19:00 . Orang Sembuh dari Covid-19 Terus Bertambah, Hari ini ada 1 Orang   |   18:00 . Petani Desa Sumengko Pilih Tanam Semangka, ini Alasannya...   |   17:00 . 15 Menit Lagu Jadi Langsung Record, Video Clip Ambil Konten Lokal   |   16:00 . Siap-siap New Normal, Pondok Pesantren Disterilkan   |   15:00 . Jaga Kebugaran Fisik Atel Latihan Online   |   14:00 . Akhir Pekan, Harga Buyback Emas Merosot Rp16.000   |   13:00 . Disdik Himbau Sekolah Tak Adakan Perpisahan   |   12:00 . 3 Reaktif Rapid Test Pasar Kedungadem, Sugihwaras dan Ngraho   |   11:00 . Bupati Ana Pantau Langsung Rapid Test di Pasar   |   10:00 . Lagi, Pedagang 3 Pasar Tradisonal di Rapid Test   |   09:00 . Mantabkan Ketahanan Pangan, Kodim Bojonegoro Tanam Padi Perdana di lahan Demplot   |   08:00 . Ular Sanca Besar Hebohkan Warga   |   07:00 . Tips buat yang Mulai Tertarik Berkebun di Rumah demi Ketahanan Pangan   |   21:00 . New Normal untuk Pesantren, Begini Kata Wagub Emil   |   20:00 . Merekatkan Persatuan Bangsa, Polisi Kawal Kampung Siaga   |  
Sun, 07 June 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Sunday, 18 August 2019 13:00

Buruh Kupas Ketela, Pekerjaan Sampingan Menambah Pundi Rupiah

Buruh Kupas Ketela, Pekerjaan Sampingan Menambah Pundi Rupiah

Reporter: M Safuan

blokBojonegoro.com - Musim kemarau kali ini dimanfaatkan warga Desa Bendo, Kecamatan Kapas mengisi kesibukannya dengan menjadi buruh kupas ketela. Hal itu dilakukan warga desa setempat untuk bisa mengais pundi rupiah sebagai tambahan memenuhi kebutuhan sehari-hari.

"Mumpung ada buruh kupas ketela, jadi saya ikut buruh," kata Warni salah satu buruh.

Lanjut Warni meski hasil yang diperoleh buruh kupas ketela tidak seberapa, namun ia dan warga lainnya cukup terbantu, pasalnya, masih dapat tambahan uang meski hanya mengupas kulit ketela.

"Sekuintal buruh kupas kulit ketela dapat upah Rp17.000," ucap Warni kepada blokBojonegoro.com.

Hasil panen ketela ini didatangkan dari wilayah Kecamatan Kedungadem, jenis ketela Daplang yang khusus dibuat tepung tapioka.

"Ketela pohon daplang ini, kalau dimakan agak pahit rasanya, namun ketela ini khusus dibuat untuk tepung," cakap Jasman, salah satu pengepul.

Masih kata Jasman, nantinya, usai dikupas, ketela tersebut dipotong kecil-kecil menggunakan mesin, kemudian dijemur usai kering ketela tersebut dikirim keperusahaan yang ada daerah luar Kabupaten Bojonegoro.

Seperti diketahui, lahan pertanian didaerah Bojonegoro pada musim kemarau ini banyak yang kekeringan dan banyak yang bero, dengan kondisi seperti itu, banyak warga pekerja buruh saat musim kemarau tidak bisa bekerja.[saf/lis]

Tag : warga, bendo, pekerjaan


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat