14:00 . Akhir Pekan, Harga Buyback Emas Merosot Rp16.000   |   13:00 . Disdik Himbau Sekolah Tak Adakan Perpisahan   |   12:00 . 3 Reaktif Rapid Test Pasar Kedungadem, Sugihwaras dan Ngraho   |   11:00 . Bupati Ana Pantau Langsung Rapid Test di Pasar   |   10:00 . Lagi, Pedagang 3 Pasar Tradisonal di Rapid Test   |   09:00 . Mantabkan Ketahanan Pangan, Kodim Bojonegoro Tanam Padi Perdana di lahan Demplot   |   08:00 . Ular Sanca Besar Hebohkan Warga   |   07:00 . Tips buat yang Mulai Tertarik Berkebun di Rumah demi Ketahanan Pangan   |   21:00 . New Normal untuk Pesantren, Begini Kata Wagub Emil   |   20:00 . Merekatkan Persatuan Bangsa, Polisi Kawal Kampung Siaga   |   19:45 . Wagub Jatim Halal Bi Halal dengan AMSI Jatim   |   19:30 . Tambahan 1 Orang Positif Covid-19 dari ODP   |   19:15 . Via Vidcon, Wagub Emil Halal Bi Halal dengan AMSI Jatim   |   19:00 . Mahasiswa ini Kuliah Sambil Berwirausaha Bisnis Camilan Kurma Selimut   |   18:00 . Ketua Fraksi PKB DPRD Jatim Apresiasi Penanganan Covid-19 di Bojonegoro   |  
Sat, 06 June 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Thursday, 22 August 2019 15:00

Biasa Tanam Palawija, Kemarau Kali Ini Petani Mayangkawis Beralih Tembakau

Biasa Tanam Palawija, Kemarau Kali Ini Petani Mayangkawis Beralih Tembakau

Kontributor: A'imatun Khasanah

blokBojonegoro.com - Akibat musim kemarau yang dirasa datang lebih awal, sejumlah petani di Desa Mayangkawis, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur beralih menanam tanaman tembakau.

Petani setempat, Sanusi mengatakan, biasanya petani Desa Mayangkawis saat setelah panen kedua atau yang sering di sebut 'panen walikan' sudah terbiasa menanam tanaman palawija seperti kedelai dan kacang hijau, dan baru kali ini mayoritas menanam tembakau.

"Karena tanahnya sudah keburu keras, saya pun baru kali ini menanam tembakau, bisa dibilang terpaksa menanam tembakau ikut-ikutan yang lain," bebernya kepada awak bB saat ditemui di sawah miliknya.

Petani lain Tamsir mengatakan, model penanamanya pun tidak sama sebab kurangnya pengairan yang digunakan untuk bercocok tanam.

"Di musim seperti ini menanam tembakau pun harus menggunakan perawatan ekstra," ujar laki-laki paruh baya yang kerap disapa Lek Sir itu. [aim/lis]

 

Tag : kemarau, petani


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat