20:00 . Lagi, 3 Pasien Terkonfirmasi Positif Corona   |   19:00 . Wujudkan Harmonisasi Bangun Desa, 46 BPD Se-Purwosari Ikuti Pelatihan   |   18:00 . Bahas Raperda BUMDes, Kuatkan Ekonomi Desa   |   18:00 . Nasib Persibo Belum Jelas, Supporter Pertanyakan   |   17:00 . Turun ke Jalan, Pelaku UMKM Bagi Produk untuk Kenalkan ke Masyarakat   |   16:00 . Susun Kepengurusan Energik, Golkar Safari ke Ormas   |   15:00 . Bersama Warga, Bupati Bersih-bersih Sumber Air   |   14:00 . Stabil, Inilah Daftar Harga Kebutuhan Pokok   |   13:00 . Nasib Persibo Belum Jelas, Pembahasan Dilanjut Minggu Depan   |   12:00 . Tuntut Kejelasan Persibo, Mediasi Digelar Tertutup   |   11:00 . Di Kecamatan Dander Ada 11 Desa Parades Kosong   |   10:00 . Diduga Bansos Dipotong, Warga Tambakrejo Lapor ke Polres   |   09:00 . Pelunasan PBB-P2 di Kecamatan Purwosari Capai 100 Persen   |   08:00 . Melihat Pengolahan Limbah Padat Medis di Puskesmas Tanjungharjo   |   07:00 . Setop, Jangan Kulum Bibir untuk Ratakan Lipstik   |  
Wed, 12 August 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 23 October 2019 18:00

Manfaatkan Sampah untuk Kerajinan

Manfaatkan Sampah untuk Kerajinan

Kontributor:  Lizza Arnofia

blokBojonegoro.com - Ajakan diet kantong plastik memang kerap dilakukan oleh sejumlah lembaga-lembaga maupun oleh sejumlah aktivis. Begitu pula yang dilakukan oleh Maesaroh, asal untung Jalan Suropati, Kelurahan Klangon, Bojonegoro.

Wanita 48 tahun  itu sudah tujuh tahun aktif mengampanyekan gerakan save the world dengan cara memanfaatkan serta mendaur ulang limbah plastik maupun kain menjadi sebuah kerajinan dengan membentuk bank sampah "Gawe Resik 2" di tempat tinggalnya.

Berawal di tahun 201, Maesaroh mendapatkan pelatihan dari Balai Lingkungan Hidup (BLH) Bojonegoro, serta dibantu penyediaan peralatan dari pusat pengelolaan ekologi. Maesaroh mulai memanfaatkan waktu luangnya untuk mengumpulkan sampah-sampah plastik, kain, kertas maupun sisa sayuran untuk dibuat kerajinan daur ulang yang menghasilkan nilai rupiah, dengan mengajak warga di tempat tinggalnya untuk turut serta belajar memanfaatkan limbah. 

"Awalnya dapat pelatihan dari BLH sama dapat peralatan daur ulang," akunya.

Menurutnya, sampah plastik kalau dibiarkan terurainya juga ratusan tahun dan bikin polusi. Tetapi kalau diolah ternyata bisa menjadi sebuah karya seni yang menghasilkan nilai rupiah," tutur wanita 48 tahun ini.

Maesaroh menambahkan, ibu rumah tangga pun sebenarnya bisa memanfaatkan waktu luangnya dengan mengumpulkan sampah dapur. Seperti plastik, kertas maupun limbah sayur untuk dirangkai menjadi sebuah kerajinan tas, anyaman, vas bunga maupun bros. "Nantinya juga memiliki nilai keindahan serta nilai guna," tutup Maesaroh [liz/ito]

Tag : klangon, bojonegoro, bank, sampah


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Monday, 20 July 2020 23:00

    Ultah 9 Tahun blokBojonegoro.com

    Inilah Juara Video Pendek New Normal

    Inilah Juara Video Pendek New Normal Sebanyak 50 video telah naik di saluran youtube blokBojonegoroTV sebagai peserta lomba video pendek dalam rangka 9 tahun blokBojonegoro.com....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat