim/mu]

Tag : jalan berdebu, perbaikan jalan


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat