21:00 . Gubernur Jatim Siap Hadir pada Pelantikan Pengurus AMSI   |   20:00 . Kerugian Ditaksir Capai Rp10 M, Pedagang Pasar Kepohbaru Direlokasi   |   19:00 . Diskusi Reboan Bahas Kesejahteraan Masyarakat dan Pelestarian Hutan   |   18:00 . Penyelenggara Vaksinasi Diminta Pastikan Tenaga Kesehatan Sudah Divaksin   |   17:00 . Tokoh Lintas Agama Divaksin Covid 19 di Masjid Istiqlal   |   16:00 . Ujian Ditiadakan, Berikut Persyaratan Kelulusannya   |   15:00 . Siasati Harga Cabai Rawit yang Sedang Naik, Konsumen Beralih ke Cabai Kering   |   14:00 . Korban Saldo BRI Hilang Bertambah, Warga Balen Kehilangan 5 Juta Rupiah   |   13:00 . Upaya Kesejahteraan Masyarakat dan Pelestarian Hutan, IDFoS Gelar Diskusi Reboan   |   12:00 . Vaksinasi Tahap 2, Bojonegoro Terima 1.994 Vial Vaksin   |   11:00 . Upaya Skrining untuk Memastikan Pelaku Perjalanan Internasional dalam Keadaan Sehat   |   10:00 . Dampak Positif PPKM Jawa - Bali Dialami Sebagian Besar Wilayah   |   09:00 . Kesembuhan Covid-19 Bertambah Mencapai 1.104.990 Orang   |   08:00 . 4 Fungsi Posko Jaga Desa saat PPKM Mikro   |   07:00 . 12 Perilaku Sederhana untuk Tingkatkan Kesuburan Perempuan Usia 30 Tahunan   |  
Thu, 25 February 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Sedih, Tanaman Jagung di Bakung Dihajar Tikus

blokbojonegoro.com | Sunday, 25 August 2019 16:00

Sedih, Tanaman Jagung di Bakung Dihajar Tikus

Sedih, Tanaman Jagung di Bakung Dihajar Tikus

Kontributor: Maulina Alfiana

blokBojonegoro.com – Puluhan hektare tanamam jagung di Desa Bakung, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, diserang hama tikus. Akibatnya hampir semua petani yang tanam jagung merugi.

Ulah “den bagus” biasa warga setempat menyebut tikus, kali ini sudah keterlaluan. Sebab, bukan hanya tanamam yang telah berumur satu bulan lebih saja yang dirusak, namun sejak tanam ulang hama telah merebak.

“Bukan hanya yang besar, masih baru ditanam saja benih dan dihabisin. Rata-rata dikeluarkan dari tanah,” kata salah seorang petani, Khozin, kepada blokBojonegoro.com, Minggu (25/8/2019).

Sekitar empat kali warga melakukan tanam. Namun, lagi-lagi tikus kembali menyerang. Jika tanaman sudah mulai besar, maka di bagian batas yang digigit sampai putus.

“Akibatnya ya tanaman langsung mati. Jika masih kecil dimakan habis,” tembah petani lain.

Segala upaya dilakukan petani agar tikus jera. Diantaranya dengan berburu. Semalam saja, satu orang bisa dapat 40 hingga 50 ekor tikus. Namun, hama makin banyak dan tambah merusak. [lin/lis]

 

 

Tag : sawah, jagung, tikus


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat