19:00 . Orang Sembuh dari Covid-19 Terus Bertambah, Hari ini ada 1 Orang   |   18:00 . Petani Desa Sumengko Pilih Tanam Semangka, ini Alasannya...   |   17:00 . 15 Menit Lagu Jadi Langsung Record, Video Clip Ambil Konten Lokal   |   16:00 . Siap-siap New Normal, Pondok Pesantren Disterilkan   |   15:00 . Jaga Kebugaran Fisik Atel Latihan Online   |   14:00 . Akhir Pekan, Harga Buyback Emas Merosot Rp16.000   |   13:00 . Disdik Himbau Sekolah Tak Adakan Perpisahan   |   12:00 . 3 Reaktif Rapid Test Pasar Kedungadem, Sugihwaras dan Ngraho   |   11:00 . Bupati Ana Pantau Langsung Rapid Test di Pasar   |   10:00 . Lagi, Pedagang 3 Pasar Tradisonal di Rapid Test   |   09:00 . Mantabkan Ketahanan Pangan, Kodim Bojonegoro Tanam Padi Perdana di lahan Demplot   |   08:00 . Ular Sanca Besar Hebohkan Warga   |   07:00 . Tips buat yang Mulai Tertarik Berkebun di Rumah demi Ketahanan Pangan   |   21:00 . New Normal untuk Pesantren, Begini Kata Wagub Emil   |   20:00 . Merekatkan Persatuan Bangsa, Polisi Kawal Kampung Siaga   |  
Sat, 06 June 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Saturday, 21 September 2019 13:00

Wisuda Perdana UNUGIRI Bojonegoro

Tantangan Makin Berat, Wisudawan Harus Tetap di Jalan Amar Ma'ruf Nahi Munkar

Tantangan Makin Berat, Wisudawan Harus Tetap di Jalan Amar Ma'ruf Nahi Munkar

Reporter: M. Yazid

blokBojonegoro.com - Perkembangan zaman kian hari mengalami perubahan yang semakin cepat, untuk mengikutinya perlu disiapkan sumber daya manusia (SDM) yang mampu berdaya saing. Sehingga tantangan kedepan semakin berat, namun para wisudawan Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (UNUGIRI) Bojonegoro harus tetap berada di jalan amar ma'ruf nahi mungkar.

Hal itu yang disampaikan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bojonegoro, KH. Hilmi Aljumadi saat memberikan sambutan dalam acara prosesi rapat terbuka senat UNUGIRI Bojonegoro di hotel Aston, Sabtu (21/9/2019).

"Para mahasiswa UNUGIRI yang telah diwisuda tetap harus bermanfaat dan menyebarkan amar ma'ruf nahi munkar," kata Yai Hilmi asal Kecamatan Balen itu.

Yai Hilmi yang juga pengsuh Yayasan Pondok Pesantren Roudlotut Tholibin (YPPRT) Balen ini mengapresiasi rangkaian rapat terbuka senat UNUGIRI, karena melestarikan kesenian tradisional lokal yakni menggunakan musik gong dan yang lainnya.

Namun beliau juga tetap mengingatkan alumni pertama UNUGIRI, yang harus siap menjawab tantangan zaman yang terus berkembang. Amar ma'ruf nahi munkar harus selaras dan sejalan dengan nilai-nilai yang ada di masyarakat.

"Kami tentu berharap pada lulusan UNUGIRI perdana ini, kami menitipkan risalah rosulullah di pundak kalian. Sarjana jangan segan memakai kopiah dan menjadi pelopor meramaikan masjid," harapnya.

Sementara itu Badan Pengelola Pergruan Tinggi (BPPT) NU Kabupaten Bojonegoro, Muslih Fattah menceritakan berdirinya UNUGIRI, setelah turunnya izin pada tahun 2014, sedangkan operasionalnya tahun 2015.

"Setelah lulusan perdana, tentu harapannya UNUGIRI bisa lebih besar dan banyak yang masuk ke UNUGIRI," tuturnya.

Mantan ketua PC Ansor Bojonegoro itu juga mengucapkan selamat kepada para wisudawan, dan juga turut mengucapkan terimakasih kepada stakeholder semua yang memberikan kontribusi besar buat kemajuan UNUGIRI. Termasuk para pemimpin dan dosen UNUGIRI yang telah bekerja keras menyelesaikan strata satu.

"Saya hanya berpesan kepada wisudawan jangan meninggalkan salat lima waktu, agar dekat dengan Allah. Sehingga dengan begitu bisa menjadi manusia yang energik dan produktif, ilmu kalian (wisudawan) sudah memadai dan kalian harus bisa dibanggakan," pungkasnya.

Tampak Bupati Bojonegoro, Anna Muawanah meluangkan waktu hadir langsung dalam prosesi wisuda perdana UNUGIRI Bojonegoro. [zid/mu]

unugiri-bjn

Tag : unugiri, kampus bojonegoro, wisuda, mahasiswa


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat