22:30 . 2 Hari Stagnan Tak Ada Tambah Sembuh dan Positif Covid-19   |   16:00 . Total Hadiah Tabungan Jutaan Rupiah, ini Rincian untuk Lomba Foto   |   15:00 . Inilah Jadwal Pelayanan Donor Darah PMI Bojonegoro Juli 2020   |   14:00 . Hari Bhayangkara ke 74, PPA dan PDKB Kanor Gelar Bakti Sosial   |   13:00 . Persiapan Popda dan Porkab, Atlet Atletik Digenjot Latihan   |   12:00 . Berikut Panduan Naik KA Saat Pandemi Covid 19   |   10:00 . Resah, Ular Sanca Ukuran 1.5 Meter Diamankan   |   09:00 . Rapid Test Gratis untuk Peserta UTBK Calon Mahasiswa   |   08:00 . Intip Desa Sentra Perikanan   |   07:00 . Selain WFH, Ini 6 Hal yang Bikin Sakit Punggung   |   22:00 . Tak Ada Tambahan Sembuh dan Positif, PDP Bertambah 1 Orang   |   19:00 . Menggelitik....!!! Arga Marvel Pernah Juara Berhadiah 1 Sak Gabah   |   18:00 . Sesosok Mayat Wanita Mengapung di Bengawan   |   17:00 . Semangati Milenial Teladani Bung Karno Lewat Lomba Vlog dan Puisi   |   16:00 . Diduga Korsleting Listrik, 4 Rumah Warga Kasiman Terbakar   |  
Sun, 05 July 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 04 November 2019 11:00

Diduga Perangkat Pakai Uang PBB, Warga Pacul Geruduk Balai Desa

Diduga Perangkat Pakai Uang PBB, Warga Pacul Geruduk Balai Desa

Reporter: M Safuan

blokBojonegoro.com - Suasana ramai terlihat, di Balai Desa Pacul Kecamatan Kota Bojonegoro, Senin (4/11/2019), kala puluhan warga desa tersebut mendatangi balai desa setempat. Mereka menanyakan terkait pembayaran PBB (Pajak Bumi dan Bangunan) yang sudah dibayarkan kepada petugas lapangan penarik pajak dari pihak desa setempat.

Warga desa setempat, menduga salah satu perangkat menggunakan pajak PBB tersebut. Hal itu terungkap setelah salah satu warga membayarkan pajak PBB tersebut melalui program pemkab Bojonegoro "Sunset Policy" atau bebas denda yang berakhir pada 31 Oktober 2019 lalu.

"Adanya program "sunset Policy" itu saya coba bayar langsung ke pihak bank, namun, pihak bank menginformasikan bank kepadanya, bahwa ada tunggakan beberapa tahun PBB yang belum dibayar," ungkap Sujatmiko warga desa setempat.

Mengetahui itu, saya kaget, bahkan setiap tahun saya sudah bayar PBB melalui petugas lapangan desa setempat. "Itupun setiap tahun PBB yang saya bayar itu sebesar 700 ribu untuk dua bidang yakni sawah dan rumah," ujarnya.

Setelah muncul persoalan tersebut, ternyata banyak keluhan masyarakat desa setempat yang sudah bayar PBB, namun belum disetor di Dispenda Pemkab Bojonegoro, sehingga hal ini membuat keresahan warga dan kekhawatiran warga desa setempat.

Hingga saat ini, puluhan warga desa setempat masih bertahan menanyakan solusi akan perihal masalah itu. Tampak pula, pihak Desa Pacul yang diwakili Kepala Desa memberikan klarifikasi terkait persoalan PBB yang sudah terbayarkan di tingkat desa, namun diduga belum di setorkan ke Dispenda atau Bank Jatim. Beberapa perwakilan warga terlihat keluar masuk di ruang kepala desa untuk klarifikasi terkait persoalan pajak tersebut. [saf/lis]

Tag : PBB, warga


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Tuesday, 16 June 2020 19:00

    Dampingi Petani, Disperta Bojonegoro Adakan SL-PTT Tembakau

    Dampingi Petani, Disperta Bojonegoro Adakan SL-PTT Tembakau Guna meningkatkan SDM petani, khususnya petani tembakau, Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro mengadakan Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SL-PTT) tembakau di kelompok tani Sumber Rejeki, Desa Bulu, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro,...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat