22:00 . Bank Jatim Cabang Bojonegoro Siap Sukseskan Program Satu Rekening Satu Pelajar   |   21:00 . Nakes dan ASN Meninggal, Masih Bandel Langgar Protokol Kesehatan ?   |   20:00 . 6 Orang Sembuh, Tambahan 4 Positif Covid-19 di Bojonegoro   |   19:00 . Ditarget Selesai Akhir Tahun, Pembangunan Pasar Banjarejo Capai 55 Persen   |   18:00 . Bahagia, Seribuan Sertifikat Hak Tanah Diterima Warga Sarirejo   |   17:00 . Di Bawah Etalase Bengkel, Ular 1.5 Meter Berhasil Dievakuasi Damkar   |   16:00 . 1 ASN Meninggal Karena Covid-19, Pemkab Akan Terapkan Work From Home   |   15:00 . Sebelum Menyesal Ingat Ini   |   14:00 . Ajak Masyarakat Disiplin Protokol Kesehatan, Moeldoko Kenakan Kaos ini...   |   13:00 . 56 Personel Kodim Bojonegoro Naik Pangkat   |   12:00 . Ayo Ikut Kompetisi PFMuda Pertamina Foundation   |   11:30 . Ingat Pesan Ibu, 3M   |   11:00 . Rayakan Ultah Ke-20 Biznet Tawarkan Promo dan Bonus Menarik   |   10:00 . VF: Alhamdulillah Saya Sembuh dari Covid-19   |   09:00 . Cerita Pasien Saat Terkonfirmasi Positif Covid   |  
Fri, 02 October 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 09 September 2019 13:00

DPRD Bojonegoro Sayangkan Polemik KPAI Dan PB Djarum

DPRD Bojonegoro Sayangkan Polemik KPAI Dan PB Djarum

Reporter: M. Yazid

blokBojonegoro.com - Polemik program ajang pencarian bakat pebulutangkis belia berbakat PB Djarum dengan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), disayangkan banyak pihak. Termasuk anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro, Sally Atyasasmi yang berharap adanya solusi bersama untuk merumuskan ke depannya.

"Sangat menyayangkan polemik antara KPAI dan PB Jarum ini. Kemudian mengorbankan mimpi dan cita-cita anak-anak Indonesia," ungkap Sally Atyasasmi kepada blokBojonegoro.com.

Ketua fraksi partai Gerindra DPRD Kabupaten Bojonegoro itu menuturkan, kalau KPAI bicara soal menegakkan aturan, namun kita juga tidak memungkiri bahwa PB Djarum punya kontribusi besar selama ini melalui beasiswanya.

Sehingga ada peran yang kosong, yaitu peran pemerintah yang punya tanggung jawab terhadap pembinaan olahraga. "Pembinaan usia dini kita lemah, ini jadi hal yang harus jadi refleksi kita. Setiap kompetisi olahraga di segala tingkat kesulitan mencari bibit atlit, di Bojonegoro juga begitu," terang politisi perempuan yang dua periode menjabat anggota DPRD Bojonegoro itu.

Ditambahkan, kalau kita pembinaan usia dini berjalan dengan baik, tidak bergantung pada pihak lain, pihak swasta bisa jadi pendukung memperkuat. Untuk itu polemik tersebut menjadi pembelajaran bersama, termasuk perolahragaan di Kota Ledre.

"Pemerintah harus memperhatikan atlitnya, jangan menggantungkan dari swasta," pungkasnya.[zid/ito]

Tag : PB Djarum, KPAI, bojonegoro, beasiswa


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Saturday, 22 August 2020 20:00

    Duet Wens-Komang Nahkodai AMSI 2020-2023

    Duet Wens-Komang Nahkodai AMSI 2020-2023 Asosiasi Media Siber Indonesa (AMSI) kembali mempercayakan tampuk kepemimpinan kepada Wensesleus Manggut (Pemred Merdeka.com), sebagai Ketua Umum dan Wahyu Dhyatmika/Komang (Pemred Tempo), sebagai Sekretaris Jenderal periode 2020-2023 pada kongres kedua...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat