16:00 . Bangun Sinergitas Babinsa Ngambon Bantu Warga Atasi Longsor   |   15:00 . Pengenalan Keselamatan Berlalu Lintas, Begini Cerita Tino Voigt   |   14:00 . Sukarelawan EMCL Kerjabakti di Desa Ngraho   |   13:00 . Kunjungi Omah Jamur di Ngraho, Icipi Olahan Jamur Tiram   |   12:00 . Keren...!!! Belajar dari Internet, Pemuda Bojonegoro Berhasil Buat Sepeda Listrik   |   11:00 . Tanah Bantaran Bengawan Solo di Bawah Jembatan Kaliketek Longsor   |   10:00 . Aksi Program Relawan ExxonMobil di Desa Ngraho   |   09:00 . 1 April 2020, Parkir Berlangganan Mulai Diterapkan   |   08:00 . Musim Panen, Jasa Perontok Jagung Kebanjiran Sewa   |   07:00 . 4 Stereotip Wanita Karier yang Harus Diubah   |   19:00 . Bisnis Sosial Raup Keuntungan Sekaligus Bantu Sesama   |   18:00 . Produksi Jagung di Bojonegoro Selalu Lebihi Target   |   17:00 . Mendagri Tito: Budaya Amplop Harus Hilang dari Pelayanan Publik Pemerintah   |   16:00 . Bulog Belum Lakukan Penyerapan Komoditi Jagung, Begini Penjelasannya...   |   15:00 . Petani Masyarakat Samin Panen Raya Bareng Gubernur Jatim   |  
Wed, 26 February 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Saturday, 17 August 2019 17:00

#BeritaFoto

Totalitas Tari Thengul dan Gemuruh Penonton

Totalitas Tari Thengul dan Gemuruh Penonton

Sumber Foto: Sekretariat Presiden

Totalitas 246 lebih penari Thengul asal Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur saat tampil sebelum upacara penurunan bendera Negara Sang Merah Putih, 17 Agustus 2019, benar-benar diapresiasi oleh para penonton. Saat pembawa acara menyebut Thengul saat pembukaan maupun di akhir tari, gemuruh penonton langsung terasa dan tampak dari tepuk tangan meriah.

Tag : thengul, tari, istana, bojonegoro, HUT RI


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat