07:00 . Tips buat yang Mulai Tertarik Berkebun di Rumah demi Ketahanan Pangan   |   21:00 . New Normal untuk Pesantren, Begini Kata Wagub Emil   |   20:00 . Merekatkan Persatuan Bangsa, Polisi Kawal Kampung Siaga   |   19:45 . Wagub Jatim Halal Bi Halal dengan AMSI Jatim   |   19:30 . Tambahan 1 Orang Positif Covid-19 dari ODP   |   19:15 . Via Vidcon, Wagub Emil Halal Bi Halal dengan AMSI Jatim   |   19:00 . Mahasiswa ini Kuliah Sambil Berwirausaha Bisnis Camilan Kurma Selimut   |   18:00 . Ketua Fraksi PKB DPRD Jatim Apresiasi Penanganan Covid-19 di Bojonegoro   |   17:00 . Meski Kecewa Batal Berangkat, Calon Haji Pasrah   |   16:00 . Bupati Ngopdar Bersama Pemuda Bojonegoro   |   15:00 . Ular Sanca Kembang Hebohkan Warga Balen   |   14:00 . Diduga Penyakit Mata Tak Kunjung Sembuh, Warga Desa Karangdowo Gantung Diri   |   12:00 . Bhayangkari Bojonegoro Bagi Paket Suplemen dan Masker untuk Posko Covid-19   |   11:00 . Selain Emas, BPKB Juga Dominasi Agunan di Pegadaian saat Pandemi   |   10:00 . Tatib Direvisi, DPRD Bojonegoro Gelar Rapat dengan Video Conference   |  
Sat, 06 June 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 15 October 2019 11:00

Segarnya Dawet Ireng Pelepas Dahaga

Segarnya Dawet Ireng Pelepas Dahaga

Kontributor: Lizza Arnofia

blokBojonegoro.com - Musim kemarau panjang menjadi berkah tersendiri bagi para pedagang es pinggir jalan. Pasalnya cuaca panasselama musim kemarau membuat tenggorokan dahaga.

Bagi yang melintasi turut Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro, bisa mencoba segarnya dawet ireng milik mas Bowo. Selain sebagai pelepas dahaga, rasanya juga nikmat.

"Sudah satu tahun jualan dawet ireng, selama kemarau panjang ini pendapatan lumayan bertambah karena memang cuaca terik sekali," ujar Mas Bowo pedangang es dawet ireng.

Menariknya, dawet ireng milik mas Bowo ini agak berbeda dari dawet dawet ayu khas Banjarnegara yang biasa dijajakan.

"Bedanya dari bahan cendolnya. Kalau dawet biasa pakai tepung beras, kalau dawet ireng pakai sagu sama merang atau orang Bojonegoro biasa menyebut oman," imbuhnya.

Sedangkan untuk santan, pakai kelapa asli dan gula jawa untuk menambah aroma manis dawet. Harganya tidak perlu khawatir, irit di kantong cukup Rp4000 saja sudah bisa menikmati segarnya es dawet ireng aqila. [liz/ito]

Tag : Dawet, hitam


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat