16:30 . PD DMI Bojonegoro Himbau Takmir Lakukan ini di Tempat Ibadah   |   16:00 . Kreatif, Pemuda Tanggungan Buat Bilik Sterilisasi   |   15:30 . Bilik Sterilisasi Karya Pemuda Ngori-Ngraho   |   15:00 . Tanpa Pelayat, Jenazah PDP Balen Dimakamkan   |   14:00 . Dinkes Tunggu Hasil Lab PDP Asal Balen yang Meninggal   |   13:00 . Tiba di Bojonegoro, Satu Santri Tambakberas Suhu Tubuh Tinggi   |   12:00 . Lagi 126 Santri Putra Tambakberas Sampai di Bojonegoro   |   11:00 . 1 PDP Asal Balen Meninggal di RSUD Bojonegoro   |   10:00 . Dukung Pemkab, STIKes ICsada Kerahkan Mahasiswa   |   09:00 . Antisipasi Warga Pulang Kampung, Cek Tingkat Desa   |   08:00 . Bubar.....!!! Cara Petugas Agar Masyarakat #DiRumahAja   |   07:00 . Mengapa Kebahagiaan Penting dalam Tumbuh Kembang Anak?   |   06:00 . Perketat Pengawasan Penumpng di Terminal dan Stasiun   |   21:00 . Urus SIM Wajib Lewat Bilik Sterilisasi   |   20:00 . Kerja Gugus Tugas Covid-19 untuk Kemanusiaan   |  
Sat, 28 March 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 08 October 2019 18:00

Bencana Kekeringan di Bojonegoro (6)

Krisis Air, Siswa SDN Sumberbendo II Tiap Berangkat Sekolah Bawa Air

Krisis Air, Siswa SDN Sumberbendo II Tiap Berangkat Sekolah Bawa Air

Reporter : M Safuan

blokBojonegoro.com - Dampak kemarau panjang sangat dirasakan oleh Masyarakat Bojonegoro. Termasuk siswa dan guru di SDN Sumberbendo II Kecamatan Bubulan. Guna memenuhi kebutuhan air, siswa di sekolah tersebut berinisiatif membawa air dari rumah untuk suplai air di toilet sekolah sekolah setempat.

Kepala SDN Sumberbendo II, Ahmad Yusup mengatakan, krisis air di sekolahnya sudah berlangsung lama yakni sejak dibulan Agustus 2019 lalu, untuk memenuhi kebutuhan air siswanya membawa air dari rumah.

"Untuk penuhi air di sekolah pihak sekolah mengimbau untuk para siswa yang berjumlah 100 anak itu untuk membawa air bersih ke sekolah menggunakan botol atau jerigen kecil," terang Ahmad Yusup.

Kepala SDN Sumberbendo II yang disapa Yusup mengungkapkan, kekeringan tahun 2019 ini memang sangat parah, bahkan siswa harus membawa air bersih untuk toilet maupun menyiram tanaman di taman sekolah.

"Ini tahun ke dua siswa membawa air bersih dari rumah," tandasnya kepada blokBojonegoro.com.

Ani salah satu siswa setempat memang setiap hari bawa air dari rumah. Sudah kurang lebih dua bulan ini setiap kali berangkat sekolah bawa jerigen air

"Tetap senang, karena air itu untuk siram tanaman dan juga untuk toilet sekolah," celoteh Ani kepada blokBojonegoro.[saf/ito]

Tag : kekeringan, sumberbendo, bubulan, bojonegoro


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 25 March 2020 23:00

    Waspada Corona, Jangan Panik

    Swadaya, MKP dan Warga Cangaan Semprot Disinfektan

    Swadaya, MKP dan Warga Cangaan Semprot Disinfektan Kelompok Pemuda Desa Canga'an "Muda Karya Perkasa" (MKP) Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro bersama masyarakat setempat melakukan penyemprotan disinfektan guna pencegahan virus Corona (Covid-19), Selasa (25/03/2020)...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat