07:00 . Prediksi Tren Kecantikan 2020 dari Kaki Sampai Kepala   |   06:00 . Lagi Tren, Ini Resep Donat Lumer Bomboloni   |   21:00 . DLH Bojonegoro Gelar Pembinaan Bank Sampah   |   20:00 . Salah Faham, Klarifikasi Kakek yang Diusir Karena Beda Pilihan Calon Kades   |   19:00 . Polemik Pengusiran Kakek Asal Kumpulrejo Hanya Salah Faham   |   18:30 . HUT, Bupati Bersama Pengurus PDIP Ziarohi Bung Karno   |   18:00 . Tingkatkan Minat Baca, Siswa SLB Kunjungi Perpusda   |   17:30 . Beda Pilihan Calon Kades, Kakek Diusir   |   17:00 . Musim Hujan, Disnakkan Minta Peternak Unggas Perlu Waspada 2 Penyakit ini   |   16:00 . BKPP: Status SN Masih Diberhentikan Sementara   |   15:00 . Tak Kunjung Turun, Harga Cabai Malah Melambung Hingga Rp72.000 per Kilogram   |   14:00 . Diduga Beda Pilihan Pilkades, Kakek 80 Tahun Diusir dari Rumah   |   13:00 . Talkshow: Cerita Inspiratif Founder Drone Emprit Asal Desa - Part 2   |   12:00 . Pemkab Bojonegoro Bakal Gelar Tes Simulasi CAT CPNS   |   11:00 . 3 Lowongan Kepala Dinas Masih Sepi Pendaftar   |  
Wed, 22 January 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Saturday, 24 August 2019 15:00

Tetap Imbau Jaga Kesehatan Meski Cuaca di Tanah Suci Cenderung Turun

Tetap Imbau Jaga Kesehatan Meski Cuaca di Tanah Suci Cenderung Turun

Reporter : M Safuan

blokBojonegoro.com - Usai melaksanakan rukun haji, kondisi suhu cuaca di Bojonegoro, cenderung turun, tidak seperti awal kedatangan jamaah haji ke tanah suci atau sebelum mengerjakan rukun haji yang suhu udaranya mencapai 48 derajat.

"Saat ini kondisi cuaca ditanah suci cenderung turun yakni 38 drajat," kata Kepala Kemenag Bojonegoro, M Syamsuri.

Meski turun, pria yang disapa Syamsuri tetap menghimbau agar jamaah haji tetap menjaga kesehatan, pasalnya cuaca di tanah suci cukup fluktuatif atau sulit diprediksi, sehingga perlu untuk terus memantau kesehatan dan untuk selalu rutin cek kesehatan dipos kesehatan yang ada di sana.

"Cuaca di Tanah Suci kadang panas dan kadang dingin mendadak, sehingga bila kekebalan tubuh jamaah tidak tahan akan rentan sakit," terang Pria asal Kabupaten Lamongan tersebut.

Imbauan untuk selalu menjaga dan cek kesehatan itu, dikarenakan Jamaah Haji asal Bojonegoro tersebut banyak kategori risiko tinggi (risti). Oleh karenanya, dengan kondisi cuaca yang fluktuatif dikhawatirkan bisa membuat kesehatan jemaah haji menurun.

Disinggung terkait satu jamaah yang dipulangkan lebih dulu? Syamsuri mengungkapkan masih dalam proses kepengurusan kepulangan, sembari menunggu kloter kosong dan jamaah tersebut juga masih mendapat perawatan dokter.

"Kondisinya terus dipantau, karena masih lemas dan bila sudah sehat bisa bisa langsung pulang dengan ikut kloter lain," beber Syamsuri kepada blokBojonegoro.com.

Saat ini, Jamaah Haji Bojonegoro, usai menyempurnakan seluruh ibadah dengan thawaf Ifadloh dan menjalankan ibadah sunnah lain, Namun sesuai jadwal awal bulan september mendatang, jamaah haji bakal mulai begeser menuju ke Madinah untuk melaksanakan shalat arbain atau shalat berjamaah 40 waktu berturut-turut di Masjid Nabawi Madinah.[saf/ito]

Tag : Haji, Bojonegoro


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat