13:00 . Bupati Targetkan Bojonegoro Bisa Duduki Nomor Dua Populasi Sapi Se-Jatim   |   12:00 . Bupati Melihat Sapi yang Mendapat Juara   |   11:00 . Tingkatkan Populasi Ternak dengan Lomba Sapi Betina Produktif   |   10:00 . Berkah Energi Pertamina, Inilah Lima Pemenangnya   |   09:00 . Petani Kedungadem Gotong Royong Melebarkan JUT   |   08:00 . 2 Ekor Sapi Tepanggang Saat Kebakaran di Desa Karangsono   |   07:00 . Persiapan agar Tubuh Tetap Bugar di Musim Hujan   |   06:00 . Belajar Bersama Cak Nun, Ribuan Jamaah Penuhi Lapangan Dukohkidul   |   17:00 . Angin Kencang, 3 Dapur dan 1 Rumah di Baureno Roboh   |   15:00 . BMKG Prediksi Hujan Segera Turun di Bojonegoro   |   14:00 . Inilah Agenda HJB ke-342   |   12:00 . Pengisian Kekosongan Kepala SD Belum Bisa Dipastikan   |   11:00 . Segarnya Dawet Ireng Pelepas Dahaga   |   10:00 . BPKAD: Turunnya DBH Migas Program Prioritas Harus Didahulukan   |   09:00 . Musim Nikah, Pengusaha Rias Kebanjiran Job   |  
Wed, 16 October 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Saturday, 14 September 2019 13:00

3 Perusahaan Tetapkan Harga Pembelian Tembakau ke Petani

3 Perusahaan Tetapkan Harga Pembelian Tembakau ke Petani

Reporter : M Safuan

blokBojonegoro.com- Masa panen tembakau yang sudah memasuki panen masa petik daun ke tiga dan ke empat membuat harga jual tembakau rajangan kering terbilang cukup mahal, seiring masa panen tersebut sejumlah perusahaan tembakau juga sudah melakukan pembelian tembakau ke petani langsung sekaligus menetapkan harga pembelian tertinggi dan terendah.

"Ada 3 perusahaan selama ini membeli tembakau ke petani yakni PT Sadana, PT Gudang Garam dan PT Djarum," kata Kasi Tanaman Rempah, Dinas Pertanian (Disperta) Bojonegoro, Bambang Wahyudi.

Pria yang akrab disapa Yudi ini mengungkapkan memang setiap perusahaan tersebut dalam melakukan pembelian tembakau ke petani mematok harga berbeda-beda, seperti PT Sadana yang melakukan pembelian tembakau petani dengan harga terendah yakni Rp 25 ribu dan harga pembelian tertingginya mematok seharga Rp34 ribu.

"Beda dengan PT Gudang Garam (GG), PT GG yang menetapkan pembelian harga tembakau terendah yakni 26 ribu dan pembelian tertinggi seharga 35 ribu rupiah. Lain halnya untuk PT Djarum yang melakukan pembeli harga tembakau petani yang terendah senilai 27 ribu dan tertinggi 30.500 ribu," jelas Yudi kepada blokBojonegoro.com.

Dari data yang diperoleh blokBojonegoro.com saat ini total luas lahan panen tembakau yang ada di Bojonegoro yakni 11.210 ribu hektar yang tersebar di 18 kecamatan. Rata-rata lahan pertanian tembakau yang ada tersebut masuk pada panen petik daun ke tiga dan empat.

"Bulan September ini, petani tembakau di 18 Kecamatan memasuki masa panen raya," ungkapnya kepada blokBojonegoro.com.

Rata-rata petani Bojonegoro lebih memilih menanam 3 jenis tembakau yakni tembakau Virginia dan Jawa, dan RAM, namun, tembakau jawa masih cukup diminati petani.

"Padahal 2 jenis tembakau Virginia dan RAM banyak dibeli Perusahaan dibandingkan jenis Jawa," pungkas Yudi sapaan akrabnya.[saf/ito]

Tag : Harga, tembakau, Bojonegoro

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 16 October 2019 09:00

    Petani Kedungadem Gotong Royong Melebarkan JUT

    Petani Kedungadem Gotong Royong Melebarkan JUT Untuk melancarkan mobilitas petani khususnya saat membawa benih, pupuk, dan hasil pertanian, Dinas Pertanian Bojonegoro membantu jalan usaha tani (JUT) kepada kelompok tani Tani Makmur I, Dukuh Mulung, Desa Ngrandu,...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat