21:00 . Karangtaruna Cengungklung Belajar Budidaya Klengkeng di Balitjestro   |   19:00 . Resmi, AKBP M. Budi Hendrawan Jabat Kapolres Bojonegoro   |   18:00 . Gelar Stadium General, Unugiri Bedah Big Data   |   17:00 . Pengajuan Beasiswa, Begini Mekanismenya   |   16:00 . Inilah Kreteria Calon Penerima Beasiswa   |   15:00 . Beasiswa Scientis dan 1 Desa 2 Sarjana di APBD 2020   |   14:00 . Percantik Jembatan Sosrodilogo dengan Lampu   |   13:00 . Tak Bayar Sesuai UMK, Perusahaan Bakal Dapat Sanksi   |   12:00 . Pertemuan Insan Genre Se Bojonegoro Gandeng P3AKB   |   10:00 . Hadiri Parternship Gathering Vokasi UGM, ini Harapan Wabup   |   09:00 . Bungkam Unhasy 6-0, Unugiri Gagal Lolos   |   08:00 . DPRD Minta Bupati Segera Terbitkan Perbup Kepemudaan   |   07:00 . 7 Fakta tentang Menyusui   |   22:00 . Prestasi di Akhir Masa Jabatan, Polres Bojonegoro Terima Penghargaan Kemen PAN-RB   |   21:00 . Ansor Bojonegoro Sebut Pemuda Jadi Benteng Pengaruh Global   |  
Fri, 22 November 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 17 September 2019 16:00

Dua Warga Kedungadem Diduga Tewas Bunuh Diri

Dua Warga Kedungadem Diduga Tewas Bunuh Diri


Reporter: M Safuan

blokBojonegoro.com - Suasana pagi di Dusun Slinggang, Desa Sidomulyo Kecamatan Kedungadem digegerkan dengan adanya 2 orang yang meninggal dunia di salah satu rumah warga desa setempat. Keduanya diduga mengakhiri hidup dengan cara bunuh diri meminum minuman keras jenis arak oplosan, Selasa (17/9/2019) sekiranya pukul 06.21 WIB.

Diketahui 2 korban tersebut warga Dusun Slinggang, Desa Sidomulyo Kecamatan Kedungadem yakni Waidi (53) dan Sriatun (41). Kedua korban bunuh diri itu pertama kali ditemukan oleh ibu Waidi yang hendak membangunkan anaknya.

Kapolsek Kedungadem AKP Agus Elfauzi membeberkan awal kronologi kejadian tersebut berawal dari Watonah yang merupakan ibu dari korban Waidi  hendak membangunkan anaknya pada pukul 05.00 WIB. Ternyata, setelah diketuk pintu rumah dan memanggil nama korban tapi tak kunjung ada jawaban.

"Setelah tidak ada jawaban, kemudian ibu korban mengintip dari celah pintu, ibu korban melihat anak sudah tergeletak di ruang tamu," imbuh Kapolsek Kedungadem, Agus El Fauzi.

Selanjutnya, mengetahui hal itu, ibu korban lantas memberitahukan ke Ketua RT setempat, untuk mencongkel pintu jendela, setelah pintu berhasil dibuka 2 korban tersebut ditemukan sudah dalam keadaan tidak bernyawa.

Berdasarkan hasil olah TKP, di sekitar TKP ditemukan sisa dari minuman beralkohol jenis arak, dua biji obat sakit kepala jenis Mixagrip,  minuman jenis fanta merah yang di kemas dalam sebuah botol plastik. Dengan ditemukanya sejumlah barang bukti itu diduga korban meninggal dunia akibat bunuh diri dengan minum arak yang dicampur dengan Fanta dan obat Mixagrip.

"Dugaan meninggalnya 2 korban itu akibat bunuh diri," pungkas Kapolsek Kedungadem, Agus El Fauzi. [saf/lis]

Tag : Meninggal, bunuh diri

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat