20:00 . Warga Bubulan ini Pernah Temukan Koin Cina Kuno Saat Mencangkul di Ladang   |   19:00 . Pencarian Korban Tenggelam di Kedungbondo Kembali Dihentikan   |   18:00 . Ahbabul Mustofa Semprot Disinfektan Sampai Bagikan Sembako   |   17:00 . Terus Menurun, Total Ada 56 Orang ODP di Bojonegoro   |   16:00 . Masa Belajar di Rumah Siswa Diperpanjang   |   15:00 . Masyarakat Tolak Gedung Pusdiklat Jadi RS Sementara Corona   |   14:00 . Petugas Gabungan Semprot Disinfektan Hingga Pelosok Bojonegoro   |   13:00 . Timsar Perluas Pencarian Korban Hingga Bengawan Solo   |   12:00 . Gugus Tugas Tejo Rutin Semprot Disinfektan   |   11:00 . Selain Masker, Tempat Cuci Tangan Laris Terjual   |   10:00 . Cuci Kendaraan, Gratis Masker dan Handsanitizer   |   09:00 . Biasa Mangkal di Pasar dan Perempatan, 6 Anak Jalanan Diamankan   |   08:00 . Update Grafik Perkembangan Covid-19 di Jawa Timur dan Bojonegoro Per 3 April   |   07:00 . 6 Nasihat Terbaik untuk Sahabatmu yang Sedang Putus Cinta   |   06:00 . EMCL Berikan Alat Pencegahan Penyebaran Virus Corona   |  
Sun, 05 April 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Saturday, 28 September 2019 15:00

Inilah Pengurus Baru PWI Bojonegoro Periode 2019-2022

Inilah Pengurus Baru PWI Bojonegoro Periode 2019-2022

Reporter: M. Safwan

blokBojonegoro.com - Kepengurusan di tubuh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bojonegoro periode 2019-2022 akhirnya terbentuk, Sabtu (28/9/2019). Empat pengurus terpilih secara aklamasi.

Mereka adalah M. Yazid sebagai Ketua PWI Bojonegoro, M. Nurkozim sebagai Sekretaris, dan Andik Setyobudi sebagai Bendahara. Pelantikan dilakukan pengurus PWI Jatim di MCM Hotel and Resto.

Berikut profil para pengurus baru PWI Bojonegoro periode 2019-2022.

M. Yazid selama ini menjadi wartawan di media siber atau online blokBojonegoro. com. Hampir 10 tahun Yazid berkecimpung di dunia kewartawanan. Kepiawaiannya tidak diragukan lagi. Posisinya kini di blokBojonegoro.com sebagai asisten redaktur.

Selain menjadi wartawan, Yazid aktif di sejumlah organisasi. Mulai di badan otonom (banom) Nahlatul Ulama hingga di Palang Merah Indonesia (PMI) Bojonegoro. Dia juga menjadi aktivis aliansi pita merah. Komunitas peduli pengidap HIV/Aids.

Pembawaanya yang supel dan mudah bergaul. Yazid dikenal sangat akrab dengan aktivis mahasiswa. Dia juga memiliki pergaulan yang cukup luas. Dengan pengalamannya tersebut diyakini akan menjadikan PWI Bojonegoro kedepan semakin besar dan lebih maju.

Selanjutnya, M. Nurkozim, adalah wartawan Jawa Pos Radar Bojonegoro. Pria asli Lamongan itu mulai bergabung dengan Radar Bojonegoro sejak 2013 silam. Sebelum berkecimpung di dunia jurnalistik, Nurkozim adalah guru di salah satu SMK swasta di wilayah Lamongan.

Hobinya membaca dan menulis sejak kecil. Nur Kozim juga kerap menjadi trainer pelatihan jurnalistik. Terutama di sekolah-sekolah yang ada di Bojonegoro.

Ia juga memiliki kemampuan public speaking atau kemampuan berbicara di depan publik yang mumpuni. Itu diperolehnya saat menjadi aktivis Pemuda Muhammadiyah di wilayah Lamongan. Jauh sebelum menjadi wartawan.

Selain berkecimpung di dunia jurnalistik, Nurkozim juga suka berbisnis. Bapak satu anak itu merintis bisnis kuliner Sejak 2017 lalu. Jatuh bangun mengelola usaha sudah biasa dialami. Kini dia tengah merintis bisnis baru.

Penunjukkan Nurkozim sebagai sekretaris diharapkan bisa membawa PWI Bojonegoro lebih baik. Baik secara kualitas maupun kuantitas.

Andik Setyobudi adalah satu diantara sedikit wartawan radio di Kota Ledre sebutan Bojonegoro. Andik, begitu ia disapa, sudah menjadi wartawan sejak tahun 1997. Mulai radio lokal hingga kini di radio Elshinta. Radio berita yang berbasis di Jakarta.

Andik memiliki selera humor tinggi. Pandai membawa suasana. Mempunyai kemampuan lobi-lobi yang bagus. Narasumber yang tidak bisa tertawa akan ngakak di depan pria ini.

Kehadiran Andik di kepengurusan baru PWI akan membawa warna baru. Tidak kaku.
Andik kini juga tengah merintis bisnis. Yakni, bisnis ternak itik. Satu ekor itik hasil ternaknya bisa laku hingga Rp400 ribu.

Ririn Wedia, merupakan wartawati dibalik suksesnya konferensi PWI Bojonegoro. Ririn, sapaan akrabnya, memiliki semangat berapi-api untuk membentuk PWI baru. Mengalahkan para pengurus lainnya. Hingga acara usai.

Di kepengurusan PWI Bojonegoro baru ini, Ririn menempati posisi strategis. Yakni, Divisi keanggotaan. Dialah nantinya yang akan mengurus semua keanggotaan PWI. Baik yang baru maupun yang lama. Semua harus melalui persetujuannya.

Selama ini Ririn berkarir di SuaraBanyuurip.com. Media siber yang khusus memberitakan berbagai masalah minyak dan gas (migas) dan pertambangan. Berbagai masalah migas sangat dikuasai. Jaringannya di perusahaan migas tak perlu dipertanyakan lagi.

Masuknya Ririn di pengurusan ini nantinya akan menjadi warna tersendiri bagi PWI Bojonegoro. Tentunya akan membawa PWI Bojonegoro semakin maju, jaya dan berdaya saing.

Berikut adalah susunan Kepengurusan PWI Bojonegoro Periode 2019-2022:

*Dewan Penasehat:
- Muhammad A. Qohhar
- Aguk Sudarmojo
- Sasmito Anggoro

*Ketua: M. Yazid
*Sekretaris: Mochamad Nurkozim
*Bendahara: Andik Setyobudi

*Divisi di dalam organisasi:
A. Pemberdayaan Perempuan
- Jarwati
- Galuh Setiyadi

B. Kerjasama antar Organisasi, Hukum dan HAM
- Ririn Wedia
- Dwi Suko Nugorho
- Parto Sasmito
- Sutopo

C. Pemerintahan, Ekonomi, Pemuda dan Olahraga
- Ahmad Basir
- Ainur Rofiq.

Tag : pwi, pwi jawa timur, pwi bojonegoro


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 30 March 2020 12:00

    Menguntungkan, Warga Purwosari Panen Waluh

    Menguntungkan, Warga Purwosari Panen Waluh Petani Desa Tinumpuk, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro berhasil menanam waluh (labu kuning) tumpangsari dengan pohon pisang di tegalannya. Suparno bisa memanen waluh muda 40 buah setiap hari, karena sayuran...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat