13:00 . Begini Tanggapan Warga Terkait Sensus Penduduk Online 2020   |   12:00 . Ada 10 Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan di Bojonegoro   |   11:00 . Dishub Targetkan Rp31 Miliar dari Parkir Berlangganan 2020   |   10:00 . 501 Pendekar Se-Jawa Timur Ikuti Kejuaraan Rektor Unigoro   |   09:00 . Lulus Passing Grade Tak Menjamin Lolos ke SKB   |   08:00 . Panen Hingga Cicipi Olahan Sate Jamur Petani Binaan ExxonMobil   |   07:00 . Anak Pilek, Bolehkah Minum Es?   |   18:00 . Tanah Bantaran Bengawan Solo di Bawah Jembatan Kaliketek Tergerus   |   17:00 . Aksi Bareng Relawan ExxonMobil   |   16:00 . Bangun Sinergitas Babinsa Ngambon Bantu Warga Atasi Longsor   |   15:00 . Pengenalan Keselamatan Berlalu Lintas, Begini Cerita Tino Voigt   |   14:00 . Sukarelawan EMCL Kerjabakti di Desa Ngraho   |   13:00 . Kunjungi Omah Jamur di Ngraho, Icipi Olahan Jamur Tiram   |   12:00 . Keren...!!! Belajar dari Internet, Pemuda Bojonegoro Berhasil Buat Sepeda Listrik   |   11:00 . Tanah Bantaran Bengawan Solo di Bawah Jembatan Kaliketek Longsor   |  
Wed, 26 February 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Sunday, 18 August 2019 13:00

Buruh Kupas Ketela, Pekerjaan Sampingan Menambah Pundi Rupiah

Buruh Kupas Ketela, Pekerjaan Sampingan Menambah Pundi Rupiah

Reporter: M Safuan

blokBojonegoro.com - Musim kemarau kali ini dimanfaatkan warga Desa Bendo, Kecamatan Kapas mengisi kesibukannya dengan menjadi buruh kupas ketela. Hal itu dilakukan warga desa setempat untuk bisa mengais pundi rupiah sebagai tambahan memenuhi kebutuhan sehari-hari.

"Mumpung ada buruh kupas ketela, jadi saya ikut buruh," kata Warni salah satu buruh.

Lanjut Warni meski hasil yang diperoleh buruh kupas ketela tidak seberapa, namun ia dan warga lainnya cukup terbantu, pasalnya, masih dapat tambahan uang meski hanya mengupas kulit ketela.

"Sekuintal buruh kupas kulit ketela dapat upah Rp17.000," ucap Warni kepada blokBojonegoro.com.

Hasil panen ketela ini didatangkan dari wilayah Kecamatan Kedungadem, jenis ketela Daplang yang khusus dibuat tepung tapioka.

"Ketela pohon daplang ini, kalau dimakan agak pahit rasanya, namun ketela ini khusus dibuat untuk tepung," cakap Jasman, salah satu pengepul.

Masih kata Jasman, nantinya, usai dikupas, ketela tersebut dipotong kecil-kecil menggunakan mesin, kemudian dijemur usai kering ketela tersebut dikirim keperusahaan yang ada daerah luar Kabupaten Bojonegoro.

Seperti diketahui, lahan pertanian didaerah Bojonegoro pada musim kemarau ini banyak yang kekeringan dan banyak yang bero, dengan kondisi seperti itu, banyak warga pekerja buruh saat musim kemarau tidak bisa bekerja.[saf/lis]

Tag : warga, bendo, pekerjaan


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat