21:00 . Karangtaruna Cengungklung Belajar Budidaya Klengkeng di Balitjestro   |   19:00 . Resmi, AKBP M. Budi Hendrawan Jabat Kapolres Bojonegoro   |   18:00 . Gelar Stadium General, Unugiri Bedah Big Data   |   17:00 . Pengajuan Beasiswa, Begini Mekanismenya   |   16:00 . Inilah Kreteria Calon Penerima Beasiswa   |   15:00 . Beasiswa Scientis dan 1 Desa 2 Sarjana di APBD 2020   |   14:00 . Percantik Jembatan Sosrodilogo dengan Lampu   |   13:00 . Tak Bayar Sesuai UMK, Perusahaan Bakal Dapat Sanksi   |   12:00 . Pertemuan Insan Genre Se Bojonegoro Gandeng P3AKB   |   10:00 . Hadiri Parternship Gathering Vokasi UGM, ini Harapan Wabup   |   09:00 . Bungkam Unhasy 6-0, Unugiri Gagal Lolos   |   08:00 . DPRD Minta Bupati Segera Terbitkan Perbup Kepemudaan   |   07:00 . 7 Fakta tentang Menyusui   |   22:00 . Prestasi di Akhir Masa Jabatan, Polres Bojonegoro Terima Penghargaan Kemen PAN-RB   |   21:00 . Ansor Bojonegoro Sebut Pemuda Jadi Benteng Pengaruh Global   |  
Fri, 22 November 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 08 October 2019 18:00

Bencana Kekeringan di Bojonegoro (6)

Krisis Air, Siswa SDN Sumberbendo II Tiap Berangkat Sekolah Bawa Air

Krisis Air, Siswa SDN Sumberbendo II Tiap Berangkat Sekolah Bawa Air

Reporter : M Safuan

blokBojonegoro.com - Dampak kemarau panjang sangat dirasakan oleh Masyarakat Bojonegoro. Termasuk siswa dan guru di SDN Sumberbendo II Kecamatan Bubulan. Guna memenuhi kebutuhan air, siswa di sekolah tersebut berinisiatif membawa air dari rumah untuk suplai air di toilet sekolah sekolah setempat.

Kepala SDN Sumberbendo II, Ahmad Yusup mengatakan, krisis air di sekolahnya sudah berlangsung lama yakni sejak dibulan Agustus 2019 lalu, untuk memenuhi kebutuhan air siswanya membawa air dari rumah.

"Untuk penuhi air di sekolah pihak sekolah mengimbau untuk para siswa yang berjumlah 100 anak itu untuk membawa air bersih ke sekolah menggunakan botol atau jerigen kecil," terang Ahmad Yusup.

Kepala SDN Sumberbendo II yang disapa Yusup mengungkapkan, kekeringan tahun 2019 ini memang sangat parah, bahkan siswa harus membawa air bersih untuk toilet maupun menyiram tanaman di taman sekolah.

"Ini tahun ke dua siswa membawa air bersih dari rumah," tandasnya kepada blokBojonegoro.com.

Ani salah satu siswa setempat memang setiap hari bawa air dari rumah. Sudah kurang lebih dua bulan ini setiap kali berangkat sekolah bawa jerigen air

"Tetap senang, karena air itu untuk siram tanaman dan juga untuk toilet sekolah," celoteh Ani kepada blokBojonegoro.[saf/ito]

Tag : kekeringan, sumberbendo, bubulan, bojonegoro

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat