21:00 . Karangtaruna Cengungklung Belajar Budidaya Klengkeng di Balitjestro   |   19:00 . Resmi, AKBP M. Budi Hendrawan Jabat Kapolres Bojonegoro   |   18:00 . Gelar Stadium General, Unugiri Bedah Big Data   |   17:00 . Pengajuan Beasiswa, Begini Mekanismenya   |   16:00 . Inilah Kreteria Calon Penerima Beasiswa   |   15:00 . Beasiswa Scientis dan 1 Desa 2 Sarjana di APBD 2020   |   14:00 . Percantik Jembatan Sosrodilogo dengan Lampu   |   13:00 . Tak Bayar Sesuai UMK, Perusahaan Bakal Dapat Sanksi   |   12:00 . Pertemuan Insan Genre Se Bojonegoro Gandeng P3AKB   |   10:00 . Hadiri Parternship Gathering Vokasi UGM, ini Harapan Wabup   |   09:00 . Bungkam Unhasy 6-0, Unugiri Gagal Lolos   |   08:00 . DPRD Minta Bupati Segera Terbitkan Perbup Kepemudaan   |   07:00 . 7 Fakta tentang Menyusui   |   22:00 . Prestasi di Akhir Masa Jabatan, Polres Bojonegoro Terima Penghargaan Kemen PAN-RB   |   21:00 . Ansor Bojonegoro Sebut Pemuda Jadi Benteng Pengaruh Global   |  
Fri, 22 November 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 25 September 2019 10:00

Dua Warga Kedungadem Meninggal

Makam Dibongkar, Polisi Tunggu Hasil Otopsi

Makam Dibongkar, Polisi Tunggu Hasil Otopsi

Reporter: M. Yazid
 
blokBojonegoro.com - Pasca ditemukan meninggal dunia dua warga Dusun Slinggang, Desa Sidomulyo Kecamatan Kedungadem Kabupaten Bojonegoro, misteri kematiannya belum diketahui secara pasti. Meskipun makam keduanya dibongkar, namun pihak kepolisian masih menunggu hasil otopsi.
 
"Makam dibongkar sekali dan masih penyelidikan," kata Kasat Reskrim Polres Bojonegoro, AKP Rifaldhy Hangga Putra, saat disinggung perkembangan kematian dua warga Kedungadem.
 
 
Informasi yang dihimpun blokBojonegoro.com, beberapa jam setelah proses pemakaman pihak kepolisian Polres Bojonegoro bermasa tim melakukan pembongkaran makam untuk dilakukan otopsi.
 
Diberitakan blokBojonegoro.com sebelumnya, dua warga yang ditemukan sudah tidak bernyawa yakni Waidi (53) dan Sriatun (41). Pertama kali yang mengetahui keduany, ibu Waidi yang hendak membangunkan anaknya dipagi hari sekitar pukul 05.00 WIB. Ternyata, setelah diketuk pintu rumah dan memanggil nama korban tapi tak kunjung ada jawaban.
 
Bahkan ibu korban sempat mengintip dari celah pintu dan melihat anaknya sudah tergeletak di ruang tamu. Mengetahui hal tersebut, ibu korban memberitahukan ke Ketua RT setempat untuk mencongkel pintu jendela, untuk masuk rumah. Setelah berhasil masuk, korban bersama rekannya ditemukan sudah meninggal dunia.
 
Hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP),ditemukan sisa dari minuman beralkohol jenis arak dan dua biji obat sakit kepala jenis Mixagrip. Serta minuman bersoda jenis fanta merah yang di kemas dalam sebuah botol plastik.
 
"Pembongkaran makam untuk dilakukan otopsi, namun masih menunggu hasilnya (otopsi)," pungkas mantan Kasat Reskrim Polres Blitar itu. [zid/ito]
 
 

Tag : sidomulyo, kedungadem, meninggal dunia, bojonegoro

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat