16:00 . Rumah Akikah di Desa ini, Satu Bulan Sembelih Kambing Sampai 170 Ekor   |   15:00 . Usulkan 1000 Formasi, 615 untuk CPNS dan 385 PPPK   |   14:00 . Tahun 2021, Pemkab Bojonegoro Anggarkan 18 Milyar untuk Santunan Kematian   |   13:00 . Warga Ngumpakdalem Gotong Royong Bangunkan Rumah untuk Disabilitas   |   12:00 . BUMDES Lohjinawe Sarangan Perkuat Ekonomi Desa Melalui UMKM   |   11:00 . 190 KM Jalan Cor dan 20 KM Jalan Aspal Bakal Dibangun Tahun Ini   |   10:00 . Santunan Korban Catat Tetap Jasa Raharja 2020 Menurun   |   09:00 . Tingkatkan Layanan Masyarakat, Kesra Gunakan Aplikasi SANDUK   |   07:00 . Penyebab dan Cara Mencegah Bau Badan, Biar Nggak Minder Saat Bergaul!   |   06:00 . Manfaat Vaksin COVID-19   |   23:00 . Gandeng Kantor Pos, RSUD Bojonegoro Luncurkan Layanan Antar Obat   |   22:00 . Inilah Susunan Kepengurusan DPC Partai Gerindra Bojonegoro   |   21:00 . Warga Ngrejeng Purwosari Hilang, Diduga Tenggelam di Sungai Gandong   |   20:00 . 30 Pasangan Mesum Terjaring Razia, 1 Pelajar Hamil 2 Bulan   |   20:00 . Begini Virus Corona Menyerang dan Menyebar   |  
Tue, 19 January 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

3 Perusahaan Tetapkan Harga Pembelian Tembakau ke Petani

blokbojonegoro.com | Saturday, 14 September 2019 13:00

3 Perusahaan Tetapkan Harga Pembelian Tembakau ke Petani

Reporter : M Safuan

blokBojonegoro.com- Masa panen tembakau yang sudah memasuki panen masa petik daun ke tiga dan ke empat membuat harga jual tembakau rajangan kering terbilang cukup mahal, seiring masa panen tersebut sejumlah perusahaan tembakau juga sudah melakukan pembelian tembakau ke petani langsung sekaligus menetapkan harga pembelian tertinggi dan terendah.

"Ada 3 perusahaan selama ini membeli tembakau ke petani yakni PT Sadana, PT Gudang Garam dan PT Djarum," kata Kasi Tanaman Rempah, Dinas Pertanian (Disperta) Bojonegoro, Bambang Wahyudi.

Pria yang akrab disapa Yudi ini mengungkapkan memang setiap perusahaan tersebut dalam melakukan pembelian tembakau ke petani mematok harga berbeda-beda, seperti PT Sadana yang melakukan pembelian tembakau petani dengan harga terendah yakni Rp 25 ribu dan harga pembelian tertingginya mematok seharga Rp34 ribu.

"Beda dengan PT Gudang Garam (GG), PT GG yang menetapkan pembelian harga tembakau terendah yakni 26 ribu dan pembelian tertinggi seharga 35 ribu rupiah. Lain halnya untuk PT Djarum yang melakukan pembeli harga tembakau petani yang terendah senilai 27 ribu dan tertinggi 30.500 ribu," jelas Yudi kepada blokBojonegoro.com.

Dari data yang diperoleh blokBojonegoro.com saat ini total luas lahan panen tembakau yang ada di Bojonegoro yakni 11.210 ribu hektar yang tersebar di 18 kecamatan. Rata-rata lahan pertanian tembakau yang ada tersebut masuk pada panen petik daun ke tiga dan empat.

"Bulan September ini, petani tembakau di 18 Kecamatan memasuki masa panen raya," ungkapnya kepada blokBojonegoro.com.

Rata-rata petani Bojonegoro lebih memilih menanam 3 jenis tembakau yakni tembakau Virginia dan Jawa, dan RAM, namun, tembakau jawa masih cukup diminati petani.

"Padahal 2 jenis tembakau Virginia dan RAM banyak dibeli Perusahaan dibandingkan jenis Jawa," pungkas Yudi sapaan akrabnya.[saf/ito]

Tag : Harga, tembakau, Bojonegoro


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat