08:00 . Memetan, Serunya Berebut Tangkap Ikan di Waduk Desa   |   07:00 . Mungkinkah Penggunaan Masker Wajah Melemahkan Sistem Kekebalan Tubuh?   |   20:00 . Bersama Kader Jumantik, Babinsa Gayam Cegah Demam Berdarah Dengue   |   19:00 . Omzet Penjualan Seragam Sekolah Turun, Pedagang Mengeluh   |   18:00 . Kemarau Diprediksi Lebih Panjang, BPBD Siapkan 1000 Tanki Air Bersih   |   17:00 . Disruduk Truk Molen, Pengendara Motor Meninggal di TKP   |   16:00 . Memetan, Warga Sonorejo Tumpah Ruah di Waduk   |   14:00 . PMI Bojonegoro Berikan Bantuan Sprayer dan Cairan Disinfektan untuk 9 Ponpes   |   13:00 . Disnakan Pastikan Hewan Kurban Tidak Bisa Tularkan Virus Corona   |   12:00 . Selamat Jalan Mas BS   |   11:00 . Harga Sejumlah Komoditi Terpantau Masih Stabil   |   10:00 . Meski Masih Pandemi, MPLS Tetep Berjalan   |   09:00 . Percepat Pemerataan Pembangunan, Sentuh Wilayah Pinggiran   |   08:00 . PDKB, Polres dan PPA Kanor Gelar Bakti Sosial untuk Disabilitas   |   07:00 . 3 Kebutuhan Dasar Tumbuh Kembang Anak yang Harus Dipenuhi   |  
Wed, 08 July 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 01 November 2019 11:00

Tercatat di KUA, Hanya Ada Satu Warga Nikah Beda Negara

Tercatat di KUA, Hanya Ada Satu Warga Nikah Beda Negara

Reporter: M. Safuan

blokBojonegoro.com - Hingga bulan September 2019, pernikahan campuran beda negara yang tercatat di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Bojonegoro, hanya ada satu pasang pengantin.

Meski begitu, Kemenag Bojonegoro tidak menampik ada pasangan pengantin campuran warga Indonesia yang menikah dengan warga asing.

"Memang ada pasangan campuran di Bojonegoro, namun hingga bulan September  yang tercatat baru satu," ungkap Plt. Kasi Bimbingan Masyarakat (Binmas), Kemenag Bojonegoro, M. Muhlisin Mufa.

Muhlisin mengungkapkan, petugas yang ada di KUA masing-masing kecamatan hanya fokus pada pencatatan nikah saja. "Selain itu, saat Bimbingan Perkawinan (Binwin), calon pengantin campuran itu juga tidak datang," cakap Muhlisin.

Terpisah, salah satu pegawai KUA yang enggan disebutkan namanya mengatakan, pernikahan campuran yang tercatat di KUA itu hanyalah pasangan pengantin yang muslim, sehingga meski ada beberapa pengantin campuran yang melangsungkan pernikahan di Bojonegoro tidak tercatat di KUA.

"Jadi pernikahan yang tercatat di KUA itu hanyalah bagi pengantin muslim saja," jelasnya saat ditemui blokBojonegoro.com.

Dari data yang diperoleh blokBojonegoro.com, hingga September 2019 ada satu pasang campuran tercatat di KUA Sukosewu. Sedangkan tahun 2018 ada 5 pasang, 2 pasangan dari KUA Kasiman, satu dari KUA Ngasem, satu di KUA Sukosewu dan satu pasang dari KUA Kecamatan Kalitudu. [saf/mu]

Tag : nikah, beda negara


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Tuesday, 16 June 2020 19:00

    Dampingi Petani, Disperta Bojonegoro Adakan SL-PTT Tembakau

    Dampingi Petani, Disperta Bojonegoro Adakan SL-PTT Tembakau Guna meningkatkan SDM petani, khususnya petani tembakau, Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro mengadakan Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SL-PTT) tembakau di kelompok tani Sumber Rejeki, Desa Bulu, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro,...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat