18:00 . Kirab Pusaka Haul Ke-237 Ki Andongsari (Adipati Arya Mentahun)   |   17:00 . As Roda Belakang Mobil Dump Truk Patah, Lalu Lintas Tersendat   |   16:00 . IKIP PGRI Bojonegoro Lantik Organisasi Kemahasiswaan   |   15:00 . Punya Harga Jual Tinggi Dibalik Limbah Tanaman Kedelai   |   12:00 . Zakat Upaya Meningkatkan Ekonomi Rumah Tangga Sangat Miskin   |   11:00 . Sempat Viral di Medsos, Kakek Pengemis Diamankan Satpol PP   |   10:00 . Diantar Keluarga untuk Mengemis, Seorang Kakek dan Wanita Muda Ditangkap?   |   09:00 . Fuul: Kampus Ungu Bersholawat Bareng Gus Azmi   |   08:00 . Ditinggal Nonton Hiburan, Rumah di Ngasem Terbakar   |   07:00 . Waspada Bila Anak Tampak Begitu Lamban dan Mudah Jatuh   |   21:00 . Bus Baru Pemkab Bojonegoro Khusus untuk Pelayanan dan Sosial   |   20:00 . Live: Kampus Ungu Bersholawat Bersama Gus Azmi   |   19:00 . Kader Baureno Nahkodai PDPM Bojonegoro   |   18:00 . Diduga Kelelahan, Staf Perhutani Ditemukan Meninggal Dunia   |   17:00 . Bus Baru Pemkab, Bupati: Untuk Pelayanan dan Sosial   |  
Mon, 16 September 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 10 September 2019 07:00

4 Hal Penting yang Sering Terlewat dari Tumbuh Kembang Anak

4 Hal Penting yang Sering Terlewat dari Tumbuh Kembang Anak

Reporter: -

blokBojonegoro.com - Di usia golden age anak antara 0-5 tahun, banyak orang tua yang mengeksplorasi kemampuan berbicara dan berbahasa pada anak. Seolah-olah hanya itu saja yang penting untuk terus diperbarui.

Padahal, ada empat hal penting terkait tumbuh kembang yang juga perlu terus dikawal orang tua. Apabila keempat hal ini tidak sesuai dengan anjuran dokter pediatri, maka bisa dipastikan anak butuh penangan khusus.

Dalam urusan tumbuh kembang, setiap anak tidak bisa dibandingkan satu dengan lainnya. Hal itu dipengaruhi oleh faktor genetik orang tua sebesar 30 persen.

Menurut dr. Mira Irmawati,SpA (K), spesialis anak dari Rumah Sakit Ibu dan Anak Kendangsari Merr (RSIA Merr) Surabaya, empat unsur tersebut meliputi berat badan sesuai umur, tinggi badan anak sesuai umur, berat badan menurut tinggi badan, dan lingkar kepala yang bisa dilihat dalam range Kartu Menuju Sehat.

Menurut dr. Mira untuk memastikan normal atau tidaknya pertumbuhan seorang anak, orang tua harus mengikuti standar tumbuh kembang anak yang ditetapkan oleh para ahli atau dokter anak tentunya.

Dalam urusan tumbuh kembang, setiap anak tidak bisa dibandingkan satu dengan lainnya. Hal itu dipengaruhi oleh faktor genetik orang tua sebesar 30 persen.

"Kalau orang tuanya tidak sama tentu saja anaknya tidak akan sama. Jadi jangan membandingkan kok anak saya seperti ini, anak itu seperti itu. Karena tentu tidak sama," ujar dr. Mira.
Karena itu Kartu Menuju Sehat (KMS) bisa dijadikan patokan orang memantau tumbuh kembang anak.

"Tapi yang harus diperhatikan adalah jika ada lebih atau kurang dalam pertumbuhan anak, orang tua tidak boleh menyimpulkan sendiri. Melainkan harus dikonsultasikan pada dokter tumbuh kembang anak untuk mengetahui penyebab yang pasti," kata dr. Mira.

dr. Mira juga menyarankan para orang tua untuk melakukan pemeriksaan anak di usia tumbuh kembang secara rutin.

"Misalnya saja saat anak usianya di atas dua tahun itu bisa melakukan pemeriksaan rutin tiga bulan sekali," ucapnya.
Selain cara-cara di atas, para orang tua juga bisa menggunakan aplikasi yang telah dirilis oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) bernama Prima.

*Sumber: kumparan.com

Tag : pendidikan, kesehatan

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Wednesday, 07 August 2019 15:00

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten Sebanyak 29 wartawan telah bekerja keras melewati Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan ke-27 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur, yang bekerjasama dengan SKK Migas dan KKKS. Selama dua hari 6-7...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 08 September 2019 15:00

    Semarak HUT, 17 Perlombaan Satukan Warga Semanding

    Semarak HUT, 17 Perlombaan Satukan Warga Semanding Peringatan HUT Republik Indonesia merupakan suatu kegiatan yang rutin dilaksanakan seluruh masyarakat Indonesia, sebagai bentuk rasa syukur atas kemerdekaan Republik Indonesia yang diperjuangkan oleh pahlawan terdahulu....

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat