17:00 . Angin Kencang, 3 Dapur dan 1 Rumah di Baureno Roboh   |   15:00 . BMKG Prediksi Hujan Segera Turun di Bojonegoro   |   14:00 . Inilah Agenda HJB ke-342   |   12:00 . Pengisian Kekosongan Kepala SD Belum Bisa Dipastikan   |   11:00 . Segarnya Dawet Ireng Pelepas Dahaga   |   10:00 . BPKAD: Turunnya DBH Migas Program Prioritas Harus Didahulukan   |   09:00 . Musim Nikah, Pengusaha Rias Kebanjiran Job   |   08:00 . Polhut Bojonegoro Berhasil Amankan Satu Pelaku Diduga Pencurian Kayu   |   07:00 . Masa Kecil Kurang Bahagia? Ini 4 Dampaknya saat Dewasa   |   20:00 . DPRD Dan Manajemen Persibo Suport Ansor Cup Balen   |   19:00 . 2020, Kemenag Bojonegoro Ajukan Tambahan Buku Nikah   |   18:00 . Tugas Pansel Berakhir, Begini Proses Lelang Jabatan Sekda   |   17:00 . Highlight, Persibo Vs Bumi Wali FC Liga 3 Jatim   |   16:30 . Mapeta FKMB: Bersinergi Solidkan Anggota untuk Bojonegoro   |   16:00 . Sebanyak 928 Rit Air Bersih Didistribusikan ke 68 Desa   |  
Tue, 15 October 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Sunday, 06 October 2019 18:00

Ribuan Masyarakat Antusias Penuhi Rute Karnaval Tejo, Jalan PUK Macet

Ribuan Masyarakat Antusias Penuhi Rute Karnaval Tejo, Jalan PUK Macet

Kontributor: Maulina Alfiyana

blokBojonegoro.com - Ribuan masyarakat tampak antusias penuhi rute jalan Karnaval Hari Jadi Desa (HJD) Desa Tejo, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro. Tampak ribuan masyarakat hadir lebih awal sebelum acara dimulai.

"Masyarakat mulai berdatangan sejak pukul 13.00 WIB, padahal karnaval belum dimulai," terang Andik, salah satu panitia HJD Desa Tejo.

Dikatakan, banyak masyarakat yang datang melihat dengan berkendara sepeda motor dan parkir di sekitar rute. Hal tersebut membuat kemacetan di jalan PUK Kecamatan Kanor.

"Sebelumnya sudah ada pengalihan jalan, namun kemacetan tidak bisa dihindarkan. Karena begitu antusiasnya masyarakat dalam melihat karnaval," tambahnya, Minggu (6/10/2019).

Sementara salah satu pegendara Aida juga menuturkan hal senada, ia mengaku terjebak kemacetan mulai dari area pemberangkatan, dan kemacetan berlanjut saat regu karnaval mulai di berangkatkan satu persatu.

"Banyak dari pengendara yang tiba-tiba berhenti dan parkir di area samping jalan untuk melihat karnaval, hal itu membuat kemacetan menjadi semakin parah," terang remaja asal Kecamatan Sumberrejo tersebut. [lin/ito]

Tag : Pawai, budaya

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat