17:00 . Silaturahim IHM NU Kecamatan Kanor, Dihadiri 10.000 Anggota   |   16:00 . Dinas Perdagangan Wacanakan Pembuatan Kartu Penerima Elpiji Bersubsidi   |   15:00 . Kurangi Risiko Longsor, Kodim Dan Pemkab Tanam Rumput Vetiver   |   12:00 . Harga Bawang Putih Merangkak Naik, Cabai Berangsur Turun   |   11:00 . Sumur KWG-PWA1 Ditargetkan Produksi 150 Barrel Minyak Per Hari   |   10:00 . Pertamina EP Syukuran Tajak Sumur KWG PWA-1 di Trembes   |   09:00 . Intip Cerita Pemuda Bojonegoro Buat Sepeda Listrik   |   08:00 . Pertamina Group Jadi Mitra Terbaik PWI Tuban   |   07:00 . Anak Balita Tidak Mau Tidur Siang, Orang Tua Harus Bagaimana?   |   17:00 . TNI Bojonegoro Bekali Siswa SMKN Kasiman Kedisiplinan dan Wasbang   |   15:00 . Mengasyikan Anak-Anak TK Ini Bermain Sambil Belajar Budidaya Ikan   |   14:00 . Kemenag Ajukan Pembuatan Visa Jemaah Haji ke Surabaya   |   13:00 . Begini Tanggapan Warga Terkait Sensus Penduduk Online 2020   |   12:00 . Ada 10 Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan di Bojonegoro   |   11:00 . Dishub Targetkan Rp31 Miliar dari Parkir Berlangganan 2020   |  
Fri, 28 February 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 06 September 2019 17:00

Hanya Bertani, 30% Warga Sumberagung Adu Nasib di Ibu Kota

Hanya Bertani, 30% Warga Sumberagung Adu Nasib di Ibu Kota

Reporter: M. Safuan

blokBojonegoro.com - 30 persen lebih masyarakat Desa Sumberagung Kecamatan Dander, khususnya para pemuda memilih untuk hijrah ke daerah perkotaan, termasuk Ibu Kota Jakarta guna mencari penghasilan untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari.

"Memang rata-rata pemuda sini banyak yang merantau bekerja," ucap Kepala Desa Sumberagung, Kecamatan Dander, Abdul Manan.

Lanjut dia, rata-rata masyarakat yang merantau itu bekerja di daerah Jakarta dengan menjadi sopir, buka kuliner, hingga menjadi buruh pabrik atau menjadi buruh lainnya. Paling banyak jadi sopir.

"Ya maklum, di sini tidak seberapa ada peluang kerja, terlebih mayoritas warga hanya mengandalkan hasil dari lahan pertanian," cakap Kaji Manan biasa warga menyapa.

Dari warga yang merantau itu, menjadi motivasi tersendiri bagi warga lain, karena rata-rata yang merantau dinilai cukup berhasil dalam segi perekonomian. Sehingga setiap tahun warga yang merantau ke Jakarta selalu bertambah.

"Biasanya mereka pulang setahun sekali sebelum Hari Raya Idul Fitri," pungkas Manan Kepada blokBojonegoro.com. [saf/mu]

Tag : kerja, warga , desa sumberragung


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat