08:00 . Persibo Bojonegoro Tunggu Kabar Baik dari Asprov PSSI   |   07:00 . Haruskah Berolahraga Saat Sedang Menstruasi?   |   23:30 . 28 Warga Dapat Penghargaan, 3 Kecamatan Ini Pemenang Gunungan Terbaik   |   23:00 . Kembang Api Malam Puncak Hari Jadi Bojonegoro   |   22:00 . Merinding, Suporter Bernyanyi Pasca Tandang Persibo Vs PSG   |   21:30 . Meriah,Malam Grebek Berkah di Alun-alun Bojonegoro   |   21:00 . Tumpah Ruah di Grebek Berkah   |   20:30 . Parkir Dadakan di Jalan Kota   |   20:00 . Penuh Sesak di Alun-alun   |   19:00 . Car Free Night (CFN) di Seputar Alun-alun   |   18:00 . Tahan Imbang PSG 1-1, Persibo Kokoh di Puncak Klasemen   |   17:30 . Ritual Tari Waranggono   |   17:00 . 45 Pelari Arak Api Abadi Menuju Pendopo Bojonegoro   |   16:30 . Prosesi Pengambilan Api Abadi   |   16:00 . Begini Prosesi Pengambilan Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro   |  
Sun, 20 October 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 19 August 2019 07:00

3 Cara Atasi Anak yang Tidak Suka Makan Sayur dan Buah

3 Cara Atasi Anak yang Tidak Suka Makan Sayur dan Buah

Reporter: -

blokBojonegoro.com - Salah satu gizi yang dibutuhkan untuk tumbuh kembang anak didapatkan dari sayur dan buah. Sayang, membiasakan anak untuk menyantap makanan sehat tersebut bukan tanpa halangan. Saat ini, beragam pilihan camilan dan santapan kemasan begitu mudah dijumpai – bahkan dipasarkan secara jitu untuk menyasar kalangan anak. Tak mengejutkan bila konsumsi sayur dan buah mereka pun kerap terabaikan.

Sejalan dengan kampanye ‘Eat Like A Pro’, Beko, Europe’s number 1 freestanding home appliances brand, mengajak orang tua untuk semakin memperhatikan asupan sehat bagi anak. Salah satunya dengan mempersiapkan camilan kaya gizi guna mendukung aktivitas harian dan pertumbuhan anak.

Country General Manager Beko Indonesia Ali Cagri Gonculer mengingatkan World Health Organization (WHO) menganjurkan jumlah konsumsi sayur dan buah pada anak sebanyak 5 porsi atau sekitar 400 gram setiap hari hari. Sayangnya, berdasarkan survei global Beko, hanya 1 dari 5 anak yang mengetahui jumlah porsi harian sayur dan buah yang direkomendasikan tersebut . Di Asia, rasionya jauh lebih buruk. Sementara di Indonesia, Riskesdas 2018 menyebut baru 5 persen masyarakat Indonesia mengonsumsi sayur dan buah secara mencukupi.

"Padahal, manfaat konsumsi sayur dan buah sesuai anjuran tak bisa dipungkiri lagi. Dari menjaga kondisi tubuh, melancarkan pencernaan, hingga mencegah risiko berbagai Penyakit Tidak Menular, serta kondisi obesitas pada anak," kata Ali Cagri Gonculer dala keterangan pers yang diterima Tempo pada 1 Agustus 2019.

Masih banyak anak-anak yang enggan atau sama sekali menolak, menyantap sayur dan buah. Mereka menjadi ‘pemilih makanan’ dan hanya mau memakan yang disukai. Padahal, anak-anak membutuhkan beragam jenis sayur dan buah setiap hari guna menunjang kebutuhan tubuh dan aktivitas hariannya. Kebiasaan sedari dini menjadi faktor kunci yang berpengaruh kuat pada gemar dan tidak anak untuk menyantap sayur dan buah. Karenanya, memperkenalkan berbagai jenis buah atau sayur sebaiknya dilakukan sejak masa MPASI (Makanan Pendamping Air Susu Ibu) atau usia 6-12 bulan.

Dengan demikian, pada usia berikutnya, anak lebih terbiasa dengan aroma dan cita rasa sayur dan buah sehingga bisa menggemarinya. Di sinilah peran orang tua semakin krusial. Tak hanya pemahaman dan ketelatenan, namun cara cerdik juga diperlukan untuk mengubah si ‘pemilih makanan’ menjadi ‘pencinta sayur dan buah’.

Chef ternama, Steby Rafael yang juga ayah dari seorang putra, berbagi taktik membuat anak menggemari sayur dan buah:

1. Potong buah segar (beraneka warna dan jenis) menjadi beberapa potongan kecil agar anak mudah untuk memakannya. Sajikan dengan kombinasi warna yang menarik dan sajikan dalam kondisi sejuk (masukkan ke dalam lemari es selama 20 menit sebelum disajikan).

2. Sajikan smoothies bowl dengan pugasan potongan buah segar yang ditata memikat – seperti meniru karakter kartun atau tampilan bunga, agar anak anak tertarik dan tergoda untuk menyantapnya.

3. Untuk memudahkan anak dalam mengonsumsi, smoothies dengan tekstur yang halus bisa menjadi alternatif. Mengombinasikan jenis buah dan sayur yang manis dan sedikit asam, serta memiliki warna-warna yang kontras bisa menciptakan daya tarik tersendiri bagi anak.

Vacuum Blender dari Beko mampu mencegah proses oksidasi, sehingga kandungan nutrisi sayur dan buah tetap tejaga. Ali mengatakan dengan dukungan peralatan rumah tangga berteknologi terdepan, serta keteguhan komitmen orang tua dalam membiasakan dan menyiapkan makanan sehat, timnya berharap kesadaran anak-anak untuk secara rutin mengonsumsi sayur dan buah semakin meningkat.

"Kami percaya, bermula dari pola makan yang sehat dan seimbang serta penerapan gaya hidup sehat, anak-anak Indonesia dapat meraih potensi terbaik dan meraih masa depan yang lebih cemerlang,” ucap Ali.

Sumber: https://www.cantika.com/read/1234328/3-cara-atasi-anak-yang-tidak-suka-makan-sayur-dan-buah

Tag : anak, makan, sayur

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 16 October 2019 09:00

    Petani Kedungadem Gotong Royong Melebarkan JUT

    Petani Kedungadem Gotong Royong Melebarkan JUT Untuk melancarkan mobilitas petani khususnya saat membawa benih, pupuk, dan hasil pertanian, Dinas Pertanian Bojonegoro membantu jalan usaha tani (JUT) kepada kelompok tani Tani Makmur I, Dukuh Mulung, Desa Ngrandu,...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat