14:00 . Kepala SMA/SMK yang Ikut Hadir Pelantikan di Surabaya di Rapid Test   |   13:00 . Jamaah Haji Batal Berangkat, Petugas Haji Dibubarkan   |   12:00 . Pemohon SIM Ramai, Jasa Anti Gores Kebanjiran Rejeki   |   11:00 . Pasca Lebaran, Pemohon SIM Membludak   |   10:00 . AKP Iwan Hari Gantikan AKP Rifaldhy Sebagai Kasat Reskrim Polres Bojonegoro   |   09:00 . Pelaku Wisata di Bojonegoro Siap Sambut New Normal   |   08:00 . Serbu....! Hanya 3 Hari Total Sport Ada Diskon Besar-Besaran   |   06:00 . Terus Melaju, Jalan Rigid Beton Mulai Digarap   |   21:00 . Kapolda Jatim Kunjungi Kampung Tangguh Covid-19 Bojonegoro   |   20:00 . BLT DD Tahap Kedua di Bojonegoro Mulai Cair   |   19:30 . 1 Orang Positif Covid-19 di Bojonegoro Dinyatakan Sembuh   |   19:00 . Pembunuhan Terhadap Janda, Terdakwa Divonis 12 Tahun Penjara   |   18:00 . Usai Lebaran, Tren Gadai Barang Kembali Ramai   |   17:00 . Pembatasan Wilayah, ini Dampaknya bagi Perusahaan Jasa Travel   |   16:00 . 1.361 CJH Batal Berangkat Jadi Prioritas Berangkat Haji Tahun Depan   |  
Wed, 03 June 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 17 September 2019 17:00

Ayo..! Gerakan 18.21 di Bojonegoro

Ayo..! Gerakan 18.21 di Bojonegoro Ilustrasi: berbagai sumber diolah

Reporter: Parto Sasmito

blokBojonegoro.com - Pada 10 September 2019 lalu, Bupati Bojonegoro Hj. Anna Mu'awanah mengirim surat kepada seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat hingga Lurah/Kades se Kabupaten Bojonegoro. Intinya, untuk ikut sosialisasi "Gerakan 18.21".

Apa itu Gerakan 18.21? Yakni gerakan atau tepatnya himbauan kepada orang tua untuk melakukan "puasa" menggunakan gadget, seperti handphone, smartphone, tablet, televisi atau laptop.

"Sejak pukul 18.00 WIB hingga 21.00 WIB," bunyi di dalam surat bernomor 463/409/412.209/2019 tersebut.

Pada jam tersebut, semua keluarga diharapkan untuk bisa meluangkan waktu berkumpul dan secara bersama-sama melakukan aktivitas yang mengarah pada nuansa kebersamaan.

"Bagi yang muslim, dapat menjalankan salat, mengaji dan dilanjutkan makan malam," tambah surat tersebut.

Selain itu juga belajar atau diskusi antar anggota keluarga. Dengan begitu harapannya dapat meningkatkan kembali interaksi antar keluarga yang akan mewujudkan ketahanan di tingkat keluarga.

"Harapannya OPD, Camat, Lurah/Kades, dapat mensosialisasikan dan menyukseskan Gerakan 18.21 sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing kepada masyarakat," pungkas surat tersebut. [ito/mu]

Tag : bojonegoro, gerakan, 18.21, keluarga


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat