07:00 . Kunci Stamina Prima untuk Calon Pengantin   |   21:00 . Antisipasi Banjir, Pemkab Bojonegoro Gelar Pelatihan Anggota Satlinmas Desa   |   20:00 . Dalam Satu Hari, Damkar Bojonegoro Tangkap 4 Ular di Lokasi Berbeda   |   19:00 . Harga Cabai Rawit Melonjak Hingga Rp85 Ribu Per Kilogram   |   18:00 . Kades Kumpulrejo: Pilkades, Waspada Provokasi   |   17:00 . Puskesmas Ngraho Kenalkan Aplikasi Si Samin   |   15:00 . Setel Velg Tidak Pakai Lama   |   14:00 . 3 Kampung KB di Bojonegoro ini Layak jadi Percontohan   |   13:00 . Pelatihan Kerajinan Gedebok, Tingkatkan Kualitas dan Ekonomi   |   12:00 . Ada 1.296 Jamah Haji Bakal ke Tanah Suci Tahun 2020   |   10:00 . Diselesaikan Secara Kekeluargaan, Mbah Dul Enggan Kembali ke Rumah   |   09:00 . Tahun ini, 550 Ribu Benih Ikan Tawes ddan Nila Disebar di Embung   |   07:00 . Prediksi Tren Kecantikan 2020 dari Kaki Sampai Kepala   |   06:00 . Lagi Tren, Ini Resep Donat Lumer Bomboloni   |   21:00 . DLH Bojonegoro Gelar Pembinaan Bank Sampah   |  
Thu, 23 January 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 12 November 2019 17:00

Khofifah Kunjungi Korban Puting Beliung di Bojonegoro

Khofifah Kunjungi Korban Puting Beliung di Bojonegoro

Reporter: Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengunjungi dan memberikan santunan secara langsung kepada korban bencana rumah rubuh akibat terjangan angin puting beliung di Desa Prambatan, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro, Selasa (12/11/2019).

Santunan tersebut diberikan Gubernur di sela-sela kegiatan dari Kabupaten Rembang Jawa Tengah dan langsung menuju ke Kabupaten Bojonegoro. 

Mantan Menteri Sosial itu mengatakan, kunjungannya ke Bojonegoro untuk mengetahui langsung kondisi kerusakan di lapangan, sekaligus memberikan semangat kepada para korban. Dia juga menyampaikan dengan kondisi yang menimpa Jawa Timur beberapa hari terakhir, diharapkan bisa memetik hikmah dari kejadian ini, yaitu masyarakat diharapkan semakin menguatkan kontruksi-kontruksi bangunan yang sudah rusak atau tidak bagus.

"Ini adalah transisi dari musim kemarau menuju musim hujan, ada angin puting beliung tanpa hujan, ada angin seperti puting beliung bersama hujan dan hujan es juga," ungkap Khofifah.

Selain Kabupaten Bojonegoro, ada beberapa daerah lain di Jawa Timur yang mengalami nasib serupa, seperti di Prigen Pasuruan, Madiun, Ngawi dan Batu. Sehingga antisipasi  juga sangat perlu lakukan, serta diharapkan juga BPBD juga bisa membangun kominukasi secara realtime dengan BMKG dan menyebarkannya kepada masyarakat.

Kebanyakan masyarakat masih banyak yang menganggap hujan adalah hal yang biasa, tetapi hari ini harus melakukan antisipasi. Gejala angin kencang maupun hujan deras, lanjut Khofifah sebenarnya sudah bisa dilihat secara tekhnologi, maka dari itu mulai ditingkatkan kewaspadaan juga.

"Awal bulan Maret lalu saat saya baru menjabat di Pemprov juga menyebarkanya lewat media sosial saya pribadi terkait bercana alam yang mengintai Jawa Timur agar masyarakat juga mengetahuinya," lanjut Khofifah.

Ia juga mengintruksikan agar BPBD Jawa Timur dan BPBD Kabupaten Bojonegoro melakukam identifikasi dan mencocokan data rumah rusak yang ada di Bojonegoro. Sebab data rumah rusak akibat angin puting beliung mencapai seribu tiga ratus lebih yang tersebar di 12 Kecamatan baik rusak sedang maupun parah.

"Saya juga minta agar Pemkab juga melakukan identifikasi, agar bantuan tidak terduga bisa dikelurkan oleh Pemprov, terkait apakah ini termasuk bencana darurat atau tidak kita lihat dari identifikasi tersebut dan nantinya Pemprov dan Pemkab bisa mengeluarkan anggaran untuk bantuan," ujar Khofifah.[din/lis]



Tag : Gubernur, Khofifah


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat