07:00 . Waspada, Pemberian MPASI Kurang Tepat Bisa Berisiko Stunting   |   19:00 . 3 Orang Sembuh, Tambahan 2 Positif Covid-19   |   18:00 . Hadirkan Hotspot Area Untuk Akses Jangkauan Informasi yang Luas   |   17:00 . Gotong Royong Masyarakat Samin yang Masih Terjaga   |   16:00 . Pandemi, Apakah Pentol Sejati Terdampak?   |   15:00 . Siap Jaga Kyai Dan NKRI, Santri IPSPN-NU Dikukuhkan   |   13:00 . 852 Modin Wanita Dapat Insentif Rp125 Ribu Tiap Bulan   |   12:00 . MTQ di Bojonegoro Dilaksanakan 15 Oktober Mendatang   |   10:00 . Perlancar Aliran Sungai, Pemkab dan Koramil Kerja Bakti   |   08:00 . Angin Kencang Akibatkan Rumah Rusak dan Pohon Tumbang   |   07:00 . Berikut Ciri-Ciri Sakit Jantung   |   23:00 . Makin Maju, Pesantren Mahasiswa Attanwir Diresmikan   |   22:00 . Intip Museum Pertanian di Wisata Edukasi Pejambon   |   21:00 . Wisata Edukasi Pejambon Diresmikan Menteri Desa   |   20:00 . 2 Sembuh, Tambahan 2 Positif   |  
Mon, 28 September 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 08 October 2019 18:00

Bencana Kekeringan di Bojonegoro (6)

Krisis Air, Siswa SDN Sumberbendo II Tiap Berangkat Sekolah Bawa Air

Krisis Air, Siswa SDN Sumberbendo II Tiap Berangkat Sekolah Bawa Air

Reporter : M Safuan

blokBojonegoro.com - Dampak kemarau panjang sangat dirasakan oleh Masyarakat Bojonegoro. Termasuk siswa dan guru di SDN Sumberbendo II Kecamatan Bubulan. Guna memenuhi kebutuhan air, siswa di sekolah tersebut berinisiatif membawa air dari rumah untuk suplai air di toilet sekolah sekolah setempat.

Kepala SDN Sumberbendo II, Ahmad Yusup mengatakan, krisis air di sekolahnya sudah berlangsung lama yakni sejak dibulan Agustus 2019 lalu, untuk memenuhi kebutuhan air siswanya membawa air dari rumah.

"Untuk penuhi air di sekolah pihak sekolah mengimbau untuk para siswa yang berjumlah 100 anak itu untuk membawa air bersih ke sekolah menggunakan botol atau jerigen kecil," terang Ahmad Yusup.

Kepala SDN Sumberbendo II yang disapa Yusup mengungkapkan, kekeringan tahun 2019 ini memang sangat parah, bahkan siswa harus membawa air bersih untuk toilet maupun menyiram tanaman di taman sekolah.

"Ini tahun ke dua siswa membawa air bersih dari rumah," tandasnya kepada blokBojonegoro.com.

Ani salah satu siswa setempat memang setiap hari bawa air dari rumah. Sudah kurang lebih dua bulan ini setiap kali berangkat sekolah bawa jerigen air

"Tetap senang, karena air itu untuk siram tanaman dan juga untuk toilet sekolah," celoteh Ani kepada blokBojonegoro.[saf/ito]

Tag : kekeringan, sumberbendo, bubulan, bojonegoro


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Saturday, 22 August 2020 20:00

    Duet Wens-Komang Nahkodai AMSI 2020-2023

    Duet Wens-Komang Nahkodai AMSI 2020-2023 Asosiasi Media Siber Indonesa (AMSI) kembali mempercayakan tampuk kepemimpinan kepada Wensesleus Manggut (Pemred Merdeka.com), sebagai Ketua Umum dan Wahyu Dhyatmika/Komang (Pemred Tempo), sebagai Sekretaris Jenderal periode 2020-2023 pada kongres kedua...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat