17:00 . As Roda Belakang Mobil Dump Truk Patah, Lalu Lintas Tersendat   |   16:00 . IKIP PGRI Bojonegoro Lantik Organisasi Kemahasiswaan   |   15:00 . Punya Harga Jual Tinggi Dibalik Limbah Tanaman Kedelai   |   12:00 . Zakat Upaya Meningkatkan Ekonomi Rumah Tangga Sangat Miskin   |   11:00 . Sempat Viral di Medsos, Kakek Pengemis Diamankan Satpol PP   |   10:00 . Diantar Keluarga untuk Mengemis, Seorang Kakek dan Wanita Muda Ditangkap?   |   09:00 . Fuul: Kampus Ungu Bersholawat Bareng Gus Azmi   |   08:00 . Ditinggal Nonton Hiburan, Rumah di Ngasem Terbakar   |   07:00 . Waspada Bila Anak Tampak Begitu Lamban dan Mudah Jatuh   |   21:00 . Bus Baru Pemkab Bojonegoro Khusus untuk Pelayanan dan Sosial   |   20:00 . Live: Kampus Ungu Bersholawat Bersama Gus Azmi   |   19:00 . Kader Baureno Nahkodai PDPM Bojonegoro   |   18:00 . Diduga Kelelahan, Staf Perhutani Ditemukan Meninggal Dunia   |   17:00 . Bus Baru Pemkab, Bupati: Untuk Pelayanan dan Sosial   |   16:00 . Maba IAI Sunan Giri Antusias Ikuti Seminar Pembuatan Makalah   |  
Mon, 16 September 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Saturday, 24 August 2019 13:00

Kesenian Sandur, Tari Thengul dan Oklik Diwacanakan Masuk Ekstrakulikuler

Kesenian Sandur, Tari Thengul dan Oklik Diwacanakan Masuk Ekstrakulikuler

Kontributor : Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), mewacanakan bakal bekerja sama dengan Dinas Pendidikan untuk menghidupkan dan mempopulerkan kesenian khas Kabupaten Bojonegoro.

Nantinya, kesenian khas Bojonegoro akan masuk dalam kegiatan ekstra sekolah. Mengingat, saat ini seni tradisional ini semakin tergerus budaya asing.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bojonegoro, Amir Syahid, melalui Kabid Kebudayaan, Taufiq Abdurrohman, mengatakan saat ini generasi muda setingkat pelajar, sangat jarang menekuni kesenian asli Bojonegoro. Padahal, Kabupaten Bojonegoro tidak hanya terkenal dengan minyak dan kayu jatinya saja, melainkan dengan keseniannya juga.

"Kita mewacanakan tiga kesenian asal Bojonegoro, yaitu Sandur, Gari Thengul dan Oklik menjadi Ekstra wajib disekolah," ungkap pria yang akrab disapa Taufiq tersebut.

Taufiq mengungkapkan, kesenian asal Bojonegoro ini sebenarnya sudah diakui oleh nasional. Seharusnya, anak-anak muda melestarikan seni tradisi yang merupakan warisan dari nenek moyang ini. Namun, sangat sulit mencari generasi muda yang mencintai seni tradisinya.

Apalagi, sambung dia, sangat sedikit sekolah yang memiliki kegiatan ekstrakurikuler mengenai seni tradisi. Padahal, seni tradisi bisa kembali populer bila dikenalkan kepada generasi muda mengingat jumlah mereka sangat banyak sehingga bila dalam satu kelas ada 5 saja yang menyukai kesenian tersebut, pasti bibit-bibit muda ini akan banyak yang muncul di kemudian hari.

"Kita sudah wacanakan hal tersebut, tetapi kita harus menunggu tim Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD) yang sudah dibentuk untuk menggali informasi," jelasnya.

Rencananya tim PPKD yang mendapat SK langsung dari Bupati Bojonegoro ini bakal mencari dan menggali kebudayaan asli Bojonegoro. Sehingga, ke depannya jika informasi tersebut sudah ada tinggal dibukukan, lalu diajukan ke Bupati Bojonegoro untuk ditandatangi dan kemudian diajukan ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia.

"Kita menargetkan akhir tahun ini tim PPKD sudah mendapatkan informasinya, sehingga tahun depan terkait wacana memasukan kebudayaan asli Bojonegoro menjadi ekstrakulikuler wajib bisa dibahas lebih lanjut," imbuhnya kepada blokBojonegoro.com.

Dengan diterapkanya seni budaya kepada pelajar, diharapkan sejak dini mereka sudah mengenal budaya nenek moyangnya. Selain itu, mereka bisa melestarikan kearifan lokal yang ada. Bahkan seni tradisi ini bisa membentengi budaya luar yang masuk ke Bojonegoro.

"Seperti, budaya Korea, Amerika, dan Jepang yang saat ini sedang menjamur," tutupnya.[din/ito]

Tag : sandur, oklik, thengul

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Wednesday, 07 August 2019 15:00

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten Sebanyak 29 wartawan telah bekerja keras melewati Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan ke-27 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur, yang bekerjasama dengan SKK Migas dan KKKS. Selama dua hari 6-7...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 08 September 2019 15:00

    Semarak HUT, 17 Perlombaan Satukan Warga Semanding

    Semarak HUT, 17 Perlombaan Satukan Warga Semanding Peringatan HUT Republik Indonesia merupakan suatu kegiatan yang rutin dilaksanakan seluruh masyarakat Indonesia, sebagai bentuk rasa syukur atas kemerdekaan Republik Indonesia yang diperjuangkan oleh pahlawan terdahulu....

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat