10:00 . Pertamina EP Field Asset 4 Sosialisasi Pengeboran Lokasi Sukowati i003   |   09:00 . SKK Migas Jabanusa Perlu Media Menyampaikan Informasi dari Masyarakat   |   07:00 . Siapa yang Tahu, Lompong Punya Khasiat Menurunkan Tekanan Darah   |   06:00 . 4 Hari, 1.544 Rumah Rusak Disapu Angin   |   20:00 . Komplotan Pencuri Antar Provinsi Incar Nasabah Bank di Bojonegoro Berhasil DIbekuk   |   19:00 . DPRD Dorong Pemberian Intensif Guru Madrasah   |   18:00 . Ali Fauzi: Terorisme Bukan Hanya Terlihat dari Penampilan Fisik   |   17:00 . Pohon yang Ditebang, Akan Diganti dengan Jenis ini   |   16:00 . KIA di Bojonegoro Masih Tercetak 40 Persen   |   15:00 . Sering Nonton Film Porno, Kakek di Sukosewu Cabuli Anak 8 Tahun   |   14:00 . Siswa SMPLB Putra Harapan Raih Juara Pertama di Peparpenas 2019   |   13:00 . Pentingnya 3 Pilar di Era 4.0   |   12:00 . Pemkab Bojonegoro Ajukan UMK 2020 Sebesar Rp 2.016.720   |   11:00 . Mendorong Generasi Muda Menjadi Energi Penggerak Bangsa   |   10:00 . Awal Pekan, Harga Logam Mulia Naik Rp 1.000 per Gram   |  
Tue, 19 November 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Thursday, 07 November 2019 20:00

Tumbuhkan Semangat Belajar Baru, 689 Lembaga Laksanakan Outing Class

Tumbuhkan Semangat Belajar Baru, 689 Lembaga Laksanakan Outing Class

Reporter : M Safuan

blokBojonegoro.com - Lembaga pendidikan mulai tingkat RA/MI/MTs hingga MA di bawah naungan Kemenag Bojonegoro, melaksanakan out door class selama sehari, yang dilaksanakan Kamis (7/11/2019). Hal tersebut dilaksanakan guna menyongsong peringatan Hari Anak Internasional yang jatuh pada tanggal 23 November mendatang.

"Semua lembaga pendidikan melaksanakan outing class yakni mengajak siswa sehari untuk belajar di luar ruangan kelas," ungkap Kepala Kemenag Bojonegoro, M Syamsuri.

Pria asli Kabupaten Lamongan tersebut menuturkan, total lembaga pendidikan yang melaksanakan belajar sehari di luar kelas sebanyak 689 lembaga yakni mulai RA hingga MA se Kabupaten Bojonegoro. Pada outing class tersebut banyak kegiatan yang dilakukan siswa, mulai membuat demografi lembaga pendidikan masing-masing hingga membuat aneka kreasi kerajinan tangan yang semuanya dilakukan di luar kelas.

"Outing class tersebut banyak dimanfaatkan siswa dan guru untuk menciptakan suasana baru dalam pembelajaran. Saat outing class tadi ada siswa yang belajar di bawah pohon jati, di pinggir sungai hingga belajar di tepi sawah," terang Syamsuri kepada blokBojonegoro.com.

Kepala Madrasah Aliyah (MA) Islamiyah Balen, Burhanudin mengatakan outing class dilaksanakan secara serentak oleh seluruh lembaga pendidikan mulai pukul 06.30 hingga pukul 10.00 WIB. Tidak hanya itu, outing class ini juga sebagai wujud menciptakan Sekolah Ramah Anak (SRA) sekaligus sebagai bentuk perwujudan hak-hak anak Indonesia untuk meminimalisir kejenuhan anak dalam belajar.

"Untuk teknis pembelajaran, semua dipasrahkan kepada guru masing-masing," ucap Burhanudin.

Dalam rangkaian Outing class tersebut selain ada banyak kegiatan mulai senam Germas bersama siswa juga mengkampayekan cuci tangan sebelum makan kepada siswa RA dan MI. Selain itu pada outing class juga dilaksnakan gerakan cinta lingkungan madrasah salah satunya membersihkan sampah sekaligus melaksanakan deklarasi SRA/MRA di masing- masing lembaga.

"Semoga dengan outing class ini siswa bisa mendapat pengalaman baru sekaligus bisa tumbuhkan semangat belajar kembali," harap Burhanudin.[saf/ito]

 

Tag : Madrasah, outing, class

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat