16:00 . BPBD Rutin Lakukan Penyemprotan Disinfektan   |   15:00 . Penyesuaian Tatanan Baru, Jam Kunjung Perpusda Dikurangi   |   13:00 . Pedagang Sayur di Pasar, Patuh Protokol Kesehatan   |   12:00 . Update Terbaru Perkembangan Covid di Indonesia   |   11:00 . Momentum Sumpah Pemuda, Satlantas Gandeng FKOB Bagikan Masker   |   10:00 . Hujan Deras, Sejumlah Wilayah Bojonegoro Banjir   |   09:00 . Sempat Merugi Puluhan Juta dan Berhenti Produksi Saat Awal Pandemi Covid-19   |   08:00 . Hari Ke-3 Pencarian, Orang Tenggelam di Bengawan Solo Ditemukan di Balen   |   07:00 . Jangan Remehkan Manfaat Menulis Jurnal   |   06:00 . 2 Pasien Sembuh, 5 Positif Covid-19 di Bojonegoro   |   05:00 . Razia Pelanggar, Tetap Ingatkan Masyarakat Patuhi Prokes Covid-19   |   04:00 . Satgas Covid-19: Tingkat Kesembuhan Pasien di Indonesia Terus Meningkat   |   23:00 . Jatim Bebas Merah, Bojonegoro Zona Risiko Rendah   |   22:00 . Kemenag isi Kekosongan Jabatan dan Merotasi Kepala KUA   |   21:00 . Libur Panjang Saat Pandemi, Kapolres Himbau Liburan Sehat di Rumah Saja   |  
Wed, 28 October 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 27 September 2019 07:00

6 Cara Mendukung Pendidikan Anak Generasi Alfa di Rumah

6 Cara Mendukung Pendidikan Anak Generasi Alfa di Rumah

Reporter: -

blokBojonegoro.com - Pendidikan anak sangatlah penting. Saking pentingnya, punya anak yang cerdas tak hanya jadi kebanggaan orang tua, namun juga bisa memajukan negara melalui aksi dan kontribusinya.

Perlu diingat, pendidikan tak hanya bisa didapat dan dilakukan di sekolah saja, Moms. Anda pun bisa mendukungnya di rumah.  Teruntuk orang tua milenial yang memiliki anak dari generasi alfa atau yang lahir antara tahun 2010 hingga 2025, simak cara jitu mendukung pendidikan anak di rumah, oleh psikolog anak dan keluarga, Rosdiana Setyaningrum, MPsi, MHPed.

1. Kenali Cara Belajarnya

Pertama adalah mengenai cara belajar anak, apakah si kecil termasuk anak visual, auditory, kinesis atau taktil? Saat Anda sudah mengetahuinya, maka makin mudah untuk mengajarkan ia bila orang tua menyesuaikan dengan cara belajar anak tersebut.

Oh iya Moms, Rosdiana juga mengatakan saat Anda mengajarkan buah hati, buat dirinya paham dengan satu objek terlebih dahulu. Jika sudah pandai, maka Anda bisa beralih ke yang lain.

“Kalau mau ajarkan anak warna merah ajari sampe hafal. Baru (kemudian ajari warna lain seperti) hijau. Jadi belajarnya harus fokus,” kata Rosdiana beberapa waktu lalu.

2. Mulai dari yang Disukai

Tugas Anda selanjutnya adalah menyelidiki yang paling disukai anak. Kemudian, gabungkan antara kesukaanya itu dengan proses belajar.

Misalnya si kecil suka mobil, Anda bisa ajari anak berhitung menggunakan mobil. Pasti si kecil akan lebih menyukai dan antusias saat belajar, Moms.

3. Memberi Contoh Langsung

Kemudian Anda juga harus memberikan contoh secara langsung. Jangan hanya memberi ceramah atau teori saja, Moms.

Misalnya saat Anda memberitahu si kecil tentang manfaat makan buah pepaya dan jeruk, Anda juga harus memakannya di depan anak. Tunjukkan kalau Anda pun menyukainya, maka buah hati akan dengan senang hati mengikuti.

4. Sesuaikan Kemampuan Anak dengan Usia

Poin ke empat adalah menyesuaikan kemampuan anak dengan usianya. Jangan paksa anak untuk belajar yang tidak sesuai dengan kapasitasnya.

Bila Anda paksakan, si kecil justru merasa tidak senang dan menganggapnya sebagai momok atau menakutkan. Alhasil, kedepannya anak akan tidak suka atau malah malas untuk melakukannya.

5. Banyak Melibatkan Sensori

Cara selanjutnya adalah dengan banyak melibatkan sensori anak. Biarkan anak bebas bergerak ke manapun yang diinginkan, dan jangan batasi ruang geraknya, selagi aman dan tidak mencelakakan dirinya.

“Kalau anak kita gerak tidak boleh, loncat tidak boleh, naik tangga tidak boleh, apa-apa tidak boleh justru mereka akan merasa tidak aman. (Alhasil) Saat besar akan merasa dunia tidak aman,” kata Rosdiana.

6. Beri Tugas Menantang

Metode terakhir yang bisa Anda lakukan di rumah adalah memberinya tugas yang menantang. Jangan berikan pekerjaan yang itu-itu saja atau justru membuatnya bosan, Moms.

Biasanya, ayah adalah sosok paling tepat untuk memberikan tugas yang menantang. Karena itu, Anda pun bisa berkoordinasi dengan pasangan untuk memberi tugas pada anak.

*Sumber: kumparan.com

Tag : pendidikan, kesehatan


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Thursday, 22 October 2020 16:00

    Sah, Anang blokTuban Lepas Lajang

    Sah, Anang blokTuban Lepas Lajang M. Anang Febri Efendi reporter blokTuban.com resmi melepas lajang. Ikrar janji suci diucapkan Anang di akad nikah pukul 09.00 WIB hari Senin (19/10/2020) di kediaman mempelai wanita. Resespsi kedua, dilaksanakan...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat