17:00 . As Roda Belakang Mobil Dump Truk Patah, Lalu Lintas Tersendat   |   16:00 . IKIP PGRI Bojonegoro Lantik Organisasi Kemahasiswaan   |   15:00 . Punya Harga Jual Tinggi Dibalik Limbah Tanaman Kedelai   |   12:00 . Zakat Upaya Meningkatkan Ekonomi Rumah Tangga Sangat Miskin   |   11:00 . Sempat Viral di Medsos, Kakek Pengemis Diamankan Satpol PP   |   10:00 . Diantar Keluarga untuk Mengemis, Seorang Kakek dan Wanita Muda Ditangkap?   |   09:00 . Fuul: Kampus Ungu Bersholawat Bareng Gus Azmi   |   08:00 . Ditinggal Nonton Hiburan, Rumah di Ngasem Terbakar   |   07:00 . Waspada Bila Anak Tampak Begitu Lamban dan Mudah Jatuh   |   21:00 . Bus Baru Pemkab Bojonegoro Khusus untuk Pelayanan dan Sosial   |   20:00 . Live: Kampus Ungu Bersholawat Bersama Gus Azmi   |   19:00 . Kader Baureno Nahkodai PDPM Bojonegoro   |   18:00 . Diduga Kelelahan, Staf Perhutani Ditemukan Meninggal Dunia   |   17:00 . Bus Baru Pemkab, Bupati: Untuk Pelayanan dan Sosial   |   16:00 . Maba IAI Sunan Giri Antusias Ikuti Seminar Pembuatan Makalah   |  
Mon, 16 September 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Sunday, 25 August 2019 21:00

Karnaval Budaya Angkat Sejarah di Desa dan Kirab Pusaka

Karnaval Budaya Angkat Sejarah di Desa dan Kirab Pusaka

Reporter: Parto Sasmito

blokBojonegoro.com - Berbeda dengan pawai budaya pada umumnya, Desa Kalianyar, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro menyelenggarakan pawai budaya, dengan mengutamakan bahan dari sampah atau daur ulang. Menariknya, Dalam pawai ini, mengangkat tema sejarah maupun cerita rakyat yang ada di desa itu. Istimewanya, ada juga kirab pusaka nusantara asli peninggalan zaman kerajaan Majapahit.

Kepala Desa Kalianyar, Ibnu Ismail menjelaskan, even pawai budaya ini, memang dibuat istimewa. Tujuannya, untuk mengedukasi masyarakat, menggunakan berbahan sampah bisa menjadi berkah. Menggunakan barang bekas terbuang bisa menjadi uang.

"Untuk sejarah asli di Desa Kalianyar, belum banyak yang tahu. Sedangkan beberpa titik di desa ini, memiliki sejarah. Itu yang diangkat, agar generasi berikutnya tidak melupakan sejarah," kata Kades Ibnu.

Sedangkan kirab pusaka nusantara, lanjut Ibnu, ada banyak pusaka yang dikirab. Di antaranya ada Tombak Pashopati, Godo Gajah Mada, Tombak Blibis, Tombak Sunan Drajat, Trisula Sekar Arum, serta Pedang Nogo Kembar (Syech Subakir).

"Pusaka-pusaka itu, buatan empu-empu di zaman kerajaan Majapahit, bahkan ada yang sebelum itu," imbuhnya.



Karnaval budaya, dimulai dari serah terima pusaka yang dilaksanakan di balai desa. Selanjutntya pusaka dikirab menuju lokasi pemberangkatan karnaval di tanah lapang di Gang Basar, bersama 2 gunungan berisi buah dan sayuran yang diangkat oleh para pendekar pencak silat.

Ada sebanyak 18 kelompok yang mengikuti karnaval budaya tersebut. Selain 11 RT di desa itu, ditambah 3 perguruan pencak silat, lembaga pendidikan dan umum.

Berbagai penampilan tersaji turut jalan desa setempat. Beberapa di antaranya ada kereta, lokomotof, balok kayu, Nyi Sumini, Kricak, Ikan Bancar, Siwil Kutil, hingga ular naga. Bahan-bahan yang digunakan, mayoritas berbahan sampah. Dan juara 1, yakni ular naga dengan berbahan kardus. Properti juara 1 dijadikan pajangan di balai desa. [ito/lis]

Tag : pawai, budaya, kalianyar, kapas, bojonegoro

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Wednesday, 07 August 2019 15:00

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten Sebanyak 29 wartawan telah bekerja keras melewati Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan ke-27 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur, yang bekerjasama dengan SKK Migas dan KKKS. Selama dua hari 6-7...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 08 September 2019 15:00

    Semarak HUT, 17 Perlombaan Satukan Warga Semanding

    Semarak HUT, 17 Perlombaan Satukan Warga Semanding Peringatan HUT Republik Indonesia merupakan suatu kegiatan yang rutin dilaksanakan seluruh masyarakat Indonesia, sebagai bentuk rasa syukur atas kemerdekaan Republik Indonesia yang diperjuangkan oleh pahlawan terdahulu....

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat