21:00 . Selamat Jalan Dek Kamila   |   19:00 . Bangunan Misterius Muncul di Bengawan Solo   |   16:00 . Wisata Kracakan Niagara Mini dan Rajut yang Tembus Amerika   |   15:00 . Polsek Kota dan Dishub Gelar Pembinaan Bagi Operator Perahu   |   14:00 . Pemerintah Tetap Pakai Skema Bagi Hasil Gross Split di Sektor Migas   |   13:00 . PMII Desak Bupati Jelaskan Uang Rakyat yang Didepositokan Rp2,9 T   |   12:00 . Aksi Mahasiswa Bojonegoro Soroti Silpa Tahun 2018   |   10:00 . DPRD Datangi Rumah Korban Dugaan Malpraktik RSUD Bojonegoro   |   08:00 . 100 Perempuan Bojonegoro Dilatih Menjadi Perajut   |   07:00 . Cerita Drama Tangisan Anak, Agar Keinginannya Terpenuhi   |   22:00 . Sambut Milad, Rumah Sakit Aisyiyah Gelar Lomba Tahfidz   |   21:00 . Pemdes dan Kelompok Tani Ngadiluhur Balen Kendalikan Tikus   |   20:00 . Kurangi Pengangguran, Disperinaker Buka Job Fair 2019 Selama Dua Hari   |   19:00 . Disdikda Akui Atap Plafon Salah Satu SDN di Kecamatan Ngraho Ambrol   |   18:00 . Kodim 0813 Bojonegoro Gelar Pembinaan Wasbang Bersama Komponen Masyarakat   |  
Fri, 15 November 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 05 November 2019 14:00

Puncak BBGRM XVI dan HKG PKK Ke-47

Kecamatan Malo Ikut Tampilkan Kerajinan Gerabah

Kecamatan Malo Ikut Tampilkan Kerajinan Gerabah

Kontributor: Lizza Arnofia


blokBojonegoro.com - Dalam peringatan puncak Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XVI yang dipadukan dengan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Ke-47 Bojonegoro Tahun 2019,  diselenggarakan di lapangan Desa Padang, Kecamatan Trucuk, Selasa (5/11/2019), juga ada stand industri kreatif di Bojonegoro.

[Baca juga: Upaya Tingkatkan Semangat Gotong Royong Melalui PKK ]

Tampak begitu dipadati oleh keramaian stand-stand bazar dari berbagai Kecamatan di Kabupaten Bojonegoro, salah satunya stand kerajinan gerabah khas Desa Rendeng, Kecamatan Malo, Kabupaten Bojonegoro turut pula ramaikan agenda.

"Dalam stand bazar kali ini Kelompok PKK Desa Rendeng menampilkan kerajinan gerabah khas Desa Rendeng, Kecamatan Malo yang digadang sebagai kecamatan penghasil gerabah terbesar di Kabupaten Bojenegoro," ujar penjaga stand, Yuli kepada blokBojonegoro.com.

Yuli menambahkan, tanah dari Malo itu mengandung kaolin yang berasal dari pegunungan Malo, jadi tanah kaolin itu bagus untuk pembuatan gerabah karena cepat melekat. Sisi lain ditularkan juga keahlian yang sudah turun temurun," terang Yuli.

Proses pembuatan gerabah tidak hanya sekadar membuat, namun mengunakan tiga teknik yang digunakan oleh pengrajin gerabah khas Malo. Di antaranya, teknik manual, teknik mencetak patung yang akan disatukan dengan gypsum dan teknik memutar.

"Awalnya memang keahlian ini turun-temurun dari nenek moyang kami. Di samping itu dari PKK Desa Rendeng bekerja sama dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) serta melakukan pelatihan dari Institut Seni Indonesia Yogyakarta (ISI) sebagai bahan pertimbangan," imbuh Yuli.[liz/ito]

Tag : bulan, bakti, pkk, rendeng, malo, trucuk

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat