12:00 . Hari Santri IPNU-IPPNU PAC Tambakrejo Nobar Film Sang Kyai   |   11:00 . Peringati Hari Santri, Panitia Ujian Perangkat Desa Pakai Sarung dan Peci   |   10:00 . 597 Peserta Ikut Ujian Perangkat Desa di Balen   |   09:00 . Peringati HSN, Satlantas Polres Dukung Prokes di Pondok Pesantren   |   08:00 . 315 Pasien di Jatim Sembuh, 327 Kasus Baru   |   06:00 . Berawal dari Hobi, Gadis Ini Selami Dunia Literasi   |   05:00 . Jumlah Sembuh dan Tambahan Baru di Bojonegoro Masing-masing 6 Orang   |   04:00 . Pasien Sembuh dari Covid-19 di Indonesia Bertambah Menjadi 297.509 Orang   |   22:00 . Libur Panjang Rawan Tambahan Kasus Baru   |   21:00 . EMCL Serah Terimakan 1.250 Pohon ke DLH Bojonegoro   |   20:00 . Dua Desa Ikuti Lomba Keterbukaan Informasi Publik 2020   |   19:00 . Lebihi Target, Pencetakan KPP Capai 33.300 Keping   |   18:00 . Pandemi Covid, Seminar Virtual Dyslexia Banjir Peminat   |   17:00 . Kado Jalan Mulus di Hari Jadi Bojonegoro ke-343   |   16:00 . Cek Suhu dan Lewati Bilik Disinfektan Wajib Dilalui Peserta Ujian Perades   |  
Thu, 22 October 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 02 September 2019 14:00

Pengembangan Jahe Merah, Disperta Anggarkan Rp65 Juta

Pengembangan Jahe Merah, Disperta Anggarkan Rp65 Juta foto.net

Reporter : M Safuan

blokBojonegoro.com - Pengembangan tanaman jahe merah di Bojonegoro terus dilakukan oleh Dinas Pertanian (Disperta) Bojonegoro, bahkan tahun 2019 ini bibit jahe merah telah disediakan 1 ton bagi Gapoktan yang ada. Pasalnya pengembangan jahe merah selama ini diklaim cukup berhasil dan dapat meningkatkan tambahan ekonomi bagi para Gapoktan tersebut.

"Tahun ini, anggaran yang sediakan untuk pengembangan jahe merah sebesar 65 juta," ungkap Kasi Tanaman Rempah, Disperta Bojonegoro, Bambang Wahyudi.

Menurut dia pengembangan jahe merah ini memang perlu dilakukan, pasalnya selama ini pengembangan tersebut cukup berhasil, bahkan hasil pengembangan jahe merah tahun lalu berhasil dikembangkan salah satunya menjadi produk olahan minuman yang dikembangkan secara home industri.

"Tahun 2018 lalu bibit jahe merah yang disediakan ada 700 kg, namun untuk 2019 bibit yang disediakan ada 1000 kg atau 1 ton bibit jahe merah," terang Pria yang disapa Yudi.

Masih kata Yudi, nantinya bibit Jahe merah tersebut bakal diberikan kepada Gapoktan yang tersebar di 10 lokasi kecamatan, dimana nantinya setiap kelompok akan dibagi 100 kg benih yang nantinya dibagi kembali ke 20 orang/petani.

"Hingga kini gapoktan yang sudah mengajukan ada di tiga Kecamatan yakni Malo, Kalitidu dan Ngasem," tuturnya.

Diiharapkan dengan adanya penambahan bibit jahe merah itu dapat kembali dikembangkan, sehingga hasil dari itu, dapat meningkatkan nilai perekonomian bagi petani.[saf/ito]

Tag : jahe, merah, bojonegoro, disperta


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Saturday, 22 August 2020 20:00

    Duet Wens-Komang Nahkodai AMSI 2020-2023

    Duet Wens-Komang Nahkodai AMSI 2020-2023 Asosiasi Media Siber Indonesa (AMSI) kembali mempercayakan tampuk kepemimpinan kepada Wensesleus Manggut (Pemred Merdeka.com), sebagai Ketua Umum dan Wahyu Dhyatmika/Komang (Pemred Tempo), sebagai Sekretaris Jenderal periode 2020-2023 pada kongres kedua...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat