14:00 . Pemuda Kedungadem, Ditemukan Meninggal Gantung Diri di Rumahnya   |   13:00 . Tingkatkan Stok Darah, PMI Bojonegoro Beri Paket Sembako Bagi Pendonor   |   12:00 . Hujan dan Derasnya Air Kali Kedung, Jembatan di Kedungbondo Ambrol   |   11:00 . Kabar Baik, ODP di Bojonegoro Tinggal 44 Orang   |   10:00 . Perjalanan Kereta Dikurangi, Ramai-ramai Batalkan Tiket   |   09:00 . Lawan Corona, Fatayat NU Kanor Khotmil Quran Online   |   08:00 . Pelantikan Kades Digelar Online   |   07:00 . Kehabisan Masker Sekali Pakai, Bolehkah Pakaikan Anak Masker Kain?   |   06:00 . Perjalanan Kereta Dikurangi, Ribuan Tiket Dibatalkan   |   22:00 . DPRD Pertanyakan Kesiapan Dinkes Tanggulangi Corona   |   21:00 . Gerakan #DiRumahAja Cenderung Setengah Hati, ini yang Bisa Dilakukan   |   20:00 . Sejumlah Komoditi Alami Penurunan Harga, ini Sebabnya   |   19:00 . Respon Instruksi Bupati, Pertamina EP Asset 4 Salurkan Bantuan ke Dinkes   |   18:00 . Gedung Pusdiklat Dander Bakal Jadi Rumah Sakit Sementara   |   17:00 . Peduli Saat Social Distancing, Bagi-bagi Nasi Bungkus   |  
Tue, 31 March 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 28 October 2019 16:00

Debu Bertebaran, Cuci Motor Banjir Pelanggan

Debu Bertebaran, Cuci Motor Banjir Pelanggan

Kontributor: Maulina Alfiyana

blokBojonegoro.com - Musim kemarau panjang selain mengakibatkan kekeringan air di sejumlah daerah dan dikeluhkan petani karena tidak bisa bercocok tanam, juga membuat motor penduduk berdebu dan cepat kotor. Hal ini menjadi berkah tersendiri bagi para penyedia jasa cuci motor.

Dikatakan oleh Anwar, salah satu pencuci sepedah motor yang berada di Kecamatan Sumberrejo, pelanggannya mulai meningkat drastis sejak satu bulan yang lalu.

"Rata-rata mereka datang dengan sepeda motor yang penuh dengan debu," ujar Anwar

Selain faktor kemarau, saat ini di  Sumberrejo juga banyak jalan yang diperbaiki. Hal itu menjadikan debu semakin parah bertebaran di mana-mana sehingga membuat kendaraan mudah kotor.

Namun, hal itu menjadi berkah tersendiri baginya. Ia mengaku hampir setiap hari tempat cuciannya tidak pernah sepi, bahkan biasanya sampai menjelang magrib pun masih saja ada yang orang yang mencuci kendaraan di tempatnya.

"Gara-gara hal itu, setia hari tempat cucian saya tidak pernah sepi. Malah ramainya pengunjung yang datang melebihi waktu musim penghujan," tambahnya, Senin (28/10/2019).

Terpisah, di tempat lain, Faisal pencuci sepedah motor asal Kecamatan Balen juga mengutarakan hal senada. Dengan adanya debu yang pekat di musim kemarau ini, dirinya mengaku dalam satu hari ada 30 sepeda motor yang mampir ke tempatnya.

"Meningkat 50 persen, hari-hari biasa hanya 15 sepeda motor. Namun sejak kemarau yang membawa dampak debu pekat ini pelanggan naik menjadi 30 per hari, bahkan jika hari libur bisa lebih dari itu," bebenya kepada blokBojonegoro.com. [lin/lis]

Tag : Motor, cucian


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 30 March 2020 12:00

    Menguntungkan, Warga Purwosari Panen Waluh

    Menguntungkan, Warga Purwosari Panen Waluh Petani Desa Tinumpuk, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro berhasil menanam waluh (labu kuning) tumpangsari dengan pohon pisang di tegalannya. Suparno bisa memanen waluh muda 40 buah setiap hari, karena sayuran...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat