21:00 . DLH Bojonegoro Gelar Pembinaan Bank Sampah   |   20:00 . Salah Faham, Klarifikasi Kakek yang Diusir Karena Beda Pilihan Calon Kades   |   19:00 . Polemik Pengusiran Kakek Asal Kumpulrejo Hanya Salah Faham   |   18:30 . HUT, Bupati Bersama Pengurus PDIP Ziarohi Bung Karno   |   18:00 . Tingkatkan Minat Baca, Siswa SLB Kunjungi Perpusda   |   17:30 . Beda Pilihan Calon Kades, Kakek Diusir   |   17:00 . Musim Hujan, Disnakkan Minta Peternak Unggas Perlu Waspada 2 Penyakit ini   |   16:00 . BKPP: Status SN Masih Diberhentikan Sementara   |   15:00 . Tak Kunjung Turun, Harga Cabai Malah Melambung Hingga Rp72.000 per Kilogram   |   14:00 . Diduga Beda Pilihan Pilkades, Kakek 80 Tahun Diusir dari Rumah   |   13:00 . Talkshow: Cerita Inspiratif Founder Drone Emprit Asal Desa - Part 2   |   12:00 . Pemkab Bojonegoro Bakal Gelar Tes Simulasi CAT CPNS   |   11:00 . 3 Lowongan Kepala Dinas Masih Sepi Pendaftar   |   10:00 . 2019 Target Pengunjung Perpusda Terpenuhi Dominasi Usia 17-25 Tahun   |   09:00 . Talkshow Bareng Founder Drone Emprit dan Kadis Kominfo   |  
Wed, 22 January 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 23 October 2019 18:00

Manfaatkan Sampah untuk Kerajinan

Manfaatkan Sampah untuk Kerajinan

Kontributor:  Lizza Arnofia

blokBojonegoro.com - Ajakan diet kantong plastik memang kerap dilakukan oleh sejumlah lembaga-lembaga maupun oleh sejumlah aktivis. Begitu pula yang dilakukan oleh Maesaroh, asal untung Jalan Suropati, Kelurahan Klangon, Bojonegoro.

Wanita 48 tahun  itu sudah tujuh tahun aktif mengampanyekan gerakan save the world dengan cara memanfaatkan serta mendaur ulang limbah plastik maupun kain menjadi sebuah kerajinan dengan membentuk bank sampah "Gawe Resik 2" di tempat tinggalnya.

Berawal di tahun 201, Maesaroh mendapatkan pelatihan dari Balai Lingkungan Hidup (BLH) Bojonegoro, serta dibantu penyediaan peralatan dari pusat pengelolaan ekologi. Maesaroh mulai memanfaatkan waktu luangnya untuk mengumpulkan sampah-sampah plastik, kain, kertas maupun sisa sayuran untuk dibuat kerajinan daur ulang yang menghasilkan nilai rupiah, dengan mengajak warga di tempat tinggalnya untuk turut serta belajar memanfaatkan limbah. 

"Awalnya dapat pelatihan dari BLH sama dapat peralatan daur ulang," akunya.

Menurutnya, sampah plastik kalau dibiarkan terurainya juga ratusan tahun dan bikin polusi. Tetapi kalau diolah ternyata bisa menjadi sebuah karya seni yang menghasilkan nilai rupiah," tutur wanita 48 tahun ini.

Maesaroh menambahkan, ibu rumah tangga pun sebenarnya bisa memanfaatkan waktu luangnya dengan mengumpulkan sampah dapur. Seperti plastik, kertas maupun limbah sayur untuk dirangkai menjadi sebuah kerajinan tas, anyaman, vas bunga maupun bros. "Nantinya juga memiliki nilai keindahan serta nilai guna," tutup Maesaroh [liz/ito]

Tag : klangon, bojonegoro, bank, sampah


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat